Rupiah Menguat Ke Level Tertinggi Dalam Tiga Bulan

Rupiah Menguat Ke Level Tertinggi Dalam Tiga Bulan

Posted by

Rupiah Menguat Ke Level Tertinggi Dalam Tiga Bulan

Mata uang Indonesia, rupiah, memimpin penguatan di antara mata uang negara berkembang, naik ke level tertinggi dalam tiga bulan, dan bursa saham Indonesia melonjak seiring para investor global membeli aset Indonesia setelah menyempitnya defisit current account negara tersebut.

Rupiah menguat sekitar 1.3% menjadi 11.678 pada pukul 10.16 wib di Jakarta, level terkuat sejak 20 November, harga di ambil dari beberapa bank lokal. Yield obligasi pemerintah yang akan berakhir Maret 2024 turun sebanyak 19 basis poin menjadi 8.43 %, level terendah sejak 1 Januari, harga di tunjukan oleh Inter Dealer Market Association. Indeks komposit Jakarta, berada di jalur penutupan tertinggi sejak bulan Oktober.

Dana asing bertambah hingga 3.37 triliun rupiah ($289 juta) untuk kepemilikan surat utang mata uang lokal pada bulan ini sampai 11 februari, dan jumlah net buy mencapai $186 juta pada saham-saham Indonesia di bulan Februari sampai pekan lalu. Defisit current account menyusut menjadi 1.98% dari GDP kuartal lalu dari 3.85% pada periode tiga bulan sebelumnya, menurut angka yang di publikasikan pada tanggal 14 Februari. Itu terlihat dalam kisaran 0.25% sampai 2% yang merupakan target bank Indonesia.

Defisit current account telah membaik dengan sangat signifikan, yang meningkatkan outlook untuk rupiah dan mengembalikan kepercayaan investor, kata Dini Agmivia Anggraeini, analis fixed-incomen di PT Maybak Kim Eng Securities di Jakarta. Yield obligasi bertenor 10 tahun telah melampaui estimasi kami di level 8.5% dan mungkin siap untuk koreksi.

Saham perbankan pimpin penguatan di bursa saham pada hari ini, dengan saham PT Bank Rakyat Indonesia naik sekitar 2.3% dan saham PT Bank Central Asia menguat sekitar 1.5%. Sementara itu saham PT Astra International juga melonjak sekitar 1.1%.

(fsyl)

Sumber: Berita Fundamental

2 Comments

  1. suryadharma says:

    Sepertinya sih begitu pak, secara fundamental saya tidak terlalu paham. Tapi secara kasat mata sih, yang saya liat nilai rupiah di pengaruhi nilai dolar. Nilai dolar saat ini pada sejumlah pair terlihat melemah berjamaah :-P :-P :-P

  2. Biasanya kalau terjadi seperti ini maka di televisi akan banyak yang tampil berkomentar (sambil menepuk dada) kalau berkat kebijakannya akhirnya terjadi penguatan. :-D

    Padahal kejadian seperti ini hanyalah sekedar hujan gerimis yang terjadi di tengah musim kemarau yang panjang. Atau kalau dalam istilah trading, hanyalah sekedar retrace kecil di tengah-tengah laju trend yang kuat.

    Tetap waspada, karena kalau gerimis atau retrace ini telah usai, maka akan terjadi pembalikan yang menuju ke arah trend semula. Dan biasanya setelah itu akan terjadi pelemahan di nilai yang lebih dalam daripada sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)