Trading Anak SMA

Trading Anak SMA

Posted by

Selama bertahun-tahun sejak situs ini berdiri, umumnya yang membaca maupun yang mengajukan pertanyaan adalah yang sudah dewasa alias usianya sudah 21 tahun ke atas.

Trading Forex hanya cocok dilakukan oleh yang sudah dewasa dikarenakan tingkat resiko yang ditempuh adalah sangat tinggi. Modal sebesar apapun dapat habis seluruhnya hanya dalam hitungan hari kalau tidak memiliki pengalaman dan keahlian trading yang memadai.

Kedewasaan sangat diperlukan dalam trading forex karena dengan sudah dewasa maka telah sadar betul akan resiko yang ditempuh serta konsekuensi yang akan dialaminya bila gagal.

Oleh karenanya, trading forex sangat tidak cocok bagi yang belum dewasa.

Belum dewasa bukan hanya diartikan bahwa umurnya masih dibawah 21 tahun. Banyak juga yang usianya sudah lebih dari 21 tahun tetapi belum dapat dikatakan sebagai sudah dewasa. :-D

Pada umumnya yang belum dewasa alias sifatnya masih kekanak-kanakan adalah mereka yang hanya berpikir satu sisi yaitu berpikir hanya sisi enaknya semata.

Sama sekali tidak pernah terpikir bahwa dibalik yang enak tersebut selalu tersembunyi sisi sebaliknya, yaitu sisi yang tidak enak.

Sisi yang tidak enak ini disebut dengan nama konsekuensi.

Tidak semua tindakan yang kita lakukan selalu berhasil, kadang kala terjadi kegagalan. Oleh karenanya, sebelum melakukan tindakan pikirkan terlebih dahulu resikonya apabila nantinya gagal.

Saat gagal terjadi maka secara otomatis akan timbul sisi sebaliknya yang harus dihadapi yaitu konsekuensi.

Nah, pada tahap inilah kedewasaan diri seseorang benar-benar diuji. Dimana pada umumnya tidak semuanya siap mental sehingga secara jantan mampu menanggung konsekuensi tersebut.

Contoh sederhana, berpacaran. Karena hanya memikirkan indahnya semata tanpa memikirkan resiko maupun konsekuensinya maka akhirnya si pacar hamil.

Seseorang yang telah memiliki kedewasaan tentunya berani menanggung konsekuensinya yaitu dengan langsung mendatangi orang tua si pacar, mengakui kesalahannya, dan siap bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya.

Dia berani melakukan hal ini karena sebelum melakukan sudah mempersiapkan mental untuk berani menghadapi resiko maupun konsekuensi yang akan terjadi nantinya.

Berbeda dengan yang masih kekanak-kanakan, yang dilakukan justru sebaliknya yaitu kabur tidak mau bertanggung jawab atau bahkan yang lebih parah lagi si pacar (yang semula sangat dicintainya) malah dibunuh demi menghindari pertanggungjawaban seperti banyak kita tonton dalam berita di televisi.

Hal ini terjadi karena dirinya hanya memikirkan sisi enaknya saja tanpa pernah memperhitungkan resiko maupun konsekuensi nantinya. Karena tidak siap, maka yang terjadi adalah panik sehingga melakukan tindakan yang justru malah memperburuk keadaan.

Itulah kenapa trading forex bukan permainan anak-anak. :)

Trading forex memerlukan kedewasaan diri yaitu agar siap dengan konsekuensinya bila terjadi kegagalan. Hanya mereka yang sudah memiliki mental dewasa yang mampu bersikap seperti ini.

Namun rupanya baru-baru ini situs ini telah kedatangan seorang pendatang baru yang ternyata usianya belum 21 tahun yaitu Pak Jali, yang baru kelas 3 SMA.

 

Iya master tks sarannya , jali mc melulu udah 4 kali deposit di insta dan masterforex belum wd padahal didemo latihan 3 bulan lumayan bisa konsisten profit untung ortu sabar ,oo …jadi perlu tahunan ya master bisa wdnya jali pikir broker insta ama masterforx bandar curang padahal jali belum ahli.Master anton udah profit 38,38% kenapa belum di wd master menurut jali udah bagus segitu rencana mau nitip dulu sama master.jali masih kelas 3 sma jangan dibilang pak jali masih kecil master cuma jali pengen bantu orang tua lewat trading.bisa ga ya.jali tdk akan kuliah mau bantu ortu walaupun ortu cukup mapan jali ingin kasih contoh buat kakak yg ngabisin duit ortu jali mau bisa kasih duit buat ortu sama pacar hehehe, :)

Jali – comment

 

Saya pun agak terkejut, ternyata artikel yang saya tulis sampai dibaca oleh anak kelas 3 SMA. :-D

Padahal artikel-artikel yang ada disini kategorinya adalah tulisan “kelas berat” dikarenakan yang dibahas adalah teknis forex trading (dimana pembaca awam yang tidak mengenal forex tentunya akan sulit memahami) serta psikologi trader (dimana tentunya bukan sesuatu yang menarik bagi anak SMA).

Meskipun Pak Jali masih SMA, tetapi karena etika di situs ini adalah saling menghargai dan saling menghormati, maka tetap akan saya panggil dengan sebutan “Pak Jali”.

Dalam dunia maya tidak dikenal istilah umur, toh tidak berhadapan dan bertemu langsung. Sehingga umur berapapun akan sulit dikenali kalau yang bersangkutan tidak jujur memberitahu. Sehingga berapapun umurnya, agar tetap saling menghargai dan saling menghormati, maka di situs ini akan selalu digunakan panggilan “Pak” atau “Ibu”.

Toh suatu hari nanti kalau umurnya sudah lebih dewasa tetap saja akan dipanggil dengan sebutan “Pak” atau “Ibu”. :-D

Namun rupanya komentar Pak Jali diatas menarik perhatian Pak Suryadharma sehingga berkomentar sebagai berikut:

 

Membantu orang tua memang alasan yang sangat mulia. Namun alangkah baiknya kalau bisa lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sungguh sangat lebih baik. Trading dengan melepas masa depan bukanlah jalan pintas yang baik untuk menjadi kaya raya, bukan berarti tidak mungkin, Tetapi butuh perencanaan yang matang, tidak mau berandai andai. Sampai kapan mau memparasitkan modal ke orang lain?. Sejauh mana kesiapan mental disaat terjadi kondisi terburuk?. Jiwa optimis harus di imbangi juga dengan jiwa pesimis.

Suryadharma – comment

 

Seperti telah dijelaskan diatas, komentar Pak Suryadharma menunjukkan bahwa beliau ini telah dewasa dengan adanya kalimat “Sejauh mana kesiapan mental disaat terjadi kondisi terburuk?. Jiwa optimis harus di imbangi juga dengan jiwa pesimis.

Kalimat yang sangat bagus, jiwa optimis (sisi enaknya) harus di imbangi juga dengan jiwa pesimis (sisi tidak enaknya).

Dengan adanya keseimbangan, bila nantinya terjadi kondisi terburuk maka sudah tidak kaget lagi dikarenakan sejak awal sudah mempersiapkan diri.

Yang juga perlu dipahami, adanya Andromeda EA hanyalah solusi sementara bagi mereka yang sampai saat ini masih juga belum mampu konsisten profit. Justru saya lebih senang kalau Pak Jali, Pak Suryadharma, atau para pembaca yang lain mampu menciptakan EA sendiri sehingga gantian saya yang menitipkan modal.

Karena kalau sampai terjadi, maka saya tidak capek lagi harus melakukan trading sendiri atau mengelola dana milik yang lain. Tinggal titipkan dana milik saya dan setelah itu pergi liburan, toh tiap bulan sudah ada penghasilan yang secara otomatis diterima tanpa harus capek sendiri. :)

Selain itu, juga perlu dipahami kalimat ini “Past performance is not the guarantee of future results“.

Artinya, meskipun EA Andromeda sampai hari ini memiliki hasil yang baik, belum tentu untuk hari-hari selanjutnya hasilnya tetap sebaik sebelumnya. Mungkin saja terjadi loss dan akhirnya hasilnya jeblok.

Tidak ada seorang pun yang mampu menebak arah market 100% akurat. Sehingga tidak ada jaminan hasil di masa mendatang juga sebaik sebelumnya.

Jadi, jangan terlalu berharap banyak dengan EA Andromeda dan selalu siap sedia dengan resiko gagal yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

 

 

Yang ditulis oleh Pak Suryadharma diatas adalah ditujukan demi kebaikan diri Pak Jali. Oleh karenanya semoga Pak Jali jangan mudah tersinggung, jarang-jarang lho ada orang lain yang sukarela berbaik hati menuliskan sesuatu demi kebaikan diri seseorang yang tidak dikenalnya.

Selain itu, sebelumnya mohon maaf kepada Pak Jali, mohon jangan suka menyalahkan broker atau bahkan menyalahkan anggota keluarga sendiri.

Kalau tradingnya jagoan, menggunakan broker manapun hasilnya tetap profit. Hanya bedanya kalau trading di broker yang buruk maka jumlah profitnya akan lebih kecil daripada broker yang baik.

Menyalahkan broker sama saja dengan mencari kambing hitam. Kalau yang dilakukan terus menerus seperti ini maka selamanya tidak akan pernah paham letak kesalahannya ada dimana.

Padahal letak kesalahannya sudah jelas, yaitu karena diri sendiri masih belum mampu karena belum memiliki keahlian untuk melakukan trading dengan baik. Mau ganti sampai 1000 broker pun, hasilnya akan tetap sama yaitu selalu mengalami loss atau bahkan MC.

Yang salah bukan brokernya, tetapi diri sendiri karena belum memiliki keahlian yang memadai.

 

 

Kemudian, yang Pak Jali perlu pahami, tidak ada satupun keluarga di dunia ini yang sempurna. Namun meskipun tidak sempurna, sampai akhir hayat Pak Jali nanti, hubungan darah tersebut tetap ada dan tetap bersinggungan dengannya.

Oleh karenanya, sayangi, hargai, hormati, dan selalu tinggikan keluarga sendiri. Mencela keluarga sendiri sama saja dengan membuka aib diri sendiri, membuat timbulnya bibit permusuhan antar anggota keluarga, dan hal ini sangatlah tidak baik.

Tidak ada yang lebih menyayangi maupun mencintai Pak Jali selain keluarga sendiri. Saat Pak Jali sakit atau tertimpa musibah, hanya keluarga sendiri yang paling peduli dan bersedia dengan tulus ikhlas merawat maupun menolong Pak Jali.

Saya memberikan nasehat seperti ini demi kebaikan diri Pak Jali maupun demi keutuhan keluarga Pak Jali sendiri. Tidak ada maksud buruk didalamnya. Semoga Pak Jali dapat memahami maksud baik ini. :)

 

 

Juga yang perlu Pak Jali pahami, uang bukanlah segalanya.

Justru ilmu jauh lebih berharga daripada uang. Karena dengan memiliki ilmu yang tinggi maka Pak Jali dapat menciptakan apa saja yang kemudian akan menghasilkan uang.

Sedangkan kalau hanya berorientasi dengan uang maka Pak Jali akan menjadi seperti yang dikatakan oleh Pak Suryadharma diatas yaitu selama akan menjadi parasit karena akan selalu bergantung kepada orang lain (yang memiliki ilmu jauh lebih tinggi daripada Pak Jali). Tentunya Pak Jali tidak ingin seperti itu bukan. :-D

Oleh karena itu, sangat disayangkan kalau Pak Jali malah tidak ingin kuliah, apalagi kondisi orang tua cukup mampu. :(

Membantu orang tua tidak hanya dengan berusaha memberi uang. Contoh ekstrimnya, Pak Jali menjadi tukang parkir di jalan pun akan menghasilkan uang dan dapat membantu orang tua. :-D

Tentunya lebih baik dan lebih membahagiakan bagi orang tua kalau Pak Jali kuliah sehingga memiliki masa depan yang lebih cerah. Dengan begitu orang tua pun merasa bangga karena anaknya berpendidikan tinggi. Selain itu, dengan memiliki jenjang pendidikan yang lebih tinggi tentunya uang yang mampu dihasilkan pun jauh lebih besar daripada tidak kuliah.

Itulah kenapa penghasilan tukang parkir jauh lebih sedikit daripada penghasilan sarjana yang kerja kantoran.

Itulah kenapa yang kuliah lebih mampu menciptakan robot forex yang hebat daripada yang tidak kuliah.

Oleh karenanya jangan beranggapan bahwa trading forex adalah segalanya. Dengan kuliah maka wawasan maupun persepsi Pak Jali akan menjadi lebih luas dan lebih terbuka lebar sehingga nantinya kalau tetap ingin menekuni forex maka dapat menjadi trader yang jauh lebih hebat daripada yang tidak kuliah.

 

 

Dengan memiliki ilmu yang tinggi maka juga akan membuat lebih mampu menjaga diri sendiri karena tidak mudah dibodohi, tidak mudah dimanfaatkan, bahkan tidak mudah ditipu oleh orang lain.

Perhatikan saja berita di televisi, kebanyakan yang tertipu pada umumnya adalah mereka yang berpendidikan rendah. Nah, bagaimana bisa menjadi kaya raya kalau baru punya uang sedikit saja tapi kemudian langsung habis tertipu.

Selain itu, coba pikir kalau nantinya ketemu dengan wanita yang dicintai. Apa tidak malu kalau ditanya lulusannya apa?

Kalau Pak Jali menikah nanti, apa tidak malu kalau oleh mertua dibanding-bandingkan dengan menantu lainnya yang lulusan S2 atau bahkan S3? Kasihan khan dengan istrinya Pak Jali yang selalu minder akibat suaminya hanya sekedar lulusan SMA.

Kemudian kalau nantinya Pak Jali punya anak, masa tidak malu kalau ditanya oleh gurunya Bapaknya lulusan apa? Masa cuma SMA… :-D

Uang bukanlah segalanya, coba pertimbangkan saran diatas dan usahakan untuk tetap melanjutkan ke kuliah.

Karena seperti yang telah dijelaskan diatas, seseorang yang memiliki banyak ilmu jauh lebih mudah mencari uang serta memiliki lebih banyak pilihan kerja daripada yang tidak berilmu. :)

 

Iya master jali penasaran di demo bisa profit fantastis di real loss melulu,mc sampai ortu marah deposit melulu kapan wdnya,udah 4kali depo belum narik uang 1 kalipun,jali bingung ,jali sadar jam terbang jali baru 5 bulan belum tahunan masih emosian main hajar saja ,yg celaka motor temen jali gadein sekarang harus bayar cicilannya,mobil ortu juga digadein sampai jali ya udah jali ga usah kuliah sebelumn bisa bayar utang ama ortu sama temen.maap jali curhat sama master, jali pikir gampang trading porex itu e taunya bikin stress sekarang.klau inget account terakhir jali bisa narik 1500 usd cuma masih nanggung belum bisa nutup utang sama ortu sama temen akhirnya cuma bisa nangis padahal jali oranngya tdk pernah nangis .Tapi master jali udah bilang mau pinjam 5000usd sekali lagi buat terakhir jali bilang pasti profit klw master anton yg tradingnya.ortu udah lihat tertarik mau inves ntar maret,jali jadi punya harapan 20014 ini semua hutang lunas master harapan jali satu-satunya.Tks advis-nya master. :)

Jali – comment

 

Beberapa tahun lalu saya pernah membaca di sebuah surat kabar, satu keluarga, bapak, ibu, dan 3 orang anaknya, ramai-ramai bunuh diri dikarenakan sang bapak kalah akibat trading forex. Hal ini sampai tega dilakukan karena uang modal yang digunakan ternyata berasal dari hutang dan jumlahnya sampai mencapai milyaran Rupiah.

Beginilah jadinya kalau hanya memikirkan sisi enaknya saja tanpa memikirkan konsekuensinya. :(

Seperti telah ditulis di beberapa artikel di situs ini, trading bukanlah jalan cepat menjadi kaya raya.

 

 

Perlu pengorbanan yang gila-gilaan agar dapat menjadi sukses.

Perlu waktu sedikitnya 5 tahun, mampu duduk membisu di depan monitor terus menerus selama bertahun-tahun, memiliki mental kuat yaitu tanpa lelah mampu melewati kegagalan demi kegagalan, memiliki syaraf baja saat berhadapan dengan floating loss maupun realized loss, lebih memilih menyendiri di depan monitor dan menghindari bersenang-senang seperti teman yang lain, dan berbagai pengorbanan berat lainnya.

Dengan seberat itu, tentunya tidak semua orang mampu melakukannya. Hanya mereka yang benar-benar menyukai (memiliki passion) di bidang ini saja yang mampu melakukannya.

Sedangkan bagi mereka yang hanya sekedar ingin cepat kaya biasanya berguguran dikarenakan pada dasarnya orang-orang yang ingin cepat kaya pada umumnya adalah malas tidak mau bekerja keras tetapi beranggapan bahwa trading forex adalah jalan pintas cepat kaya.

Yang mampu sukses, seperti tertulis pada gambar diatas, adalah mereka yang memang pantas menerimanya dari hasil pengorbanan yang telah dilakukan sebelumnya.

Selain itu, jangan pernah gunakan modal yang asalnya dari hutang. Kalau sampai gagal maka konsekuensi yang harus dihadapi akan membuat stress dan puyeng sendiri. :-D

Trading forex adalah salah satu bentuk investasi.

Artinya, yang namanya investasi selalu memiliki resiko gagal. Oleh karena adanya resiko gagal maka gunakanlah uang yang tidak terpakai sebagai modalnya.

Contoh, uang tabungan di bank yang imbalan bunganya rendah, maka alihkan sebagian ke bentuk investasi lain yang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dengan resiko yang sesuai dengan tingkat keberanian diri.

Namun, itupun jangan semua uang tabungan digunakan seluruhnya. Cukup sebagian saja yang menurut pendapat Anda sendiri berani untuk diresikokan.

Karena bila nantinya ternyata gagal, hidup Anda tetap berjalan normal dan tidak menjadi kelimpungan karenanya.

Pak Jali dalam cerita diatas hanya memikirkan indahnya semata, tanpa memikirkan resiko apabila gagal. Akhirnya berani menempuh segala cara bahkan sampai menggadaikan mobil orang tua maupun motor teman.

Akibatnya, begitu gagal maka menjadi stress, kelimpungan, puyeng, bahkan nangis sendiri. :-D

 

 

Tapi ya sudahlah, apa yang sudah terjadi tidak perlu disesali. Biarkan yang terjadi di masa lalu menjadi pelajaran paling berharga untuk diri Pak Jali.

Namun mohon jangan diulang lagi dengan mencoba-coba melakukan trading sendiri. Lebih hemat kalau berlatih saja di demo dahulu sampai benar-benar yakin.

 

Master ,jali pernah coba demo 100 usd 1bulan menjadi 200.000 usd apakah ini cuma pancingan broker supaya bisa deposit disana atau memang bisa seperti itu master.jali butuh advisnya sekiranya bisa apakah bisa di wd semuanya,tks master

Jali – comment

 

Juga perlu dipahami bahwa kadang kala saat melakukan trading di demo mampu menghasilkan profit fantastis. Hal ini sangatlah wajar. :)

Kalau terjadi seperti ini bukanlah karena ada pancingan dari broker. Tetapi yang benar, pada saat tersebut kondisi trend lebih mudah di tebak sehingga yang baru belajar pun mampu menghasilkan profit fantastis.

Tetapi coba lakukan trading terus menerus menggunakan satu demo account selama 4 bulan, saya yakin pasti hasilnya MC kalau masih belum ahli.

Kondisi trend tidak selalu mudah ditebak. Oleh karenanya sebagai ukuran telah mampu melakukan trading adalah mampu konsisten profit di demo selama 4 bulan. Karena dalam 4 bulan tersebut, trend berganti-ganti arah. Kalau belum mampu maka hasil akhirnya pasti MC.

Nantinya kalau sudah melakukan trading di real account, bukan dengan main hajar saja. :-D

Trading perlu perencanaan yang matang sebelum melakukan entry yaitu dilakukan entry di harga berapa, bila sukses letak TP berada dimana, dan bila gagal letak SL dimana.

Kalau melakukan trading hanya sekedar main hajar dan berhasil profit fantastis, biasanya hal ini hanya sekedar beruntung karena pada saat itu trend sedang mudah ditebak.

Tetapi yang namanya keberuntungan tidaklah selalu menemani. Nanti begitu trend berubah, maka lambat laun akan mengalami MC akibat loss terus menerus.

Kemudian yang perlu saya luruskan, EA Andromeda tidaklah pasti profit.

Tetap saja ada resiko didalamnya yaitu adanya kemungkinan mengalami loss karena tidak seorang pun yang mampu menebak arah market secara akurat. Saya pun tidak berani mengatakan kalau EA Andromeda pasti profit.

Sebaiknya Pak Jali minta agar orang tuanya juga turut serta membaca artikel ini agar lebih paham bahwa tidak ada satupun bentuk investasi yang berani memberikan garansi pasti profit. Selalu ada resiko timbul kerugian didalamnya.

Hal ini demi kebaikan Pak Jali sendiri agar nantinya tidak disalahkan oleh orang tuanya karena sejak awal telah saya peringatkan adanya resiko timbul kerugian dan tidak ada garansi pasti profit.

Jangan sampai niat awal untuk membayar hutang tetapi justu akhirnya malah hutangnya nambah karena hasilnya jeblok.

Semoga dengan adanya artikel ini Pak Jali menjadi lebih paham perihal sulitnya serta tingginya resiko trading forex, juga akhirnya dapat lebih menghargai orang lain maupun keluarga sendiri, dan timbul keinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi agar dapat dibanggakan oleh orang tua maupun agar diperoleh masa depan yang lebih cerah.

Akhir kata, mohon disampaikan salam hormat saya untuk orang tua Pak Jali. :)

 

10 Comments

  1. Telah ditambahkan 3 buah video baru yang sangat menarik, silahkan ditonton untuk menambah wawasan maupun motivasi:
    http://ayotradefx.com/video/pipa-vs-ember
    http://ayotradefx.com/video/god-bless
    http://ayotradefx.com/video/be-fearless

    Sedangkan untuk mengubah mindset dan mental agar dapat lebih berpikir positif, silahkan ditonton 4 buah video berikut:
    http://ayotradefx.com/video/mindset-mental-sukses
    http://ayotradefx.com/video/pemenang-vs-pecundang
    http://ayotradefx.com/video/berbisnis-tapi-takut-rugi
    http://ayotradefx.com/video/cara-goblok-untuk-sukses

    • suryadharma says:

      Sedangkan untuk menambah cairan tubuh karena lelah beraktifitas, minumnya pocari sweat. Wkwkwkw malah promosi, :-P :-P :-P :-P
      http://youtu.be/EeFMWJgcpnI
      Sebenarnya video ini adalah sejarah cikal bakal pocari sweat itu, saya saja baru sadar, kenapa pocari itu rasanya aneh, dan tidak seperti rasa minuman lainnya. Dan yang mencengangkan adalah bagaimana optimisme dari sebuah keputusan dari presiden direktur otsuka jepang akan berani memberikan keputusan yang bisa di bilang gila untuk melanjutkan proyek itu, dan bahkan membagi bagikan gratis sepanjang tahun dengan nominal rupiah yang di keluarkan sebesar 900Miliar , hanya untuk gratis. Namun buah yang di petik dari hasil akhir sebesar 2.6 triliun dan sampai sekarang sudah tersebar di 16 Negara.
      Lantas apa yang bisa kita tarik dari sebuah kesimpulan pocari sweat itu?. Yakni usaha dan kerja keras dan “Kalau kita menebar benihnya sekarang, pasti bakal berbuah banyak kelak di kemudian hari”.

  2. Tks master renaldy dan master diduk advis-nya

  3. buat pak jali, coba latihan dulu di demo sampai konsisten profit min 3bulan, kalo dah konsisten profit min 3 bulan, coba cari modal yg gratisan, banyak kok broker yg ngasih modal gratisan, atau mungkin coba iikut kontes2an , atau mungkin menyisihkan uang jajan sebulan, coba dulu dengan modal sekecil mungkin yg kalo ilang gak bikin galau, nah dari modal yg kecil/gratisan tsb bisa digunakan untuk latihan mental di acc real, karena salah satu perbedaan terbesar antara real dan demo adalah emosi kita saat floating minus atau floating plus yg berubah menjadi minus..

    pengalaman adalah guru yang terbaik…

    salam
    diduk

  4. Iwan Martha says:

    Mumpung Tradingnya masih anak SMA, saya usul nih pak Anton minta di ulas masalah QE, Taperring Off, Surat Obligasi dan kebijakan2 FED yang sampai saat ini saya masih binggung menterjemahkan dari situs lain.
    maaf merepotkan …terima kasih

  5. irfansyah says:

    Benar Pak, dan dalam kehidupan tidak ada menu undo seperti microsoft word, hehehe

  6. Kuliah saja Pak Jali, toh tetap bisa nyambil trading juga kok, walaupun pada akhirnya nanti Pak Jali tetap memilih menjadi seorang trader. :)
    Banyak hal yang kita dapat selain ilmu kok, ada persahabatan, petualangan, pengalaman-pengalaman, atau bahkan mungkin cinta, hehehhe..
    Apalagi kalau kuliah nya merantau, wuihh,,, itu “Sesuatu” sekali… :-D

  7. Iya master anton trims nasihat ,ilmu,sarannya buat jali ,,tks juga buat pak suryadarma maaf bila ada salah kata,jali jadi tahu perlu waktu 5 tahun buat paham forex, jali pikir forex itu gampang dan jali punya bakat ternyata perlu mental dan pengorbanan waktu yg lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)