EA Work Flow

EA Work Flow

Posted by
This entry is part 5 of 6 in the series EA Principle

Ini saya sedang utak atik uji coba (Alhamdulillah, mulai agak bertambah nih ilmunya pak dengan mengikuti pembahasan2 di Ayotradefx yang bapak asuh).

Dalam uji coba sepertinya EA tertentu nggak bisa dibiarkan berbuat seenak perutnya sendiri — apalagi EA gaya roller coaster yang secara liar naik turun nggak karuan — kalau salah arah bisa nyungsep….

EA seperti ini menurut saya harus didampingi dengan EA lain yang mengatur stoploss, trailing stop atau profit target seperti EA swiss army atau EA trailingstop. Tetapi EA pendamping ini kesemuanya ditujukan untuk mengatur tiap satuan OP, jadi misalkan OP 1 diatur tersendiri stop loss dan profit targetnya, OP 2 juga begitu.

Saya sedang mencari-cari EA yang bisa mengatur jumlah dari OP secara keseluruhan, bukan mengatur OP individual.

Jadi misalkan terdapat 5 OP diantaranya ada yang floating dalam posisi profit ada yang floating dalam posisi loss, ketika misalnya jumlah dari seluruh OP kemudian bergerak ke arah negatif sehingga menyentuh SL yang sudah kita tetapkan maka seluruh OP akan di close.

Kalau ada EA semacam ini tentu sungguh sangat membantu jika kita memasang EA pada beberapa pair yang berbeda atau menggunakan beberapa EA sehingga akan terbuka beberapa OP pada saat yang sama.

Tetapi sudah berhari-hari saya cari kok tidak ketemu ya….mungkin bapak pernah mengetahui EA semacam ini?
Kalau ada mohon informasinya dan terima-kasih sebelumnya.

Abudiva

 


 

Metatrader memungkinkan kita untuk melakukan trading dengan salah satu dari 3 cara berikut:

  • Manual
  • Semi automatic, yaitu dengan bantuan script
  • Full automatic, sepenuhnya dilakukan oleh EA

Tentunya seluruh pembaca sudah paham betul bagaimana cara untuk melakukan manual trading sehingga tidak perlu dijelaskan lebih lanjut :)

Akan tetapi bila belum sepenuhnya paham perihal manual trading maka silahkan dibaca artikel berikut ini: Metatrader dan Trading Basic.

Trading dengan bantuan script adalah tahapan yang sedikit lebih “canggih” daripada manual.

Dengan script maka melakukan trading akan lebih cepat dan tidak repot. Entry yang biasanya harus dilakukan dengan cara membuka Order Windows terlebih dahulu bila menggunakan manual, maka dengan script tidak perlu repot lagi. Cukup lakukan double klik pada script tersebut maka entry sudah terjadi, tanpa harus membuka Order Windows.

Bahkan entry tersebut juga sudah otomatis dilengkapi dengan SL dan TP bila memang script telah diprogramkan untuk sekaligus menentukannya. Sehingga dengan cara ini maka entry menjadi lebih cepat.

Demikian pula bila untuk exit, cukup lakukan double klik pada script yang dikhususkan untuk melakukan exit maka order yang terbuka akan langsung di close.

Oleh karenanya penggunaan script disebut sebagai semi automatic dikarenakan untuk entry maupun exit dilakukan dengan otomatis, hanya cukup lakukan double klik pada script yang dikehendaki.

Hanya saja untuk dapat menggunakan script, diperlukan sedikit pemahaman pemprograman. Hal ini dikarenakan kadang kala script yang tersedia gratis di berbagai forum kurang memenuhi kebutuhan kita.

Misalnya script tersebut digunakan untuk entry dengan SL 50 pip, padahal kita menginginkan SL-nya hanya 20 pip. Maka perlu dilakukan modifikasi sedikit pada script tersebut. Nah, disinilah diperlukan sedikit pemahaman perihal pemprograman agar modifikasi dapat dilakukan.

Tetapi janganlah dianggap hal yang sulit dikarenakan memodifikasi script jauh lebih mudah daripada memodifikasi EA :)

Bila telah paham perihal script maka tahap selanjutnya adalah yang lebih “canggih” yaitu melakukan full automatic trading dengan bantuan EA.

Tubuh sebuah EA sebenarnya adalah kumpulan dari banyak script dimana masing-masing script tersebut memiliki fungsi berlainan yang saling mendukung.

Pada prinsipnya, satu buah script ditujukan untuk melakukan satu fungsi.

Hanya saja dikarenakan EA ditujukan untuk melakukan segala sesuatunya secara full automatic maka didalamnya ditanamkan banyak script sehingga dapat melakukan banyak fungsi sekaligus secara otomatis. Oleh karenanya dapat dikatakan bahwa tubuh EA adalah kumpulan dari banyak script.

Semua EA didalam tubuhnya memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Menentukan jumlah Lot (money management)
  • Melakukan Entry dan Exit
  • Menentukan SL dan TP
  • Melakukan Trailing

Terlihat bahwa fungsi yang terdapat dalam sebuah EA sangatlah lengkap, dimulai dari menentukan jumlah lot sampai kepada exit. Hal ini dikarenakan keberadaan EA ditujukan untuk dapat sepenuhnya melakukan full automatic trading tanpa harus dibantu manual (“disopiri”).

Sehingga untuk menjawab pertanyaan Pak Abudiva diatas, cara yang dilakukan untuk mengendalikan sebuah EA, bukanlah dengan menggunakan EA lain untuk mendampingi EA sebelumnya. Tetapi cara yang benar adalah mengubah dan melakukan modifikasi pada kode-kode program EA tersebut agar sesuai dengan kemauan kita.

Oleh karenanya para pembuat EA selalu menggantungkan dirinya kepada bactest.

Backtest merupakan sarana untuk menguji apakah hasil modifikasi yang dilakukan terhadap sebuah EA telah sesuai dengan kemauan kita atau belum. Bila hasil dari backtest telah baik, barulah EA tersebut masuk ke tahapan selanjutnya yaitu diuji dengan forward test.

Karenanya selalu saya katakan bahwa pilihlah hanya EA yang memiliki backtest yang baik.

Kalau hasil backtest-nya saja sudah buruk, tidak usah repot-repot lagi melakukan pengujian lebih lanjut. Cari saja EA yang lain dikarenakan di internet terdapat puluhan ribu EA yang dapat di download dengan mudah.

Seperti telah dijelaskan diatas, sebuah EA memiliki fungsi lengkap agar dapat melakukan full automatic trading tanpa bantuan manusia.

Hanya saja, tidak semua EA memanfaatkan seluruh fungsinya.

Seperti halnya Swiss Army EA dimana hanya melakukan fungsi untuk menentukan SL, TP, dan melakukan Trailing. Fungsi untuk melakukan trading (menentukan jumlah lot dan melakukan entry exit) tidaklah digunakan dan dihilangkan dari tubuh EA.

Sehingga EA ini tidak akan pernah bisa melakukan full automatic trading dikarenakan hanya ditujukan untuk memudahkan manual trading dimana SL, TP, dan Trailing sepenuhnya ditangani oleh EA.

Tanpa harus lagi repot untuk menentukannya secara manual dikarenakan SL, TP, Trailing akan sepenuhnya dilakukan secara otomatis oleh EA tersebut berdasarkan parameter-arameter yang telah ditentukan sebelumnya.

Demikian pula dengan EA Scalping tanpa SL yang banyak ditemui di internet, EA jenis ini adalah EA yang “tidak lengkap” seperti halnya EA Swiss Army diatas.

Bila pada EA Swiss Army, menjadi tidak lengkap dikarenakan fungsi trading dihilangkan. Sedangkan dalam EA Scalping tanpa SL, menjadi tidak lengkap dikarenakan fungsi SL-nya dihilangkan. Oleh karenanya EA jenis ini disebut sebagai EA “tidak lengkap”.

Oleh karena fungsi SL dihilangkan maka EA Scalping tanpa SL tidak akan pernah menutup entry salah yang mengalami floating loss besar.

Sehingga entry salah hanya akan tertutup dengan sendirinya bila modal telah habis sama sekali (margin call) akibat tiadanya fungsi SL. Karenanya, EA jenis ini sangat berbahaya dikarenakan dapat membuat habis modal.

Sekali lagi saya ulang apa yang sudah ditulis diatas, “oleh karenanya selalu saya katakan bahwa pilihlah hanya EA yang memiliki backtest yang baik” :)

Melakukan backtest adalah juga ditujukan untuk menguji apakah EA tersebut telah memiliki fungsi yang lengkap dalam tubuhnya.

Sebagai contoh, coba lakukan backtest terhadap EA Swiss Army. Ditunggu sampai rambut ubanan pun, EA tersebut tidak akan pernah melakukan trading dikarenakan tiadanya fungsi entry exit :))

Nah, dari hasil bactest saja sudah terlihat bahwa EA tersebut bermasalah dikarenakan tidak dapat melakukan entry exit. Sehingga tidak perlu repot lagi untuk melanjutkan pengujian lebih lanjut.

Demikian pula dengan EA Scalping tanpa SL, saat dilakukan backtest hasil akhirnya pasti nyungsep dikarenakan tiadanya fungsi SL.

Fungsi SL pada EA jenis ini digantikan dengan modalnya, yaitu modal habis = kena SL :))

Oleh karenanya tidak perlu repot-repot dengan EA yang jelas-jelas buruk hasilnya. Seperti halnya Pak Abudiva diatas, buat apa repot-repot memodifikasi sebuah EA. Disamping perlu keahlian pemprograman, juga hasil modifikasi nantinya belum tentu memberikan hasil yang baik.

Seperti kata sebuah kalimat bijak, sesuatu yang dasarnya sudah buruk seandainya dilakukan perbaikan pun hasilnya hanyalah sedikit lebih baik daripada sebelumnya.

Tinggalkan EA tersebut dan gunakan waktu untuk mencari EA lain yang memiliki hasil backtest yang baik. Toh di internet terdapat puluhan ribu EA yang dapat dengan mudah di download. Masa dari sedemikian banyaknya, tidak ditemukan beberapa yang baik.

Carilah EA baik tersebut, lebih hemat waktu dan lebih efisien daripada melakukan modifikasi sesuatu yang sudah jelas buruk :)

Series Navigation<< BackTest PromoGudang EA >>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)