Lupa Diri

Lupa Diri

Posted by

Kalau Anda pernah mendengar seseorang berkata bahwa hidup itu mudah dan nikmat maka jangan pernah percaya karena hal tersebut hanyalah bohong belaka. :)

Karena pada dasarnya hidup tidaklah mudah dan penuh perjuangan.

Perhatikan bahwa sejak lahir saja sudah diharuskan berjuang. Kalau ingin nyaman dengan bisa berjalan maka harus belajar merangkak dahulu. Kalau ingin nyaman berlari maka harus belajar berjalan terlebih dahulu. Kalau ingin nyaman hidup berkecukupan maka harus tekun belajar agar nantinya dapat memperoleh pekerjaan yang baik. Dan berbagai hal lainnya.

Bila memperhatikan rumusan diatas terlihat bahwa dalam hidup ini selalu terjadi sebab akibat atau dapat disebut juga dengan tindakan dan konsekuensi. Tindakan yang dilakukan akan menyebabkan timbulnya konsekuensi atau pertanggungjawaban.

Kalau melakukan tindakan dengan berusaha keras untuk belajar berjalan maka nantinya timbul konsekuensi dimana akhirnya dapat berjalan. Demikian pula kalau yang dilakukan sebaliknya yaitu malas belajar berjalan maka konsekuensi yang timbul adalah selamanya tidak akan pernah bisa berjalan.

Sehingga bila disederhanakan menjadi rumus maka hasilnya seperti ini:

Kemauan + Tindakan + Doa = Hasil

Kemauan diperhitungkan dalam rumusan diatas karena dengan adanya kemauan maka timbul konsistensi.

Sedangkan doa juga diperhitungkan dalam rumusan diatas dikarenakan hasil baru dapat diperoleh bila Tuhan turut merestuinya.

Oleh karenanya pada beberapa artikel terdahulu selalu dikatakan jangan terlalu pusingkan kapan hasil akan diperoleh, tidak akan pernah bisa diprediksi dengan tepat karena Tuhan yang menentukannya. Yang penting lakukan saja upaya terbaik, tentunya bila ini terus menerus dilakukan maka hasil pun akan segera diperoleh.

Kalau kemauannya keras maka tindakannya akan konsisten karena terus menerus hanya melakukan tindakan itu-itu saja. Kalau kemauannya lunak maka tindakannya tidak konsisten karena paling-paling melakukan tindakan tersebut hanya sebentar saja dan setelah malas atau bosan sehingga tidak berkeinginan untuk melakukannya lagi.

Dari rumusan diatas juga dapat disimpulkan bahwa tindakan yang baik akan memberikan hasil yang baik pula. Sedangkan tindakan yang buruk akan memberikan hasil yang buruk. Tentunya sangat tidak mungkin tindakan yang buruk menghasilkan sesuatu yang baik, terkecuali bila Tuhan memberikan mukzizat :)

Hanya saja selama proses melakukan tindakan sampai akhirnya tercipta menjadi hasil yang baik, tidaklah berjalan mulus.

Seperti halnya belajar berjalan, tidak akan pernah bisa hanya dengan sekali melakukan tindakan kemudian langsung diperoleh hasil. Harus berani berkali-kali jatuh terlebih dahulu barulah pada saatnya nanti akhirnya hasil yang baik berupa dapat berjalan dengan lancar dapat diperoleh.

Di tahap inilah faktor kemauan berperan untuk melakukan seleksi alam.

Yang berkemauan kuat akan segera memperoleh hasil karena lebih rajin mencoba belajar berjalan daripada yang berkemauan lemah. Sedangkan yang berkemauan lemah akan lebih lama prosesnya karena malas mencoba.

Bahkan mungkin saja tidak akan pernah memperoleh hasilnya. Sebelum hasil diperoleh sudah berhenti melakukan akibat kemauan sudah hilang karena putus asa mengalami kegagalan terus menerus. Kalau yang seperti ini terjadi maka yang dilakukan hanyalah buang waktu dan buang tenaga, bertahun-tahun belajar tetapi tidak pernah lulus dan malah drop out.

Tentunya daripada buang waktu dan tenaga sia-sia seperti ini, seharusnya lebih baik sejak awal sudah memutuskan berhenti. Sehingga waktu maupun tenaga dapat digunakan pada hal lain yang lebih cocok untuk dirinya.

Dari penjelasan ini maka dapat disimpulkan bahwa adanya kemauan kuat yang menyebabkan semangat selalu berkobar untuk tetap melakukan tindakan. Bila kemauan hilang maka semangat pun padam dan tindakan pun tidak akan pernah dilakukan.

Oleh karenanya, selalu jaga kemauan agar tetap kuat dan tidak pernah melemah karenanya perannya yang sangat penting. Caranya mudah, baca saja artikel-artikel seperti ini :))

Dalam kehidupan nyata, yang memiliki kemauan kuat biasanya adalah mereka yang kondisinya saat ini sedang sulit tetapi memiliki keinginan untuk mengubahnya.

Sedangkan yang berkemauan lemah adalah mereka yang memiliki kondisi yang nyaman serba kecukupan. Buat apa mengubah sesuatu yang sudah nyaman, begitulah yang ada di pikiran mereka.

Malah yang seringkali dilakukan oleh mereka adalah merusak kondisi yang sudah nyaman. Mereka merasa yang saat ini dimilikinya adalah abadi dan tidak tergoyahkan sehingga mengakibatkan timbulnya kepercayaan diri yang berlebihan (yang seringkali disebut dengan istilah “lupa diri”).

Padahal abadi atau tidak tergantung pada 2 hal yaitu adanya tindakan yang membangun dan Tuhan tidak mengambilnya.

Meskipun Tuhan belum mengambilnya, tetapi kalau tindakan yang dilakukannya tidaklah membangun dan cenderung merusak maka yang terjadi adalah yang dimilikinya akan hilang untuk selamanya.

Tentunya kita semua pernah mengetahui dari berita-berita yang ditayangkan oleh televisi contoh-contoh yang menggambarkan lupa diri ini.

Contohnya, beberapa waktu lalu seorang Kapolsek tertangkap basah sedang mengkonsumsi narkoba. Merasa dirinya kebal hukum sehingga melakukan tindakan yang merusak dan berakibat seluruhnya hilang karena dipecat dan dipenjara. Atau contoh lain, seorang menteri menikahi wanita muda sebagai istri simpanan. Akibatnya jabatannya dicopot dan dijauhi oleh keluarganya sendiri.

Oleh karenanya seringkali kita dengar kalimat bijak seperti ini: “Ujian yang diberikan oleh Tuhan berbentuk 2 hal yaitu cobaan berupa penderitaan dan cobaan berupa kenikmatan”.

Dalam menghadapi cobaan penderitaan yang dilakukan adalah bersabar dan berupaya. Sedangkan dalam menghadapi cobaan berupa kenikmatan adalah bersyukur dan mewaspadai diri sendiri.

Kenapa harus kita lakukan bersabar dan bersyukur tersebut?

Agar diri kita tidak lupa diri.

Lupa diri tidaklah terjadi pada saat diberi kenikmatan saja, tetapi pada saat diberi penderitaan pun juga dapat menjadi lupa diri.

Kalau tidak mampu bersabar maka akan stress sendiri dan ujung-ujungnya bunuh diri karena beranggapan bahwa segala sesuatunya telah berakhir. Sedangkan kalau tidak mampu bersyukur maka akan timbul rasa percaya diri berlebihan menganggap yang terjadi saat ini adalah abadi sehingga melakukan hal-hal yang merusak.

Oleh karenanya selalu tanamkan di kepala bahwa segala sesuatunya tidak ada yang abadi, semuanya milik Tuhan dan terserah pada kehendak-Nya.

Kalau diberi cobaan penderitaan, hadapi dengan optimis dan berusahalah melakukan tindakan yang membangun agar nantinya mampu keluar dari penderitaan. Ingat, tidak ada yang abadi, sehingga tidak selamanya Anda akan menderitanya.

Sedangkan kalau diberi cobaan berupa kenikmatan, bersyukurlah dan selalu bangun tindakan yang mempertahankannya dan bukan tindakan yang merusaknya. Ingat, tidak ada yang abadi, sehingga tidak selamanya Anda akan diberi kenikmatan.

Bila mampu melakukan 2 hal tersebut maka tidak akan pernah terjadi lagi lupa diri.

Oleh karenanya terdapat pepatah seperti ini: “Bagai kacang lupa akan kulitnya”. Pepatah ini menggambarkan lupa diri yang dialami oleh mereka yang diberi kenikmatan.

Jangan pernah lupa diri, karena bila hal tersebut terjadi maka biasanya yang terjadi setelahnya adalah sesuatu yang lebih buruk.

Berusahalah untuk tetap menjadi diri sendiri, sebanyak apapun uang yang Anda miliki, setinggi apapun jabatan Anda, sesulit apapun penderitaan yang dialami. Karena hal tersebut hanyalah sementara saja dan sewaktu-waktu dapat berubah bila Tuhan menghendakinya. Dengan tetap menjadi diri sendiri, maka Anda akan tetap rendah hati dan tidak akan pernah menjadi lupa diri.

Perihal lupa diri ini juga mengingatkan masa kecil saya dahulu.

Sewaktu kecil dahulu, ibu saya seringkali mengingatkan dengan kalimat “Ibarat kere munggah bale, tidak akan bertahan lama. Hanya mereka yang memiliki derajad saja yang mampu bertahan”.

Arti dari “kere munggah bale” adalah orang bermental lemah yang tiba-tiba punya punya kuasa sehingga menjadi orang terpandang, berkedudukan, atau kaya sekali.

Karena mentalnya lemah maka pada saat di posisi puncak (bale) menjadi lupa diri dan melakukan hal-hal yang merusak sehingga akibatnya tidak lama berada di posisi puncak (bale) dan akhirnya jatuh kembali ke bawah (kere). Hanya mereka yang bermental kuat memiliki kemampuan selalu mewaspai dirinya sendiri (derajad) sehingga tindakannya tetap terjaga baik yang mampu bertahan lama di bale tersebut.

Contoh sederhana perihal hal ini adalah yang bersikap OKB (orang kaya baru), yang sombong dan memamerkan segala hal yang dimilikinya. Padahal sebenarnya nilai kekayaannya tidaklah seberapa. Pada umumnya yang bersikap seperti ini tidak lama kemudian akan jatuh kembali akibat lebih menyukai melakukan hal-hal yang merusak kekayaannya sendiri.

Kekayaan bukanlah untuk dipamerkan atau disombongkan, tetapi untuk disyukuri dan dinikmati agar generasi penerus kita nanti memiliki masa depan yang lebih baik.

 


SELAMAT SORE pak Anton :) senyuman yang hangat untuk bapak. begini pak setelah saya pikir pikir kesimpulan trading minggu ini hasil 50% meningkat korexsi trading system dapat mengatasi setiap masalah yang saya hadapi NAMUN setelah saya korexsi jam 08:00 WIB pagi tadi ternyata selama ini yang menghancurkan trading system adalah LUPA DIRI

setelah saya hitung sudah lebih dari 11 kali melakukan kesalahan yang sama, yang saya tanyakan apa kira kira obatnya pak?

dan mengapa rasa senang yang berlebihan dapat mendatangkan masalah baru. bukankah rasa senang itu adalah suatu kebaikan. setelah saya amati cara trading system saya sering hancur gara gara rasa senang yang berlebihan SAMPAI LUPA DIRI (LUPA PADA TRADING SYSTEM) justru rasa sedih dan penyesalan yang bisa mendatangkan profit baik karena dari kesedihan dan rasa penyesalan selalu menimbulkan ide positif .

tolong pandangannya pak jika ada waktu tolong di buatkan artikel dengan judul LUPA DIRI
ini korexsi pribadi saya pak :)

Agung – comment


 

Tentunya pertanyaan Pak Agung telah dapat terjawab dari penjelasan diatas.

Meskipun penjelasan di atas mengenai kehidupan sehari-hari, tetapi hampir sama saja dengan trading.

Saya pribadi lebih menyukai menyamakan ilmu trading dengan ilmu kehidupan karena pada dasarnya kedua ilmu ini memiliki banyak kesamaan.

Dengan menyamakannya maka disamping dapat lebih mudah dipahami, dapat lebih mudah menjelaskannya kepada orang lain, juga dapat menjadikan mental dan pribadi menjadi lebih baik.

Sehingga hasil akhirnya nanti, kedua ilmu tersebut akan berjalan seiring.

Dan bila hal ini terjadi, tentunya hidup kita semua akan menjadi lebih baik dikarenakan secara ekonomi berkecukupan karena sudah sangat ahli dalam ilmu trading dan juga secara mental pun menjadi lebih matang dan bijaksana karena sudah sangat ahli dengan ilmu kehidupan. :)

Lupa diri dalam trading pada umumnya disebabkan oleh emosi yang berlebihan (seperti kata Pak Agung diatas, “mengapa rasa senang yang berlebihan dapat mendatangkan masalah baru. bukankah rasa senang itu adalah suatu kebaikan”).

Dampak dari emosi adalah mematikan akal sehat. Emosi dapat diibaratkan seperti sebuah tombol on off. Kalau emosi datar maka logika akan on, sebaliknya kalau emosi berlebihan maka logika akan off.

Oleh karenanya seringkali disebut “cinta itu buta”. Meskipun yang dicintai berperilaku buruk, tidak memiliki masa depan yang baik, semua orang melarangnya, tetapi tetap saja ngotot dengan alasan karena sangat mencintainya. Cinta (atau disebut juga emosi yang berlebihan) mematikan akal sehat. Yang digunakan adalah hatinya (emosi) dan otaknya tidak dipakai.

Yang umum terjadi pada saat akal sehat mati dan sepenuhnya sudah dikuasai oleh emosi, maka yang timbul adalah pengharapan.

Semoga nantinya dia berperilaku lebih baik, semoga nantinya dia mendapat pekerjaan lebih baik, semoga dia nantinya makin mencintai, dan berbagai hal lainnya. Tetapi inti dari hal-hal tersebut hanyalah satu yaitu pengharapan.

Sama halnya dalam trading, emosi mematikan akal sehat sehingga mata tidak lagi jeli melihat pada kondisi yang ditunjukkan oleh candlestick maupun indikator.

Sudah jelas-jelas candlestick terus menerus lebih rendah daripada sebelumnya, sudah jelas-jelas seluruh indikator berwarna merah, tetapi yang dilakukan adalah buy. Akibatnya ya konyol sendiri, loss yang terjadi (kalau digunakan SL) atau MC (kalau modal yang digunakan sebagai SL :( ).

Entry dilakukan dengan sepenuhnya menggantungkan pada emosi dan bukan pada fakta. Emosi berupa pengharapan bahwa harga akan berbalik arah (yang berlawanan dengan fakta yang ditunjukkan oleh candlestick maupun indikator).

Akibatnya, aturan trading system hanyalah sekedar peraturan belaka tetapi tidak pernah dipatuhi. Seperti halnya diperlihatkan pada gambar paling atas halaman ini, hanyalah sekedar tulisan dan tidak ada kepatuhan. :(

Obatnya mudah, gunakan akal sehat dan logika. Hilangkan pengharapan dan lihat faktanya yang ada di depan mata.

Caranya, uraikan dalam beberapa komponen dan buatlah checklist di kepala apakah sudah menenuhi kriteria.

Apakah si dia memiliki perilaku baik? Apakah si dia memiliki masa depan yang baik? Apakah si dia dapat diterima oleh keluarga?

Kalau seluruhnya jawabannya iya, maka dialah jodoh yang tepat.

Apakah candlestick saat ini lebih tinggi daripada sebelumnya? Apakah kondisi trend saat ini adalah up trend? Apakah indikator sudah berwarna hijau?

Kalau jawabannya iya, maka saat yang tepat untuk melakukan entry buy.

Dengan selalu menggunakan checklist sebelum melakukan entry maka emosi berupa pengharapan akan hilang dengan sendirinya.

Terkecuali Anda adalah tipe yang keras kepala, sudah jelas-jelas tidak sesuai dengan kriteria checklist tetapi masih saja ngotot melakukan entry.

Jangan khawatir kalau Anda adalah tipe keras kepala seperti ini, karena market memiliki obat yang sangat manjur yaitu menghajar Anda berkali-kali dengan loss maupun MC sampai Anda menjadi sadar dengan sendirinya dan akhirnya berkemauan untuk berubah. :))

Sama halnya dalam kehidupan, juga memiliki mekanisme tersendiri yang akan menghajar Anda berkali-kali dengan penderitaan sampai akhirnya Anda sadar dengan sendirinya dan berkemauan untuk berubah untuk hanya melakukan tindakan-tindakan yang baik saja dan meninggalkan hal yang buruk.

Semoga artikel ini dapat menjadi “obat” bagi kebingungan Pak Agung. :)

24 Comments

  1. irfansyah says:

    Nunggu topik baru, hehehe!

  2. irfansyah says:

    Waduh, saya gak tau Pak Anton, saya malah jadi takut salah nulis, jadi silahkan aja menuju TKP Pak,

    • Saya sudah cek, memang benar yang ditulis di FPA (http://www.forexpeacearmy.com/public/review/pepperstone.com). Coba Pak Irfansyah lakukan pengecekan sendiri. Caranya, klik START, kemudian RUN, dan ketik:
      tracert live.pepperstone.com
      atau
      tracert razor.pepperstone.com

      Hasilnya adalah:
      us-live01.mt4tradeserver.com
      axius-mt4-p007a.sccnj04.client.logicworks.net

      • irfansyah says:

        Tadi saya ketik, kok beda Pak, saya cuma angka2 aja ada 18 daftar, terus tidak ada tulisan yg Bapak tulis.
        Apa harus buka mt4 pepperstone? Maaf Pak, gaptek

      • Tidak perlu buka MT4 Pepperstone. Coba lagi, untuk tracert live.pepperstone.com terdapat 19 hop (Pak Irfansyah hanya 1 8) , pada yang terakhir barulah terdapat tulisan us-live01.mt4tradeserver.com. Sedangkan untuk tracert razor.pepperstone.com juga terdapat 19 hop dan pada yang terakhir barulah terdapat tulisan axius-mt4-p007a.sccnj04.client.logicworks.net.

        Hop adalah jaringan komputer yang dilewati oleh data agar dapat sampai ke komputer milik kita. Atau dalam bahasa lebih sederhana, diperlukan perjalanan melewati 19 jalan tol agar data sampai ke komputer kita. Nama jalan tol terakhir (yang ke-19) adalah nama dari jaringan komputer asal sumber data tersebut. Sedangkan nama jalan tol yang pertama adalah nama atau ip address dari komputer yang kita gunakan.

      • irfansyah says:

        Oh yg terakhir to Pak,,
        ok terima kasih Pak, jadi nambah ilmu.
        Berarti semakin besar angka ping m/s broker di mt4, koneksinya jadi makin jauh, lemah dan lambat, benar atau gak Pak?

      • Benar Pak Irfansyah

  3. Kurniawan Supardi says:

    Waduh, untung saya tunda daftar di pepperstone. Padahal tadi siang sudah buka webnya utk daftar. Terima Kasih pak Irfansyah. :)
    Oh iya pak Anton, sebaiknya kalau misalnya saya daftar, sebaiknya buka account apa yah pak? Standar atau yg Razor? :)

    Salam,

    • Sebenarnya sama saja, Standar menggunakan spread sedangkan Razor menggunakan spread dan komisi. Kalau spread dan komisi di Razor tersebut dijumlahkan maka hasilnya akan sama saja dengan spread di Standar. Silahkan Pak Kurniawan perhatikan saja di demonya.

  4. irfansyah says:

    Jadi silent reader aja lah, hehehe

    • Padahal anak saya sudah kangen pengen baca comment-nya Pak Irfansyah :-D

      • irfansyah says:

        Emang komentar saya aneh apa ya Pak?
        Oh ya Pak broker pepperstone di review FPA katanya gak punya kantor Pak alias tidak sesuai di website, dan servernya numpang kalo dari yg saya baca di komentar2nya, mungkin Pak Anton bisa bantu ke TKP!
        Terima kasih banyak Pak

      • Wah, saya baru tahu :-D

      • irfansyah says:

        Yah, saya gak tau itu benar atau gak Pak, hanya mengartikan doang, katanya numpang broker axitrader, saya gak tau proses jalannya sih, jadi gak bisa test

      • Setahu saya, axitrader adalah broker yang lebih baru daripada pepperstone. Kok bisa ya yang lama numpang ke yang baru? Seharusnya khan kebalikannya, yang baru numpang ke yang lama

  5. terimakasih artikelnya bisa mengingatkan kita,,,agr tidak lupa diri.go green pips!!

  6. jadi malu tp pak anton ngak salah memang jujur saya keras kepala malah ini penyakit yang bisa di bilang menyusahkan tapi menguntungkan juga :) jika dipikir lebih dalam lagi jika bukan karena keras kepala saya pasti sudah mundur dari trading? hanya saja saya belum bisa mengendalikannya untuk kedepan PR saya mengendalikan sifat keras kepala. trimakasih pak? :)

    • Pak Agung, yang salah bukanlah pada keras kepalanya tetapi pada latar belakang untuk keras kepala. Kalau keras kepala untuk tetap semangat belajar trading tentunya akan sangat baik karena akan membuat diri Pak Agung menjadi lebih maju. Tetapi kalau keras kepala untuk melawan market atau keras kepala tidak disiplin dengan aturan trading system, tentunya akan merugikan Pak Agung sendiri. Oleh karenanya, yang perlu diperbaiki bukanlah keras kepalanya. Tetapi latar belakang yang mendasari untuk keras kepala. :)

      • Latar belakang yang mendasari keras kepala? tidak mau rugi hanya mau untung saja atau untung untungan itu pak ? biasanya kalau saya sudah jelas salah .
        timbul di pikiran saya untung untungan :) bingung saya pak, tp saya akan coba untuk mengungkapnya , kecuali pak anton mau kasih bocoran :))

      • Rugi adalah bagian dari trading. Belajar untuk mengakui hal ini dan kemudian belajar mengusahakan agar ruginya sekecil mungkin. Sukses dalam trading bukanlah tidak pernah rugi, tetapi mengusahakan labanya selalu lebih besar daripada rugi.
        Untung-untungan adalah pengharapan. Seperti ditulis pada artikel, yang merusak dalam melakukan trading dan akhirnya rugi besar adalah karena adanya pengharapan sehingga mengabaikan apa yang diperlihatkan oleh chart. Belajar hilangkan pengharapan dan hanya lihat apa yang ditampilkan oleh chart. Kalau jelas-jelas salah, exit secepat mungkin agar rugi tetap kecil. Hanya itu resepnya.

  7. Terima Kasih Pak Agus doannya dan sarannya,saya bisa karena berkat pertolongaNya dan KuasaNya.

  8. Hidup itu Indah dan Nikmat hanya pantas disyukuri,hanya saja orang itu selalu berpikir yg sulit-sulit bukan yg mudah-mudah karenanya banyak kesulitan yg menimpa.Hidup hanya 2 pilihan mau sulit mau mudah,mau susah mau senang,mau loss mau profit itu semua hanya pilihan,Allah saja bilang Sesudah kesulitan ada 2 keMudahan,Rasa hidup sebentar senang sebentar susah,sebentar susah sebentar senang,ketika susah percayalah sebentar lagi bakal senang ketika senang jangan lupa diri sebentar lagi akan susah,sebenarnya yg bikin susah manusia adalah ambisi,keinginan,,klw anda lagi susah percayalah jgn bersedih sebentarlagi akan senang,susah dan senang adanya hanya dihati bukan di uang ,dimobil mewah ,rumah mewah percayalah.Rasa senang hanya ada dihati makanya lebih baik senang hati dan selalu Profit,Karena itu semua Bersyukur Membuat Indahnya Hidup dan Penuh Berkah.Buat trader muslim klw anda mau sukses gunakan caraNya,percayalah kuasaNya rutinkan Shalat Dhuha dan shalat Tahajud ,perbanyak Sedekah dan Senangkanlah Hati kedua orang tuamu Pasti Allah SWT akan menolongmu,Bukan sy sombong sy pernah membuat account tersisa $ 53 jadi $6.000 dlm waktu beberapa bulan saja.Semua karena pertolongannya,sekarang sy lagi berproses menuju meraih profit $ 1juta dlm waktu kurang 1 tahun,Mudah-mudahan Allah mengabulkan dan mengizinkan Rizki untuk $ 1juta dollar yg pertama.AmienMohon doanya teman teman dan Pak Anton yg sy kagumi.Salam sukses Luar Biasa

    • agus marianto says:

      wah,,, Pak Rizki hebat,,, ^:)^
      Tutut bahagia melihat sesama Pembaca situs AyoTradeFX ini sudah ada yang bisa konsiten profit. Saya sendiri masih belum bisa konsisten Profit, Di Demo akun Saja masih Loss terus,, :)) jadi saya tidak ingin mencoba memberanikan diri untuk terjun lagi di Live Akun, sama saja saya memberikan uang kepada Broker seperti dulu :-P dari pada seperti itu,mending uang nya saya Sumbangkan saja ke Panti Asuhan, :)

      Saya Doakan Semoga Target Pak Rizki bisa terwujud, [-O<
      oh ya,sekedar saran saja Pak Rizki, jika sudah berhasil jangan pernah lupa sama yang dibawah, masih banyak diluar sana yang memerlukan Uluran Tangan kita.. :) Salam profit..

  9. irfansyah says:

    Wah,,bingung mau komen apa Pak,,sepertinya saya alamin semua, gak kehidupan, gak trading.
    Terima kasih banyak Pak atas pencerahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)