Scalping SL

Scalping SL

Posted by

Assalamu’alaykum Pa Guru (Pa Anton)

mohon maaf sebelumnya, Pa Guru saya mohon saran hasil trading contes saya yang baru berjalan 2 minggu di FBS.COM, sistem trading scalping menggunakan candelstik dan Stoch 9.3.3 yang pernah pa Guru sarankan, sistem ini terinspirasi dari sistem pa guru mysistem, saran ini sangat berarti buat saya karena nanti akan buat live, sistem ini berdasarkan :
1. TF 15M
2. Tidak melihat Trend karena Scalping
3. Menunggu momen Buy/Sell yang tepat dengan sistem 1 jam sebagai patokan
4. TP kecil dan pakai TrailingStop
5. Awal menggunakan SL tapi selalu terpacu Loss karena OP terlalu dini dan saya tidak tenang dan akhirnya tanpa SL (karena belum ketemu SL yang ideal)
6. OP setiap satu Jam di TF15 dari candel pertama

ini hasilnya : FBS.COM Trading Contest

sistem ini trial dan eror, saya masih mencari titik lemahnya, untuk mohon saran dan masukan dari Pa Guru

terima kasih atas bantuan dan nasihatnya..

wassalam,

moch.samuti

 

 


 

Waalaikumsalam Pak Samuti,

Kelemahan sistem ini:
1. Tidak ada SL yang pasti, cepat atau lambat bakal nyungsep
2. Baru berjalan 2 minggu, masih belum terbukti konsisten

Nah, terbukti sendiri khan akibat tidak adanya SL maka di pagi ini sudah langsung nyungsep :))

Jangan terburu-buru live Pak Samuti, belajar untuk konsisten profit di demo selama 3 bulan terlebih dahulu.

Kalau dalam 3 bulan Pak Samuti mampu mempertahankan account dan tetap konsisten profit, silahkan saja live.

Kalau masih seperti ini, cara apapun yang Pak Samuti lakukan, hasilnya pasti nyungsep.

Ubah pola pikirnya, jangan mencari profit tetapi bagaimana caranya mempertahankan account agar tetap selaamat. Kalau hal ini mampu dilakukan, maka profit pun otomatis akan mengikuti.

Bila saya lihat, saat ini Pak Samuti fokus hanya pada profit dan tidak berupaya menjaga account. Terlihat dari TP kecil dan SL dihilangkan.

Usahakan tetap gunakan SL, kemudian cari cara agar mampu profit tetapi dengan SL yang tetap terpasang.

Jangan dibalik, yaitu SL dihilangkan agar profit, kalau seperti ini maka cepat atau lambat pasti akan nyungsep.

Semoga dengan pengalaman pagi ini dapat membuat Pak Samuti sadar akan pentingnya SL untuk mempertahankan account.

 

 


 

iya guru, saya sadar, memang pasar tidak bisa diprediksi.

padahal pa guru sudah berapa kali mengingatkan pentingannya SL, iya pengalaman yang tidak mudah saya lupakan…

terima kasih pa guru…

salam hormat dari saya

moch.samuti

 

7 Comments

  1. salam Pak Anton,
    pak klo saya trading simple bgt indi bolingerband buat mengetahui support yg midle band karena saya lebih senang swing trading,saat entry saya gunakan candlestick, untuk trend saya pake TF 1h dan 4h sedangkan entry pake 15m, dan ditambah rsi untuk mengetahui titik jenuh trend..selama ini saya masih belajar membaca pola eu saja.
    saya sering tidak percaya diri saat entry.pada saat mengukur SL dan TP saya menggunakan 1h untuk prediksi nya.
    saya hanya entry berdasarkan perbandingan yg saya buat sendiri.klo TP lebih besar 2kali atau lebih dari SL maka saya baru entry.tapi hasilnya kurang maksimal dikarenakan aktivitas saya di pagi sampai sore hari.
    mohon dibimbing kejalan yang benar pak.
    terimakasih untuk jawabannya. :)

    • Pak Kresna, dalam trading jangan pernah berpikir perihal hasil maksimal atau kurang maksimal. Yang utama bukanlah maksimalnya, tetapi pada 2 hal yaitu bagaimana agar modal tetap bertahan selamat, syukur-syukur bisa menghasilkan profit terus menerus. Nanti seiring berjalannya waktu barulah Pak Kresna akan paham sendiri bagaimana memaksimalkannya. Tetapi pada saat awal belajar seperti sekarang ini sebaiknya fokus saja kepada 2 hal tersebut.

      Pertanyaan Pak Kresna dapat diibaratkan seperti seseorang yang baru belajar mengemudi mobil, tetapi sudah bertanya berapa kecepatan maksimal mobil ini. Belajar saja mengemudi dengan benar terlebih dahulu sehingga tidak sampai nabrak. Kalau itu mampu dilakukan, nanti Pak Kresna akan bisa ngebut dengan sendirinya bahkan sampai kecepatan maksimal. :)

      • memang benar kata Pak Anton. lagipula saya terlalu sedikit sekali waktu saya untuk belajar mengikuti perkembangan.
        saya akan berusaha lagi pak.terimakasih.

      • Pak Kresna, segala sesuatu itu tergantung pada ada tidaknya semangat (atau dapat disebut juga dengan adanya niat atau adanya kemauan). Kalau dimiliki semangat maka sesempit apapun waktu yang dimiliki Pak Kresna, pasti akan berusaha meluangkan waktu untuk belajar trading. Yang utama dalam belajar apapun adalah adanya rutinitas, kalau Pak Kresna selalu rutin melatih diri, tentunya lama kelamaan akan bisa dengan sendirinya.

        Belajar sesuatu dapat dipersamakan dengan memprogram otak agar dapat memahaminya. Yang menjadi masalah, otak manusia itu lamban. Oleh karenanya, diperlukan pengulangan terus menerus agar dapat memahaminya. Pengulangan tersebut hanya dapat diperoleh dari adanya rutinitas. :)

  2. Hallo Pak Anton, mudah-mudahan Tuhan selalu memberikan Pak Anton kesehatan dan kelapangan waktu untuk membalas pertanyaan-pertnyaan dari para member-member disini, Ibaratnya Pak Anton sebagai lampu senter dalam kegelapan market bagi kita semua :-D saya bawa oleh-oleh pertanyaan untuk Bapak, kurang lebih seperti ini Pak

    Disaat kita berada dalam posisi yang floating minus,, maka akan ada dua kemungkinan:

    1. membiarkan posisi tanpa stop loss
    yang memberikan kita dua pilihan :
    1.a. market balik arah dan akhirnya kita pun bahagia.
    1.b. membiarkan market menghabisi account kita hingga MC

    2. cut loss
    yang memberikan kita dua pilihan :
    2.a. market balik arah dan kita cukup menyesal.
    2.b. market melanjutkan arahnya dan bahagia karena cut loss menghentikan krugian saya dan tidak sampai margin call.

    kira-kira yang manakan yang Pak Anton pilih?

    Trimakasih Pak mohon petunjuk

    • Pak Andre, floating minus disebabkan oleh 2 hal:
      1. salah entry, trend masih searah dengan entry dan yang terjadi saat ini hanya sekedar retrace
      2. salah, entry, benar-benar melawan arah trend

      Ketahui letak salahnya terlebih dahulu.

      Bila yakin trend masih searah dengan entry dan floating minus disebabkan karena retrace maka sebaiknya tidak dilakukan cut loss dan menunggu trend kembali searah dengan entry.

      Bila jelas-jelas melawan trend, maka sebaiknya segera cut loss. Sangatlah tidak bijaksana kalau membiarkan floating minus tetap terbuka karena akibatnya bisa-bisa MC.

      Pilihan ketiga, kalau tidak tahu penyebab floating minus alias masih bingung dengan arah trend, sebaiknya lakukan cut loss. Karena kalau masih bingung dan membiarkan floating minus, maka cepat atau lambat pasti akan terkena MC.

      Jangan melihat cut loss sebagai penyesalan atau kerugian, tetapi sebagai penghematan agar kerugian yang diderita tetap terkontrol.

  3. moch.samuti says:

    sekali lagi terima kasih guru and jangan bosan2 memberi saran, saya juga kurang baca berita hanya mengandal candelstik dan tekhnikal, padahal bila menggunakan tekhnik scalping 3 unsur yaitu SL,News and Trend, sebenarnya titik lemahnya sudah saya ketahui, cuma anehnya tekhnik scalping sangat menguras pikiran karena berkali2 OP, karena ini contest maka targetnya harus banyak, jadi OP nya harus tepat dan itu dapat diketahui pada TF15 sesuai yang pa guru ajarkan… trims pa guru atas ilmunya… ^:)^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)