Sterling Rebound dari Level Terendah Lima Pekan

Sterling Rebound dari Level Terendah Lima Pekan

Posted by

Sterling Rebound dari Level Terendah Lima Pekan

Sterling diperdagangkan menguat terhadap dollar setelah merosot dalam lima hari terakhir, dan berada pada level terendah lima pekan. Sterling sepanjang pekan lalu didominasi penuh oleh dollar, dan mencatat penurunan mingguan terbesar dalam empat bulan terakhir akibat perbedaan kebijakan moneter oleh bank sentral masing-masing. Kemerosotan tajam sterling tersebut memicu aksi beli pada perdagangan hari ini, namun penguatan sterling masih terbatas mengingat belum adanya katalis positif bagi sterling.

Gubernur Bank of England, Mark Carney, mengatakan tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga. BoE melihat pemulihan ekonomi Inggris saat ini masih membutuhkan dukungan dari tingkat suku bunga rendah.

Pernyataan lebih hakish ditunjukkan oleh Fed, setelah Janet Yellen mengutarakan bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga enam bulan setelah stimulus moneter di hentikan, yang kemungkinan terjadi pada pertengahan tahun depan. Beberapa pejabat Fed juga memperkirakan tingkat suku bunga akan sebesar 1% pada akhir tahun 2015, dan akan menjadi 2,25% satu tahun berikutnya.

Dominasi dollar atas sterling sedikit terganggu setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur PMI AS turun menjadi 55,5 pada bulan Maret, lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 57,1, dan dibawah ekspetasi sebesar 56,6.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6486 dengan level terendah harian 1.6464 dan tertinggi 1.6509. (pap)

Sumber: Berita Fundamental

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)