How to become a Trader?

How to become a Trader?

Posted by

Pernah membaca kalimat seperti ini “Trading is business”?

Atau kalimat seperti ini “Trading adalah judi” (Trading is gambling)?

Artikel ini disamping untuk menunjukkan pada Anda semua bagaimana caranya untuk menjadi seorang professional trader, juga untuk menunjukkan apakah sebenarnya trading itu.

Bayangkan bila saat ini Anda memiliki uang 10 juta Rupiah dan menggunakannya sebagai modal untuk melakukan usaha jual beli sepeda motor bekas. Sengaja dicontohkan sepeda motor bekas karena dalam trading forex yang diperdagangkan adalah barang bekas.

Dalam forex trading, yang diperdagangkan adalah mata uang milik negara-negara maju. Mata uang tersebut sudah ada sejak dahulu dan bukanlah barang baru. Berbeda dengan trading saham dimana terkadang terdapat perusahaan-perusahaan yang baru melepaskan sahamnya di bursa. Dalam trading forex yang diperdagangkan hanyalah mata uang itu-itu saja.

Agar dapat berdagang sepeda motor bekas, selain modal yang diperlukan, tentunya Anda juga harus memiliki tempat untuk melakukan jual beli. Tempat inilah yang dinamakan broker.

Broker memperkenankan Anda untuk berhutang kepadanya, bahkan Anda pun diperkenankan untuk memilih berapa besarnya hutang yang diperlukan. Anda dapat berhutang 50 kali lipat dari modal, atau 100 kali lipat, atau 500 kali lipat. Hal inilah yang disebut sebagai margin atau leverage.

Misalkan Anda memilih berhutang 500 kali lipat (leverage 1:500) maka modal Anda yang hanya 10 juta menjadi 5 milyar (10 juta x 500). Dengan leverage 1:500 maka Anda dapat membeli sepeda motor bekas sampai senilai 5 milyar, meskipun modal Anda sebenarnya hanyalah 10 juta Rupiah.

Anda akan dianggap bangkrut apabila mengalami kerugian yang besarnya sama dengan modal.

Misalnya Anda membeli sepeda motor bekas senilai 3 milyar dan setelahnya harga naik sehingga diperoleh laba sebesar 5 juta Rupiah. Maka modal Anda bukan lagi 10 juta, tetapi menjadi 15 juta Rupiah. Sebaliknya bila harga turun sehingga mengalami kerugian 5 juta, maka modal Anda tidak lagi utuh 10 juta. Tetapi berkurang menjadi hanya 5 juta Rupiah akibat adanya kerugian.

Bila saat harga turun dan Anda tetap ngotot tidak segera menjual sepeda motor bekas yang dimiliki pada harga berapapun saat itu (cut loss) maka pada saat modal = kerugian, broker akan mengambil alih paksa seluruh sepeda motor yang Anda miliki (stop out/margin call). Pada saat inilah Anda dianggap bangkrut. :(

Bayangkan seandainya tiap kali Anda membeli sepeda motor dan tidak lama kemudian harga naik, tentunya laba yang dimiliki akan berlipat ganda dan Anda pun akan cepat menjadi kaya raya. Sebaliknya, bila tiap kali Anda membeli dan tidak lama kemudian harga malah turun, tentunya tidak lama kemudian Anda akan cepat bangkrut, apalagi bila tidak dibarengi dengan segera melakukan cut loss.

Tidak hanya dalam forex trading, dalam bisnis sehari-haripun Anda akan cepat kaya raya kalau selalu mampu membeli barang dengan harga murah dan kemudian dapat menjualnya di harga yang lebih tinggi. :)

Oleh karenanya disebut “trading is business”.

Hanya mereka yang memiliki mental pengusaha yang mampu untuk sukses.

Pengusaha sejati paham betul masalah timing. Mereka sabara menunggu sampai harga benar-benar murah dan barulah melakukan pembelian. Mereka pun juga sabar menunggu sampai harga benar-benar mahal barulah dilakukan penjualan.

Mereka juga sadar betul bahwa dalam bisnis masalahnya hanya 2 hal saja yaitu laba atau rugi. Bila melakukan kesalahan maka mereka pun tidak segan-segan melakukan cut loss dengan menjualnya di harga berapapun, yang penting laku sehingga modal dapat berputar kembali.

Nah, sekarang bandingkan dengan yang tidak bermental pengusaha.

Sudah jelas-jelas salah beli karena melakukan pembelian di harga tertinggi dan setelahnya harga turun drastis, tetapi yang dilakukannya bukannya cut loss tetapi malah disayang-sayang dan disimpan. Padahal di sisi lain, broker terus menerus menghitung floating loss yang terjadi. Hal inilah yang sering kali dilupakan, akibatnya pada saat modal = floating loss maka Anda “dipecat” oleh broker dengan margin call.

Sudah jelas-jelas saat ini menjadi pengusaha sepeda motor bekas, tetapi yang dilakukannya tidak terlebih dahulu belajar seluk beluk bisnis sepeda motor bekas. Kebanyakan lebih menyukai terjun langsung tanpa mau bersusah belajar terlebih dahulu. Menggantungkan diri sepenuhnya kepada peruntungan, siapa tahu beruntung terus menerus sehingga dapat cepat kaya raya tanpa harus bersusah payah belajar. :)

Akibat hal ini akhirnya timbul pengertian “Trading adalah judi”.

Definisi dari judi adalah kegiatan yang sepenuhnya menggantungkan pada keberuntungan.

Oleh karenanya, segala sesuatu yang dilakukan tanpa persiapan dan perencanaan yang matang disebut sebagai judi karena menggantungkan sepenuhnya pada peruntungan.

Contoh sederhana, coba Anda menyeberang jalan di depan rumah.

Kalau yang Anda lakukan sebelum menyeberang jalan adalah tengok kanan kiri terlebih dahulu untuk memastikan keadaan telah aman dan baru menyeberang, maka yang dilakukan bukanlah judi. Sebaliknya, kalau yang dilakukan adalah langsung menyeberang jalan tanpa tengok kanan kiri dahulu maka disebut sebagai judi karena sepenuhnya menggantungkan ke peruntungan.

Coba saja Anda lakukan 10 kali menyeberang jalan tanpa terlebih dahulu tengok kanan kiri. Mungkin 1 atau 2 kali Anda selamat, tetapi selebihnya sudah pasti bakal tertabrak :))

Kalau sudah melakukan tengok kanan kiri tetapi tertabrak maka yang perlu diperbaiki adalah fokus mata Anda. Berarti saat melakukan tengok kanan kiri, mata Anda tidak fokus pada yang harusnya diperhatikan. Sudah jelas saat itu ada motor yang melaju di sisi kanan, tetapi mata Anda hanya memperhatikan sisi kiri. Akibatnya, ya tertabrak karena kurang waspada.

Artinya, persiapan dan perencanaan yang dilakukan sebelum menyeberang jalan belum sempurna. Akibat belum sempurna maka motor yang melaju di sisi kanan akhirnya tidak terlihat.

Sebenarnya tidak hanya trading saja yang dapat disebut sebagai judi. Segala hal dalam kehidupan sehari-hari yang dilakukan tanpa persiapan dan perencanaan matang dapat dikatakan judi. Padahal dalam judi, nyaris tidak permah menghasilkan sesuatu yang baik, pada umumnya hasilnya buruk.

Contoh, menikah dengan seseorang yang baru dikenal. Hal ini juga berjudi karena tidak ada persiapan penyesuaian diri dan tidak ada perencanaan seperti apa target masa depan nanti. Biasanya berakhir buruk.

Banyak hal dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dijadikan contoh berjudi.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa berjudi hanyalah dengan cara bermain kartu, bermain dadu, bertaruh, dan berbagai bentuk permainan judi lainnya. Padahal sebenarnya tidak hanya terbatas pada permainan itu saja, segala sesuatu yang dilakukan tidak dengan persiapan dan perencanaan yang matang dapat disebut sebagai berjudi.

Membuka toko, membuat perusahaan baru, yang akhirnya bangkrut dapat disebut sebagai berjudi karena tidak dilakukan dengan dengan persiapan dan perencanaan matang, hanya sekedar mengikuti ajakan teman atau karena emosi pribadi.

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan sebagai berikut:

    • bila ingin hasil baik, pelajari terlebih dahulu segala sesuatunya
    • pahami segala sesuatunya sehingga terbentuk kemampuan diri
    • setelahnya, lakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum terjun ke dalamnya
    • bila sudah terjun, berpikirlah hanya 2 hal yaitu laba atau rugi
    • bila sudah jelas rugi, jangan segan untuk lakukan cut loss

Misalnya, saat ini Anda ingin berusaha dengan membuka warung sate padahal Anda tidak paham bagaimana seluk beluk sate.

Tentunya yang dilakukan bukanlah langsung membuka warung sate (meskipun Anda memiliki modal), tetapi belajar terlebih dahulu. Anda bertanya kesana-kemari tentang sate, mempratekkan sendiri membuat sate di rumah (demo account), sampai akhirnya Anda berhasil membuat sate yang sangat enak dan empuk (menurut pendapat Anda sendiri).

Barulah Anda membuka warung sate (live account), sebagai cara untuk menguji apakah sate buatan Anda memang benar-benar enak dan diminati.

Anda tidaklah langsung membeli warung sate atau menyewa dalam jangka waktu yang lama. Tetapi cukup sewa saja untuk 1-3 bulan untuk menguji terlebih dahulu (lot kecil).

Bila pendapat Anda disetujui oleh pasar, tentunya warung sate akan ramai pengunjung. Sebaliknya, kalau sepi pengunjung maka dapat disimpulkan bahwa selama ini pacar, istri/suami, anak-anak, famili, maupun pembantu di rumah telah berbohong untuk menyenangkan hati Anda. Sate buatan Anda yang jelas-jelas tidak enak, oleh mereka dikatakan enak :))

Kalau warung sepi pengunjung, tentunya kalau mencoba untuk bertahan tetap buka dengan kondisi merugi terus menerus adalah hal yang sangat bodoh. Lama kelamaan kalau yang Anda lakukan seperti ini maka cepat atau lambat modal akan habis. Sehingga cara terbaik adalah menutup warung dan kembali ke rumah untuk melakukan percobaan pembuatan sate ulang (berlatih di demo account).

Begitulah yang harus Anda lakukan, berlatih dahulu di demo account. Setelahnya kalau dirasa sudah yakin 1000% maka dicoba lagi di live account. Kalau belum berhasil, maka balik lagi ke demo account.

Sehingga yang Anda lakukan seperti layaknya seterikaan, maju mundur bolak balik disitu-situ saja yaitu antara demo dan live :))

Sampai pada suatu hari nanti Anda tidak lagi menjadi seterikaan, tetapi berubah menjadi seperti badak, yaitu maju terus menerus dan tidak lagi mengenal kata mundur. :)

Masalahnya, tidak banyak orang yang mampu bertahan menjalani proses seperti seterikaan selama bertahun-tahun.

Kebanyakan putus asa sehingga memutuskan untuk berhenti. Sehingga mereka pun tidak pernah bermetamorfosa menjadi badak.

Itulah kenapa jumlah trader professional sangat sedikit.

Karena sangat sedikit orang yang memiliki mental positif daripada yang memiliki mental negatif. Lebih banyak yang bermental negatif sehingga yang dilakukan saat kesulitan melanda bukannya tambah semangat tetapi justru putus asa.

Meskipun tidak ada data statistik yang mendukung hal ini, tetapi coba perhatikan sekeliling Anda, baca di surat kabar, atau melihat di televisi.

Berapa banyak orang yang mampu menciptakan sesuatu yang berguna untuk orang lain?

Berapa banyak orang yang ikhlas membantu orang lain tanpa pamrih?

Berapa banyak orang yang bersedia berbagi ilmu yang dimilikinya agar yang lain pun dapat menjadi lebih pintar dan maju?

Sangat sedikit bukan :)

Mereka yang bermental positif adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk berpikir sendiri, mampu bertindak sendiri (meskipun ditentang banyak orang), dan mampu menanggung konsekuensi atas tindakan yang dilakukannya juga sendiri.

Coba perhatikan di surat kabar atau televisi, sering kali terdapat berita bahwa pacarnya hamil tetapi si pelaku tidak mau bertangung jawab, malah melarikan diri. Dari hal ini saja sudah jelas terlihat, si pelaku hanyalah mampu berpikir dan bertindak tetapi tidak mampu bertanggung jawab menanggung konsekuensi atas tindakan yang dilakukannya.

Atau contoh lain, bila timbul masalah di pekerjaan atau pergaulan Anda, coba pada saat hal tersebut terjadi yang Anda lakukan adalah berdiam diri dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi.

Pada saat masalah timbul, tidak banyak orang yang bersedia maju ke depan dan mengatakan “saya yang salah” atau mengatakan “mari kita selesaikan bersama-sama, tidak ada yang salah maupun yang benar”. Yang umum terjadi adalah berusaha mencari kambing hitam untuk disalahkan. Akibatnya, masalah makin berlarut-larut.

Berpikir dan bertindak adalah hal yang mudah dilakukan, semua orang mampu melakukannya. Yang tidak semua orang mampu adalah bertanggung jawab menanggung konsekuensi atas tindakan yang dilakukannya. Hanya mereka yang bermental positif saja yang mampu.

Contoh yang sering ditemui dalam trading adalah melakukan entry dengan mudahnya tetapi pada saat ternyata salah dan mengalami floating loss besar, tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya bangkrut sendiri terkena margin call.

Oleh karenanya, selalu tanamkan dalam diri bahwa tiap tindakan yang Anda lakukan selalu memiliki konsekuensi, baik dalam trading maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Cara terbaik adalah menyiapkan diri terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan. Inilah yang disebut dengan persiapan dan perencanaan matang.

Contoh, sebelum membuka warung sate sudah ditentukan terlebih dahulu berapa jumlah kerugian yang mampu ditanggung, misalnya hanya 2 juta. Saat kerugian sudah mencapai jumlah tersebut maka warung langsung ditutup.

Sama halnya dengan trading, persiapkan terlebih dahulu dimana akan melakukan TP (bila konsekuensi baik yang timbul) dan juga dimana melakukan SL (bila konsekuensi buruk yang timbul). Sehingga bila candle bergerak kemanapun, baik atau buruk hasilnya, maka diri kita sudah siap dengan segala konsekuensinya.

Oleh karenanya modal untuk menjadi trader sukses adalah sebagai berikut:

Mental + System + Disiplin = Trader Sukses

 

a. Mental

Seperti yang dijelaskan diatas, hanya mereka yang memiliki mental positif yang dapat sukses, tidak hanya dalam trading tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Mental bukanlah bakat yang diberikan oleh Tuhan, tetapi hasil tempaan. Kalau Anda bergaul dengan yang bermental positif maka lama-kelamaan Anda pun akan memiliki mental yang sama. Demikian pula sebaliknya.

Oleh karenanya saat ini seminar motivasi atau buku tentang motivasi/pola pikir sangatlah laris, karena banyak orang yang menyadari bahwa mental adalah pembentuk segalanya dan merupakan modal utama.

Adanya mental kuat yang dapat membuat Anda bertahan tetap tegak berdiri meskipun badai menerjang, mental jugalah yang membuat Anda mampu bangkit kembali meskipun gagal berkali-kali, mental jugalah yang membuat Anda mampu untuk terus maju menuju tujuan meskipun harus dengan cara merangkak dan tertatih-tatih.

Seperti kata kalimat bijak, bila Anda sangat menginginkan sesuatu maka biasanya keinginan tersebut akan terwujud.

Adanya keinginan tersebut yang akhirna membentuk mental, sehingga tercipta semangat untuk meraih yang diinginkan.

Kalau mental Anda melempem, tentunya baru jatuh sekali saja sudah kapok dan tidak ingin mencoba kembali. Tetapi kalau mental Anda sekeras baja, meskipun sudah jatuh 1000 kali dan telah babak belur tidak karuan, Anda akan tetap maju.

Oleh karenanya, jangan pernah remehkan mental.

Itulah yang nantinya akan membuat Anda menjadi seseorang yang sukses atau menjadi yang gagal.

Apalagi dalam trading yang sulitnya minta ampun, mental adalah modal untuk dapat menempuh segalanya.

Dengan mental sekeras baja maka Anda akan mampu untuk terus menerus maju meskipun telah berkali-kali gagal, berkali-kali mengalami MC. Karena trading tidaklah mudah, prosesnya sangat panjang dan sulit.

Seperti dijelaskan diatas, mereka yang bermental positif adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk berpikir sendiri, mampu bertindak sendiri, dan mampu menanggung konsekuensi sendiri.

Artinya, kemampuan diri sendiri haruslah sangat diyakini. Anda harus sepenuhnya percaya dengan diri Anda sendiri.

Coba perhatikan sekeliling Anda, berapa banyak orang yang mampu melakukan seperti itu.

Yang tidak pernah bertanya, tidak pernah mengeluh, tidak pernah menyalahkan, tetapi yang dilakukannya benar. Bila salah pun maka dia juga diam saja dan berusaha menyelesaikannya sendiri.

Trading memang seperti itu, Anda duduk di depan komputer sendirian. Melakukan analisa sendiri, memutuskan sendiri, dan harus menanggung resikonya sendiri juga tanpa bisa menyalahkan siapapun.

Oleh karenanya, mental adalah segalanya. Kalau mental Anda masih negatif (baca: tidak percaya dengan diri sendiri) maka jangan coba-coba lakukan live trading karena hasilnya pasti loss.

Yang dilakukan dalam trading sangat berlawanan dengan kehidupan sehari-hari.

Sebagai manusia kita terbiasa hidup berkelompok dan menggantungkan diri satu sama lain.

Perhatikan saja, kita suka bertanya kepada yang lebih tahu, melakukan diskusi atau rapat atau meeting untuk menyatukan pendapat maupun tindakan, curhat dan konsultasi ke orang lain kalau mengalami masalah, kalau terjadi kesalahan maka dicarilah kambing hitamnya dan bukannya berkaca, dan berbagai hal lainnya.

Padahal dalam trading, tidak ada tempat bertanya. Baik atau buruk hasilnya, sepenuhnya tergantung pada Anda sendiri.

Karena itu, mulai sekarang kalau ingin menjadi trader, belajarlah untuk percaya dan meyakini diri sendiri terlebih dahulu. Karena itulah modal utama Anda untuk menuju sukses.

 

b. Trading System

Sambil membentuk mental, bentuk juga trading system yang sesuai dengan pola pikir masing-masing.

Pola pikir kita semua berbeda satu dengan yang lainnya, belum tentu trading system yang saya gunakan dapat menghasilkan profit bila Anda gunakan.

Contoh sederhana, kenapa saya terlihat lebih ganteng daripada Anda padahal sama-sama memakai kemeja warna merah :))

Dari hal ini saja sudah terlihat bahwa saya lebih menyukai warna merah karena lebih cocok dengan diri saya, sedangkan Anda sendiri mungkin lebih cocok dengan warna putih. Hasilnya kalau saya memakai warna merah maka menjadi lebih menarik daripada Anda. Sebaliknya kalau warna putih maka Anda akan lebih menarik daripada saya. :)

Masalah warna, makanan, hobby, semuanya berbeda satu sama lain, sehingga sudah terlihat jelas kalau pola pikir satu dengan lainnya berbeda-beda.

Untuk membentuk trading system caranya mudah, ribuan trading system tersedia di internet, baik yang berbayar maupun yang gratis.

Anda tidak perlu membentuk trading system dari nol tetapi gunakan trading system yang sudah ada. Kemudian lakukan modifikasi sedikit untuk menyesuaikan dengan pola pikir yang Anda miliki.

Misalnya pada trading system yang dicopy menggunakan indikator CCI, sedangkan Anda sendiri lebih paham dan menyukai Stochastic. Ganti saja indikator CCI tersebut dengan Stochastic sesuai selera Anda.

Sesuatu yang sesuai dengan selera dan pola pikir Anda sendiri akan memberikan hasil yang lebih baik daripada sesuatu yang Anda tidak paham.

 

c. Disiplin

Bila mental dan trading system sudah siap, maka tahap berikutnya adalah dibentuk kedisplinan.

Yang dimaksud dengan disiplin disini adalah kemampuan untuk mengikuti aturan yang telah ditentukan oleh trading system.

Dahulu saat awal belajar trading, saya bingung dengan kata disiplin ini. Dimana-mana selalu dikatakan bahwa dalam trading yang utama adalah disiplin.

Nah, disiplin terhadap apa coba? :))

Tentunya harus ditentukan aturannya terlebih dahulu, barulah bisa dilakukan disiplin.

Hubungan antara trading system dan disiplin ini dapat diibaratkan seperti sekolah atau kantor.

Yang dibentuk adalah sekolah atau kantornya terlebih dahulu (trading system). Kalau sudah terbentuk, barulah ditentukan aturan-aturannya. Kemudian barulah dibentuk sikap disiplin untuk mengikuti aturan yang telah ditentukan.

 

Penjelasan panjang lebar diatas diatas adalah perihal modal yang diperlukan untuk menjadi seorang trader professional.

Bagaimana tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk menjadi trader professional?

Berikut dibawah ini adalah tahapannya, yang merupakan hasil terjemahan dari sumber aslinya yang berbahasa Inggris hasil kiriman dari Pak Win, disini: Win Comment

Artikel perihal tahapan untuk menjadi trader ini bukanlah artikel baru, sejak bertahun-tahun lalu telah berulang kali diposting di berbagai forum maupun situs trading. Saat awal belajar trading dahulu, berkali-kali saya ketemu dan membaca artikel ini di berbagai forum.

Sebuah artikel yang menggugah semangat dan memberikan inspirasi bagi para calon trader, meskipun nama penulis aslinya tidak pernah diketahui.

Sayangnya, sampai saat ini tidak ada yang bersedia menterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Kebetulan Pak Yulianto meminta untuk diterjemahkan. Sehingga disamping untuk memenuhi permintaan Pak Yulianto, juga agar tulisan ini dapat menjadi lebih lengkap maka artikel bahasa Inggris tersebut diterjemahkan di bawah ini.

 

Terdapat 5 tahapan untuk menjadi trader professional, yaitu:

    • 1. Tidak sadar kalau bodoh (Unconscious Incompetence)
    • 2. Sadar kalau bodoh (Conscious Incompetence)
    • 3. Saat pencerahaan (Eureka Moment)
    • 4. Sadar akan kemampuannya (Conscious Competence)
    • 5. Kemampuan telah tertanam dalam diri (Unconscious Competence)

 

1. Tidak sadar kalau bodoh (Unconscious Incompetence)

Langkah ini merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan bila ingin menjadi trader professional. Anda mengetahui bahwa trading adalah pekerjaan yang memiliki potensi menghasilkan uang banyak, bahkan Anda sering membaca bahwa banyak milyuner adalah orang-orang yang berhasil di bidang ini.

Seperti halnya Anda ingin belajar mengendarai mobil, apa susahnya sih mengemudi? Sama halnya dengan trading, apa susahnya? Harga selalu bergerak naik turun, kalau tidak buy ya sell. Hanya 2 hal itu saja, jadi apanya yang sulit? :)

Anda menganggap enteng belajar mengemudi mobil maupun trading. Awalnya memang demikian, tetapi saat duduk di balik kemudi mobil, barulah Anda sadar kalau ternyata tidak mudah. Anda sama sekali tidak tahu bagaimana caranya mengemudi. Apa gunanya setir? Yang mana perseneling? Apa itu kopling?

Saat pertama kali mengemudi di jalanan, yang Anda lakukan adalah menginjak gas dalam-dalam. Toh mudah :)

Demikian pula saat Anda pertama kali melakukan trading, Anda berusaha melakukan banyak entry dengan jumlah lot besar. Tiap kali market bergerak naik, Anda akan lakukan buy. Saat market berbalik arah, Anda ikut juga balik arah dan melakukan sell.

Kadang kala Anda beruntung dan berhasil memperoleh profit. Justru akibat hal ini makin memperparah keadaan karena membuat Anda makin yakin bahwa trading itu mudah.

Anda akan melipatgandakan modal agar jumlah lot pun dapat dilipatgandakan. Tiap kali mengalami loss, Anda pun melipatgandakan jumlah lot dengan harapan agar memperoleh profit sehingga dapat menutup loss yang sebelumnya terjadi.

Anda lakukan cara ini terus menerus sampai akhirnya sadar sendiri kalau ternyata trading tidaklah mudah.

Pada tahap pertama ini kebanyakan yang terjadi adalah “habis-habisan” terlebih dahulu baru akhirnya menyadari kesalahannya.

Dalam versi bahasa Inggris dijelaskan bahwa tahapan ini berlangsung selama 1-2 minggu.

Tetapi saya tidak sependapat, karena proses ini sepenuhnya tergantung pada kemampuan diri untuk menyadari kesalahan.

Ada yang cepat sadar kalau telah melakukan kesalahan, ada juga yang tidak cepat sadar sehingga yang dilakukannya adalah “ngotot”. Merasa bahwa yang dilakukannya adalah benar sehingga terus menerus melakukannya sampai nantinya sadar sendiri setelah berkali-kali dihajar market.

Sehingga menurut pendapat saya, proses ini dapat berlangsung selama beberapa minggu, beberapa bulan, bahkan sampai bertahun-tahun tergantung pada kemampuan masing-masing apakah segera sadar diri atau tidak.

 

2. Sadar kalau bodoh (Conscious Incompetence)

Akhirnya Anda menyadari kalau ternyata trading tidaklah mudah. Perlu waktu dan proses untuk mempelajarinya.

Anda menyadari bahwa diri Anda belum memiliki keahlian yang cukup untuk menghasilkan profit secara konsisten.

Anda mulai membeli dan mendownload segala macam trading system maupun eBook, menjelajahi website dari Amerika sampai Ukraina, dengan tujuan untuk “berburu” mendapatkan trading system atau indikator yang “sakti” (holy grail).

Dalam tahapan ini yang dilakukan ibarat “penjelajah”. Pindah dari trading system yang satu ke yang lainnya dalam waktu singkat. Saat bertemu dengan indikator baru maka langsung tertarik dan mencobanya dengan harapan indikator tersebut benar-benar “sakti” yang dapat memberikan profit terus menerus.

Anda menguji semua robot (EA) yang ditemui, mencoba-coba garis moving averages, Fibonacci, support & resistance, Pivot, Fractals, Divergence, DMI, ADX, dan segala macamnya dengan harapan segera menemukan trading system “sakti” yang dapat mengubah segalanya.

Anda berusaha untuk selalu benar. Saat mengalami floating loss besar, yang dilakukan bukanlah segera exit tetapi malah menambah lot (averaging). Anda melakukan hal ini karena yakin betul bahwa prediksi yang dilakukan benar. Anda tetap “ngotot” dan tidak mau dikatakan salah.

Anda pun berkonsultasi dengan trader yang sudah professional dan telah konsisten profit. Anda mengajukan jutaan pertanyaan mulai dari hal yang sangat sepele sampai yang rumit. Tetapi tetap saja Anda tidak paham, kenapa mereka bisa profit sedangkan Anda tidak.

Sampai pada akhirnya Anda berkesimpulan sendiri, yang mengatakan dirinya trader professional dan selalu konsisten profit hanyalah sekedar pembohong dan penipu.

Anda sudah belajar keras seperti mereka. Anda juga sudah berusaha sangat serius seperti mereka. Anda pun mengetahui apa yang mereka ketahui. Tetapi kenapa mereka mengatakan mampu konsisten profit sedangkan Anda tidak? Sudah jelas mereka hanya berbohong belaka :))

Dalam tahap ini Anda seperti layaknya ABG, tidak pernah mau mendengar saran. Anda “sibuk” bermain-main dengan pikiran sendiri yang selalu merasa benar. Padahal trader professional yang memberi saran kepada Anda sepenuhnya dengan sukarela dan gratis. Itupun tidak Anda dengarkan sarannya.

Anda merasa bahwa diri Anda lebih tahu segalanya. Anda yakin bahwa yang dilakukan adalah benar. Anda tidak peduli apapun yang disarankan dan tetap keras kepala melakukan trading dengan cara Anda sendiri yang beresiko tinggi karena menggunakan lot besar dan tidak dilengkapi dengan SL.

Tahap ini berlangsung sangat lama.

Meskipun demikian, dari hasil diskusi pengalaman pribadi dengan beberapa trader, tahap ini berlangsung sekitar 1-3 tahun.

Tahap ini juga merupakan puncak dari rasa frustasi.

60% trader baru gagal pada 3 bulan pertama, sedangkan 20% sisanya bertahan sampai setahun.

Hanya 20% lainnya yang mampu bertahan sampai 3 tahun. Meskipun demikian hanya 5%-10% saja yang mampu tetap bertahan lebih dari 3 tahun.

Angka-angka tersebut adalah hasil fakta statistik dan tidak hanya sekedar perkiraan saja.

Tetapi jangan beranggapan bila Anda telah melakukan trading selama 3 tahun kemudian setelahnya segalanya menjadi lebih mudah, sama saja sulitnya. Meskipun mungkin saja terdapat pengecualian yaitu orang-orang yang mampu sukses sebelum 3 tahun tetapi dari fakta yang ditemui, ternyata belum pernah ada.

Bila Anda berhasil tetap mampu bertahan sampai tahap ini maka trading sudah menjadi mendarah daging dalam diri Anda.

Telah mendarah daging dalam diri adalah pemicu untuk masuk ke tahap selanjutnya.

Bagaimana caranya agar trading menjadi mendarah daging dalam diri?

Hanya satu cara, lihat terus menerus chart di monitor (screen time) sebanyak yang mampu Anda lakukan.

Screen time tidaklah tergantikan oleh apapun. Meskipun Anda memiliki guru terbaik di dunia tetapi dalam trading Anda sendirilah yang melakukannya.

Bila dimana-mana Anda selalu memikirkan chart, bahkan sampai bermimpi pun memimpikan chart, maka hal ini menunjukkan bahwa trading sudah MULAI mendarah daging dalam diri Anda. (saya pun kadang kala masih bermimpi chart :)) )

Trading pada dasarnya adalah memecahkan puzzle yang dinamakan chart. Karena yang kita lawan adalah puzzle maka caranya hanya satu, yaitu lihat terus menerus (screen time) sampai akhirnya otak Anda menemukan polanya. (silahkan baca di artikel: Kenapa Trading Tidak Mudah?)

Lakukan screen time ini terus menerus sampai pada suatu hari nanti, tiba-tiba saja tanpa Anda sendiri menyadarinya, akhirnya Anda masuk ke tahap berikutnya yaitu tahap pencerahan (Eureka Moment).

 

3. Saat pencerahaan (Eureka Moment)

Pada akhir tahap kedua, Anda baru menyadari bahwa bukanlah trading system yang membuat adanya perbedaan antara Anda dan trader professional.

Anda baru menyadari bahwa hanya dengan bermodalkan garis moving average sederhana saja maka sudah mampu menghasilkan profit, ASALKAN pola pikir maupun money management yang Anda lakukan benar.

Anda mulai bersemangat membaca segala macam buku yang berkaitan dengan trading psikologi dan berusaha meniru pola pikir yang digambarkan. Pada saat inilah Anda mulai masuk ke dalam tahap pencerahan (Eureka Moment).

Tahap pencerahan ini seperti percikan api yang baru muncul di otak Anda. Percikan inilah yang menimbulkan sebuah korelasi baru di otak Anda.

Anda akhirnya menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi pergerakan market 100% akurat.

Pada tahap ini, Anda akan lebih mendengarkan dan mempercayai diri sendiri.

Anda akan mulai menyendiri dan tidak serepot seperti pada tahap kedua dahulu yang berusaha menjelajah kemana-mana dan bertanya-tanya kepada siapapun.

Anda mulai membangun hanya satu trading system. Trading system ini adalah hasil dari cara Anda memandang pergerakan market. Merupakan pencerminan dari pola pikir Anda sendiri. Anda pun mulai membangun menentukan sendiri batas resiko yang mampu Anda toleransi (risk management).

Anda sangat gembira dalam tahap ini dan tidak sefrustasi seperti halnya dalam tahap 2 dahulu.

Anda mulai membentuk disiplin dalam diri. Hanya melakukan entry saat trading system memberikan sinyal yang benar-benar meyakinkan. Seandainya mengalami loss pun, Anda tidak marah atau dendam karena Anda paham betul bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menebak pergerakan market secara akurat.

Pada saat terjadi floating loss, Anda tanpa ragu maupun sesal akan segera melakukan exit selagi loss masih minimal. Karena Anda tahu betul bahwa trading system yang digunakan memiliki akurasi yang cukup baik. Kalau saat ini loss tidak masalah, toh Anda tahu betul bahwa pada entry berikutnya dapat dengan mudah memperoleh profit.

Bila sebelumnya Anda melihat perolehan tiap entry, maka pada tahap ini tidak. Sebelumnya Anda selalu pusingkan dengan peroleh tiap entry, apakah entry ini dapat 10 pip? Entry itu dapat 50 pip?

Sekarang tidak lagi, Anda hanya melihat perkembangan account. Anda tidak pusing apakah entry saat ini mendapat 100 pip atau 1 pip. Yang penting account selalu berkembang terus.

Anda tidak lagi pusing dengan 1-2 kali loss karena Anda paham betul bahwa loss sesekali dapat terjadi. Anda yakin bahwa trading system yang digunakan mampu memberikan konsisten profit. Sehingga terjadi 1-2 kali loss pun tidak masalah, toh yang penting hasil akhirnya saldo account selalu berkembang terus.

Anda mulai belajar lebih dalam perihal money management dan risk management. Kali Anda benar-benar meyakini bahwa risk management maupun money management adalah segalanya dalam trading (seperti yang sering kali dikatakan oleh Pak Rizki :) ).

Anda akan tersenyum-senyum sendiri karena setahun lalu saat seseorang memberitahu Anda perihal money management Anda tidak mau mendengarkannya.

Tetapi sekarang Anda sudah siap, tidak hanya sekedar mendengarkan saran tersebut tetapi bahkan mempraktekkannya langusng dalam trading yang Anda lakukan. Sekarang Anda sepenuhnya paham bahwa money management diperlukan karena tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi market.

Tahap pencerahan ini akan datang ke diri Anda pada saat Anda telah dapat sepenuhnya mengakui bahwa tidak ada seorang pun yang terus menerus dapat secara akurat memprediksi pergerakan market.

 

4. Sadar akan kemampuannya (Conscious Competence)

Pada tahap ini Anda akan mulai melakukan trading hanya pada saat trading system memberikan sinyal.

Tidak ada lagi beban dalam diri Anda, saat terjadi loss maka dengan mudahnya Anda akan melakukan exit tanpa rasa sesal. Demikian pula pada saat profit. Anda paham betul bahwa trading system yang digunakan mampu memberikan lebih banyak profit daripada loss.

Dalam tahap ini Anda akan selalu brekeven. Hari ini profit tetapi besoknya loss.

Anda mulai trading dengan profit 20 pip, setelahnya loss 35 pip. Anda tidak merasakan apapun karena Anda paham betul bahwa pada kesempatan berikutnya Anda akan mampu melakukan recovery dimana loss saat ini terjadi dapat dengan mudah dikembalikan.

Perlahan-lahan dari yang semula breakeven terus menerus menjadi berubah mulai beranjak naik. Dari yang semula hanya 25 pip dalam seminggu, kemudian naik menjadi 50 pip seminggu, naik lagi menjadi 100 pip seminggu, dan seterusnya.

Anda mulai dihormati oleh trader yang lain. Meskipun demikian, Anda paham betul bahwa perjalanan Anda masih belum tuntas. Anda harus lebih menyempurnakan trading system maupun cara Anda dalam melakukan trading.

Tahap ini berlangsung selama 6 bulan.

 

5. Kemampuan telah tertanam dalam diri (Unconscious Competence)

Tahap inilah yang dimimpikan oleh semua orang yang ingin menjadi trader.

Anda seperti halnya mengendarai mobil, tiap hari duduk di kursi kebesaran di depan monitor dan melakukan trading.

Anda sepenuhnya melakukannya dengan gerak reflek, tanpa perlu banyak berpikir atau analisa lagi. Seperti dalam diri Anda terdapat program auto pilot. Anda melakukan trading dengan hasil 200 pip tanpa emosi apapun seperti halnya Anda memperoleh 1 pip.

Anda telah mencapai puncak tertinggi dari tahapan sebagai trader. Emosi sudah sepenuhnya Anda kuasai dan account Anda pun berkembang dengan pesat.

Trading bukan lagi menjadi hal yang menarik untuk Anda, tetapi justru menjadi sesuatu yang membosankan.

Hal ini adalah umum terjadi bila Anda sangat ahli dalam bidang tersebut atau sudah terbiasa melakukannya. Seperti halnya pekerjaan Anda saat ini, tentunya juga sangat membosankan. Karena Anda melakukannya setiap hari menjadi rutinitas sehingga tidak ada lagi hal baru yang menarik.

Sekarang Anda telah menjadi bintang di chating trading online, semua orang mendengarkan apa yang Anda katakan.

Mereka bertanya dan Anda pun tidak segan-segan memberikan saran terbaik. Tetapi Anda paham betul bahwa tidak semuanya akan mengikuti apa yang Anda sarankan. Saran yang Anda berikan sebenarnya sia-sia karena sangat sedikit yang bersedia mengikuti saran tersebut, tetapi Anda tetap melakukannya dengan tetap memberikan saran terbaik.

Anda seperti melihat diri Anda sendiri beberapa tahun lalu sehingga Anda pun dapat memakluminya. Anda maklum karena Anda pun dahulu melakukan seperti yang mereka lakukan, dahulu tidak pernah mau mendengarkan saran dan bertahan keras kepala.

Anda paham betul bahwa dari sekian banyak orang yang meminta saran, nantinya hanya sedikit saja yang mampu mencapai pada tahapan Anda saat ini. Beberapa orang akan mampu mencapainya dengan lebih cepat, beberapa lainnya akan mencapainya dengan lebih lamban.

Tetapi Anda paham betul bahwa sebagian besar tidak pernah mencapai tahapan ini karena akan banyak berguguran pada tahap 1 dan tahap 2. :(

Dalam tahap ini yang Anda lakukan adalah memaksimalkan profit tanpa menambah resiko. (Kalau belum tahu caranya, silahkan baca artikel: Maximizing Equity)

Trading system yang Anda gunakan tidaklah berubah, sama saja seperti sebelumnya. Tetapi pada tahap ini Anda telah memiliki yang dinamakan “intuisi” di dalam diri Anda.

Sekarang Anda dapat berbangga diri sehingga dapat mengatakan kepada semua orang bahwa “saya adalah seorang forex trader professional”.

Tetapi buat apa repot-repot bersombong diri kepada semua orang dengan cara seperti itu, toh trader hanyalah sekedar pekerjaan. Tidak ada lebih istimewanya dibanding dengan pekerjaan lainnya, sama saja. :)

 

Perlu diingat bahwa hanya 5% yang berhasil sampai ke tahap tertinggi.

Pencapaian ke tahap tertinggi bukanlah dikarenakan lebih jenius atau lebih pintar daripada yang lain.

Tetapi lebih dikarenakan pada :

    • kemampuan untuk bertahan
    • kemampuan untuk mengubah persepsi dan paradigma (pola pikir) pada yang lebih benar

Mereka yang gagal pada umumnya karena terjun dalam trading dengan tujuan untuk cepat kaya raya dan setelahnya memasang kaca mata kuda. Mereka menolak untuk mendengarkan serta mengubah persepsi maupun pola pikir mereka sendiri.

Yang dilakukannya seperti halnya badak, menyeruduk ke satu arah padahal salah arah. Meskipun berkali-kali diberitahu bahwa arahnya salah tetapi tetap saja tidak mau berubah. Mereka inilah yang nantinya termasuk ke dalam golongan yang gagal.

Penulis artikel aslinya dalam bahasa Inggris pun awalnya terjun ke trading didasari dengan tujuan untuk cepat kaya. Tetapi lambat laun akhirnya disadari bahwa forex trading bukanlah jalan CEPAT untuk menjadi kaya, tetapi jalan LAMBAT untuk menjadi kaya.

 

Kalimat yang paling menarik dan yang paling berkesan dari artikel bahasa Inggris ini adalah kalimat berikut ini:

 

If you’re thinking about giving up, I have one piece of advice for you.

Ask yourself the question “how many years would you go to college if you knew for a fact that there was a million dollars a year job at the end of it?

 

Kalimat diatas yang juga memeberi inspirasi maupun semangat bagi saya pribadi beberapa tahun lalu.

Terjemahan bebas dari kalimat diatas adalah seperti ini:

 

Bila saat ini Anda mulai berpkir untuk menyerah, ada sebuah saran sederhana untuk Anda.

Tanya pada diri Anda sendiri pertanyaan ini: “Berapa tahun Anda bersedia mengorbankan diri untuk belajar tekun kalau Anda tahu betul bila setelah lulus nanti dapat menghasilkan jutaan dollar per tahun?”

 

Kalimat diatas adalah benar adanya. Kita semua sudah paham betul bahwa forex trading memiliki potensi tidak terbatas. Menghasilkan jumlah jutaan dollar tidak hanya sekedar mimpi, tetapi dapat diwujudkan.

Coba kita hitung sendiri disini, misalnya digunakan 1 lot dan perharinya menghasilkan 50 pip, maka 1 hari adalah $500. Bila dikali dengan 20 hari maka dalam sebulan adalah $10.000.

Kalau lot ditingkatkan menjadi 10 lot maka akan dihasilkan $100.000 perbulan. Kalikan dengan 12 bulan maka hasilnya adalah $1,2 juta per tahun. Itu kalau hanya menggunakan 10 lot, coba kalau 100 lot maka akan dihasilkan $12 juta per tahun atau sekitar 120 milyar Rupiah per tahun.

Nah, coba pikir lagi sekarang.

Daripada capek-capek kuliah selama 5 tahun dan setelahnya menjadi pengangguran tentunya lebih baik selama 5 tahun digunakan untuk belajar forex trading yang sudah jelas hasilnya akan mengalahkan gaji dari pekerjaan apapun :)

Atau kalau pekerjaan saat ini tidak memberikan jaminan masa depan yang lebih baik, buat apa Anda teruskan sampai tua dan pensiun. Tentunya lebih baik mulai saat ini belajar forex trading sambil tetap bekerja, agar nantinya masa depan lebih baik dapat dimiliki. Pada saat mulai konsisten profit maka dengan berbusung dada Anda tinggal menghadap pimpinan untuk mengajukan surat pengunduran diri. :)

Masa depan Anda tergantung pada upaya yang Anda lakukan saat ini.

Jangan pernah berpikir perihal jalan pintas karena tidak ada.

Anda harus melalui 5 tahap diatas terlebih dahulu barulah akhirnya sukses dapat diperoleh.

Seperti halnya dalam kehidupan ini, tidak mungkin bukan Anda tiba-tiba dari bayi langsung menjadi dewasa? :)

53 Comments

  1. Tidak terasa, tahun silih berganti, namun harapan tetap sama, xixixi

  2. Apa yg dialami Pak Reinaldy, saya rasakan juga saat ini, jadi makin penasaran nunggu artikel baru Pak Anton :)

    • Wah,,, Sekarang situs ini semakin ramai saja nih Pak Anton,
      sudah ada kaum hawa yang masuk jajaran pembaca situs ini yang notebane hanya kaum batangan,,, :-D
      Salam Kenal Bu Nita,, ;;)

      • salam kenal Pak Agus, seandainya dari dulu tahu situs ini, pasti bodohnya saya nggak kelamaan :) Pengen belajar banyak dari Pak Anton, Pak Agus, & semua teman yg ada disini.

      • Tidak apalah Bu Nita, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali :-D
        Ya kalau berbagi pengalaman bisa lah,kalau untuk belajar, kita semua disini sama-sama belajar sama Pak Anton :)

  3. reinaldy says:

    Selamat malam Pak Anton,
    Perkenalkan saya Reinaldy, saya salah satu murid Bapak yang selalu menyimak pelajaran Bapak walau lebih sering duduk di bangku belakang, mungkin Bapak lupa sama saya jadi saya kenalkan lg diri saya.. :)

    Seperti yang Pak Anton sarankan dulu kepada saya, untuk membaca semua artikel yang ada di web Bapak ini, Jujur saat ini saya sudah membaca hampir semua yang Bapak tulis dari blog andromedatrading sampai ke web ayotradefx ini.

    Dan artikel inilah artikel Bapak yang pertama kali saya baca ketika saya pertama kali menemukan web ini, saya lupa waktu itu keyword apa yang saya ketik di google..
    waktu itu mungkin sekitar 4 bulan yang lalu. Saat itu saya sadar bahwa saya sudah melewati tahapan pertama seperti yang ditulis dalam artikel ini untuk menjadi seorang trader profesional yaitu “Tidak sadar kalau bodoh (tahap 1)” dan saat itu saya juga sadar bahwa saya sedang berada pada tahapan Sadar kalau bodoh (tahap 2) makanya saya sampai menemukan web Bapak.. :)
    Seperti yang Bapak jelaskan, pada tahap ini saya mencoba2 mempelajari berbagai macam indikator mencoba mengkombinasikan nya, dan mempelajari berbagai sistem trading yang saya temukan di internet maupun di beberapa buku..

    Entah kenapa sampai saat ini pencerahan(tahap 3) itu belum datang juga, saya merasa bahwa saya sudah cukup belajar keras, sudah banyak akun demo yang saya buat dan saya habiskan, bahkan saya memutuskan untuk tidak berusaha mencari kerja supaya bisa memiliki lebih banyak waktu dan bisa berkonsentrasi untuk belajar forex, walaupun banyak orang yang menentang dan meremehkan keputusan saya, saya tetap yakin bahwa saya sudah berada di jalur yang benar, saya berada di jalan yang memang saya sukai, bukan kah itu hal yang paling penting untuk menjadi sukses, dan suatu saat saya yakin akan berhasil menjadi trader yang sukses di dunia trading ini..

    yang ingin saya tanyakan adalah apakah memang benar bahwa tahapan yang ke 2 ini akan berlangsung lama, bisa sampai 1-3 tahun lamanya bahkan mungkin bisa menjadi lebih lama lagi? jika memang benar seperti itu berarti pilihan saya untuk tidak mencari pekerjaan sekarang berarti bukan pilihan yang tepat?
    Kira-kira mungkinkah saya dan teman2 lainnya bisa mepercepat proses mendapatkan pencerahan ini?

    Seperti yang bapak katakan, rumus untuk menjadi trader sukses adalah
    MENTAL + SISTEM + DISIPLIN = TRADER SUKSES
    saya merasa bahwa menemukan sebuah SISTEM yang baik dan benar itu yang paling sulit diantara ke tiga hal yang ada pada formula di atas, apakah benar yang saya rasa itu pak?

    saya percaya memang benar ada ratusan bahkan mungkin ribuan sistem trading, saya juga percaya bahwa tidak semua sistem tersebut mampu menghasilkan profit apalagi profit dalam jangka panjang, dan jika ternyata keyakinan saya salah dan kenyataan yang benar adalah semua sistem trading itu mampu menghasilkan profit, saya tetap percaya bahwa profit yang dihasilkan tiap sistem itu tidak lah sama, ini perihal akurasi, tiap sistem yang berbeda pasti berbeda juga akurasinya..
    Tapi rasanya keyakinan saya tidaklah salah bahwa tidak semua sistem yang yang ada mampu profit terutama untuk jangka panjang, kenyataan nya ada sedikit sekali EA yang mampu menghasilkan profit, bukankah dalam tiap2 EA ditanamkan logika2 yang bersal dari suatu sistem trading.

    lalu permasalahan nya adalah bagaimana menemukan suatu sistem yang baik diantara ratusan bahkan ribuan sistem tersebut, mungkin jawaban yang paling benar adalah saya harus mencoba semuanya hingga menemukan beberapa yang baik diantara yang lain nya atau bahkan mencoba membuat sistem trading sendiri, dan itulah yang saya lakukan selama ini yang membuat saya mulai mengerti mengapa tahapan ini menjadi yang paling lama dan berat diantara yang lainnya.
    tapi setelah saya pikir2, kira2 benarkah itu yang harus saya dan pemula lainya lakukan?? apakah saya harus mencoba semuanya? apakah saya harus menemukan ratusan bahkan ribuan kesalahan dulu untuk tau yang benar??
    apakah saya harus jatuh dulu pada lubang-lubang yang yang pernah dijatuhi juga oleh mereka yang telah melalui jalan panjang menuju sukses untuk bisa sampai pada tujuan seperti mereka?
    saya tau dan yakin bahwa saya sanggup untuk terjatuh pada lubang2 itu, dan bahkan saya sanggup terjatuh lebih banyak lagi. namun jika itu membutuhkan waktu yang lama akan menjadi terasa sangat berat bagi saya yang sudah memutuskan untuk tidak mencari pekerjaan.
    sehingga lagi2 saya bertanya pada diri saya apakah itu satu-satu nya cara untuk sampai pada tujuan? mengapa saya tidak bertanya saja pada mereka yang bijak yang telah melalui jalan itu di mana saja letak lubang-lubang nya, sehingga saya bisa menghindarinya dan bisa mencapai tujuan dengan lebih cepat.

    Kembali ke masalah trading sistem tadi,
    jujur saya masih percaya bahwa ada satu atau mungkin beberapa trading sistem yang lebih baik dibanding yang lainnya, atau dalam bahasa lain saya masih percaya bahwa sistem trading sakti itu ada,
    untuk yang benar-benar sakti hingga memilki akurasi 100% mungkin tidak ada,
    tetapi setidak nya mampu konsisten profit itu sudah sakti menurut saya..

    Bapak selalu menyarankan kepada kami untuk menemukan sistem trading yang cocok dengan diri kami masing-masing.
    Tapi rasanya bukankah lebih baik dan lebih muda jika kita saja yang berusaha mencocokan diri kita dengan sistem trading yang terbukti profit dibandingkan kita mencari yang cocok tapi tidak menghasilkan profit, bukan kah tujuan akhir kita adalah profit lagi pula bapak juga pernah mengatakan untuk apa mencoba menemukan bentuk roda baru, toh sudah ada bentuk lama yang terbukti sangat baik..

    akhirnya saya memutuskan untuk membaca semua artikel yang pernah Bapak tulis dan berharap menemukan suatu sistem yang baik yang terbukti konsisten profit yang Bapak gunakan dan berusa mencoba untuk mencocokan diri dengan sistem tersebut.
    Mungkin di awal-awal penggunaan nya saya tidak menghasilkan profit seperti yang Bapak hasilkan bahkan mungkin malah loss, mungkin juga tidak memiliki akurasi sebaik yang Bapak miliki.
    Tetapi setidak nya ada satu hal yang saya ketahui dan saya yakini kebenaran nya yaitu bahwa Sistem yang saya gunakan sudah benar dan saya yang menggunakan nya yang salah, sehingga fokus saya kedepannya ialah bagaimana memperbaiki diri saya sehingga mampu berkolaborasi dengan sistemnya sehingga mampu menghasilkan akurasi dan profit yang baik, tidak lagi bergonta ganti sistem dan mencoba mencari yang mana yang baik diantara banyak yang tidak baik..

    Dan sampailah saya pada artikel Bapak yang berjudul “Trading Balance”, di artikel itu terdapat sedikit gambaran umum yang Bapak beritahukan mengenai trading sistem Bapak..
    pada mulanya saya tidak ingin dan merasa malu menanyakan trading sistem yang Bapak gunakan, Namun setelah saya pikir-pikir lagi untuk apa saya merasa malu dalam mencari ilmu, toh kenyataan nya ilmu itu memang sangat lah mahal, bagaimana saya bisa mendapat kan nya jika rasa malu saja tidak berani saya korbankan..

    Akhirnya dengan segala kerendahan hati murid mohon maaf yang sebesar-besar nya jika saat ini murid sudah lancang menanyakan tentang trading sistem yang Pak Guru gunakan..
    Jika Pak guru berkenan, izinkan murid-murid di sini menjadi The Turtles nya Pak Anton..

    • Pak Reinaldy, terima kasih telah bersedia bersusah payah menulis komentar yang sedemikian panjang lebar. :)

      Tentunya untuk menjawabnya tidak dapat hanya dengan menggunakan kolom komentar ini. Nanti pada hari Sabtu atau Minggu akan saya tulis sebuah artikel yang menjawab seluruh pertanyaan Pak Reinaldy.

      • ijin nyimak… jawaban hari sabtu dan minggu

      • Kurniawan says:

        Wah ternyata banyak yg menunggu artikelnya pak termasuk saya pak :-P
        Soalnya minggu kemaren puasa artikel pak :-D

      • cup….cup…cup….
        Sudah,sudah,,,, yang sabar ya Nak,, Besok di posting kok,,, :)) :-P
        Rasa nya ada yang kurang ya jika diakhir pekan saat-saat kita beristrahaat dari hiruk pikuk pergerakan market, tidak ada artikel dari Pak Guru.. :)

      • Kurniawan says:

        Iya betul itu pak Agus. Kek orang lagi puasa :))

    • irfansyah says:

      Pertanyaan Pak Reinaldi hampir sama seperti saya dulu, namun alhamdulilah sekarang pikiran saya telah menerima apa yg Pak Anton jelaskan adalah suatu kebenaran yg memang harus dilakukan.

    • Sepertinya langkah pak Reinaldy terlalu tergesa – gesa untuk tidak mencari pekerjaan lagi dan hanya fokus di Trading
      Kalau pengalaman pribadi saya, pada waktu liburan seperti liburan Idul Fitri kemarin kita dapat libur sekitar 2 minggu.
      saya mencoba selama 2 minggu fokus untuk trading untuk menguji kemampuan saya. dan alhamdulillah Idul Fitrinya hari minggu :)
      ternyata hasilnya satu minggu pertama naik, minggu berikutnya kembali ke modal awal :-P
      Kalau saran saya, tetaplah mencari pekerjaan yang lain, kan jam – jam trading yang bagus dari sore sampai malam saja.
      Kalau saya menyimak artikel demi artikel sebetulnya seperti kita membaca chart, kalau dalam permainan anak-anak “menyusun puzzel”
      kalau kita bisa menyatukan artikel demi artikel di situs ini Insya Allah akan terbuka gambaran tentang trading forex dan kita juga akan lebih mudah membaca chart.
      Walau saat ini saya juga kesulitan membaca chat kalau sudah keluar dari jalur gambaran saya….
      Tetap semangat pak Reinaldy kami juga menunggu hari Sabtu dan Minggu untuk artikel terbaru Pak Anton :)

      • reinaldy says:

        Terimakasih banyak untuk saran nya Pak Iwan :) :)

        Iya, kita sama menunggu artikel Pak Anton hari sabtu dan minggu nanti.. :)

  4. irfansyah says:

    Buka chart sambil mendengarkan tembang Only God Knows Why dari Kid Rock melalui headset dan ditemani secangkir kopi item kapal api serta 1 bungkus dji sam soe,,mencoba mengembalikan fokus yg hilang, meregangkan jiwa yg tegang, akibat kekhawatiran akan kepastian masa depan sehingga menimbulkan suatu kesadaran, ini lah masa depanku, di depan chart inilah masa depanku berada untuk 4 – 5 tahun mendatang, oleh karena itu persiapkanlah kemampuan (pengalaman, strategi, psikologi) dan keuangan yg memadai untuk membuatnya menjadi nyata dan tidak hanya sekedar sebuah angan2 belaka.

    Terima kasih banyak Pak Anton atas artikel2 yg Bapak berikan, mungkin baru sekarang saya menyadarinya dengan sepenuh hati.

    Semoga Tuhan membalas kebaikan dan memberkati Pak Anton & Keluarga.
    Amin

  5. Terima Kasih Ya Allah atas profit yg telah engkau berikan sampai saat ini,Terima Kasih,Terima Kasih.

  6. irfansyah says:

    Saya pengen tau seberapa besar kemampuan saya, sehingga seandainya saya nemu rejeki ntah dari mana, saya gak akan seperti dulu Pak, maklum Pak usia saya sekarang menuntut saya harus punya penghasilan, jadi lah mungkin 1 bulan ini mau test dah seperti duit asli, atau trading secara baik

  7. irfansyah says:

    Wah, kayanya udah lemes Pak, karena memang yg diincar hadiahnya sih, jadi strateginya rada dipaksakan.
    Oh ya Pak, sepertinya saya mau terjun ke dunia kerja lagi Pak, ya moga aja dapet yg rada bgus, saya tidak bisa membiarkan belajar trading tanpa penghasilan, sekuat2ny kuping nahan omongan orang, panas juga akhirnya.
    Walau tidak selamanya, namun sekarang mutlak diperlukan Pak agar saya semangat belajarnya karena ada pandangan live account kedepan, apalagi deposit makin besar, dan trading style saya yg udah co2k, soft scalping,, jadi semakin sadar saya akan membutuhkan budget banyak untuk menghidupi karir trading saya.
    Terima kasih Pak atas kesediaannya membantu saya selama ini secara ikhlas dan sukarela.
    Semoga Tuhan memberkati Pak Anton & Keluarga.
    Amin

    • Hidup sebenarnya adalah pilihan, kalau pilihan tersebut merupakan yang terbaik bagi masa depan Pak Irfansyah, ya silahkan. :)

      Hari pertama kontes, emosi maupun semangat Pak Irfansyah sangat baik, disiplin cepat exit (meskipun loss), tidak menggantungkan pada pengharapan (emosi), dan disiplin terhadap SL maksimal 15 pip.

      Tetapi pada hari kedua, emosi Pak Irfansyah berubah drastis. Mungkin akibat terlalu PD dengan hasil hari pertama sehingga Pak Irfansyah sangat yakin prediksinya akan selalu benar. Sehingga pada hari kedua, Pak Irfansyah menggantungkan diri sepenuhnya kepada pengharapan.

      Contoh pertama seperti ini: “kirain ada insider info sebelum boe confrence kok bearish, gak sideway, eh salah taunya!”

      Hari kedua menggantungkan dengan persepsi (harapan) sehingga berbeda jauh dengan hari pertama yang sepenuhnya mengandalkan ke chart. Meskipun indikator mengatakan sebaliknya, tetapi emosi Pak Irfansyah lebih kuat sehingga ngotot tetap bertahan dengan membesarkan SL. Akibatnya, loss yang terjadi di hari kedua menjadi lebih dari seharusnya yang maksimal 15 pip. Itulah yang membuat Pak Irfansyah gugur :(

      Masalah utama Pak Irfansyah bukanlah di analisa (toh hari pertama sangat baik), tetapi pada kemampuan untuk mempertahankan emosi tetap konsisten stabil.

      • irfansyah says:

        Ya sih Pak, gara2 1 ksalahn, rusak semua dah, ya bertahap lah Pak.
        Mggu depan jg mau demo lagi, konsistensi dgn strategi, d vantage dgn modal 10.000, volume 1 lot (1000$ dg volume 0,1 lot).
        Bner2 mau test kemampuan sndri sbrpa bsar.

    • agus marianto says:

      Selamat Pak Irfansyah >:D<
      Sekarang Anda sudah menyadari jika anda masih "Belum" bisa sepenuhnya hidup bergantung pada Trading,. ini tandanya anda lebih maju selangkah demi selangkah kedepan. anda sudah menyadari bahwa sampai sekarang, inilah hasil yang anda dapatkan,.

      Benar sekali yang dikatakan Pak Anton bahwa "Hidup adalah pilihan", pilihan itu sepenuhnya ada ditangan anda. karena dulu saya juga sama seperti anda,tetap ngotot untuk bergantung pada Trading,sampai suatu waktu saya dipertemukan dengan Blog andromedatrading, pada saat itulah saya baru menyadari bahwa saya masih belum bisa hidup bergantung pada trading, :)) dan bukan pilihan yang tepat jika saya masih bertahan dengan pikiran seperti itu,.

      Market forex itu 24 jam dalam sehari, jadi walau nanti Pak Irfan punya pekerjaan lain. toh pasti ada waktu diluar jam kerja yang bisa Pak Irfansyah gunakan untuk Trading.

      saya Pikir mungkin Pak Irfan juga selalu buka chart forex setiap harinya, seolah tiada hari tanpa forex, jika memang seperti itu. saat anda mulai punya pekerjaan lain nanti, Awalnya memang sulit untuk tidak kepikiran sama forex, tetapi lama kelamaan pasti dengan sendirinya pikiran itu pudar,, jadi pada saat itu nanti pikiran Pak Irfansyah secara otomatis bisa membagi waktu antara waktu untuk memikirkan pekerjaan di dunia nyata dan waktu untuk memikirkan Trading Forex…

      Suatu Saat nanti, saya yakin pak Irfansyah dan para pembaca setia AyoTradeFX ini bisa menjadi trader sukses, asalkan kita semua giat belajar, mampu bertahan, dan mau mendengarkan Nasehat Guru kita Pak Anton :)

      Sukses ya Pak irfansyah, semoga komentar saya dapat membantu,,

      Salam

      Agus Marianto

      • irfansyah says:

        Ok terima kasih banyak Pak Agus atas sarannya, memang benar seperti itu, masih terlalu dini untuk menggantungkan nasib pada trading.
        Memang sih, selain potensinya besar, saya juga tertarik karena fleksibelnya, karena terus terang saya pengen hidup di jawa tengah, jogja solo semarang, bukan di jakarta, mungkin itu salah 1 motivasinya,
        terima kasih Pak Agus

  8. Oke deh Pak Anton Terima Kasih tdk apa-apa Pak saya juga udah bisa ngebayangin Bp feelingnya udah mantap Bp reflek aja ya Pak Mantap !!!

  9. Oke Pak Anton Terima Kasih akan saya pelajari dulu didemo,maaf Pak Anton sy kalau entry di H1 apakah kekuatan trend di semua time frame atau cukup M30,H1,H4,D1,W1dan Monthly mohon sarannya Pak,saya biasa ambil TP minimal 23 pip sampai 70 pip apakah cukup discalping ambil 10 pip aja berulang ulang atau cukup 5 pip aja Pak,apakah setiap entry di Stop Loss digeser ke harga op terus dibiarakan aja atau gimana ya Pak sebaiknya.Terima Kasih.

  10. Terima Kasih Pak infonya,Pak tolong dong ajarin maxzimaiting equity sy terus terang kagum sama Pak Anton bisa dalam beberapa jam bisa 200% lebih,Pak kapan averaging profit apakah setiap kalau eur/usd klw mini udah flooting profit 33 pip jadi margin nya udah nol terus entry lagi kasih tahu ya Pak soalnya sy lagi dikejar…Tolong Ya Pak.Terima Kasih

    • Pak Rizki harus belajar terlebih dahulu perihal kekuatan trend, syarat untuk melakukan maximizing equity haruslah didukung dengan adanya trend yang kuat dimana penambahan lot dilakukan saat terjadi retrace. Coba terlebih dahulu di demo, jangan terburu nafsu langsung di live, karena kalau salah akibatnya bisa fatal.

  11. Untuk Pak Rizki yang penasaran dengan trader saham tersebut, berikut adalah link Facebook dan sekelumit cerita perihal beliau:
    http://www.facebook.com/pages/Vier-Jamal-Ahmad/48765479190
    http://bisnis.vivanews.com/news/read/21112-vierjamal__pernah_bangkrut_12_tahun_lalu
    http://vierjamal.blogspot.com/

  12. Komentar ini sengaja dialihkan kesini dari link sebelumnya (comment) agar lebih “pas” dengan artikelnya.

    Trading apapun memang jalan menuju kaya raya. Tidak dalam waktu singkat. Perlahan tapi pasti, asalkan tahan dengan “cobaan”-nya yang ampun-ampunan :)

    Agar tambah semangat, silahkan buka blog dibawah ini.
    http://vierjamal.blogspot.com/2010/08/dream-kenyataan.html
    http://vierjamal.blogspot.com/2010/04/sentul.html

    Beliau ini trader saham dimana dalam trading saham memerlukan modal yang jauh lebih besar dan pergerakan harganya pun jauh lebih lamban daripada forex. Tetapi akhirnya beliau sukses meskipun sebelumnya sempat bangkrut dan miskin selama 12 tahun. Perhatikan saja foto-foto mobilnya, Ferari-nya banyak, ada juga Porsche, Maseratti, dll

    Nah, apalagi forex yang modalnya perlu sedikit, jumlah dana berputar tiap hari sekitar 1000 kali lipat saham Indonesia, dan pergerakan harganya pun jauh lebih kencang daripada saham. Tentu saja trading forex dapat membuat kita semua kaya raya asalkan berkemauan keras :)

  13. ck..ck.cck.cck. salut buat bapak n team ayotradefx.com mohon ijin untuk copy artikelnya untuk di taroh di blog saya. tentunya sumbernya akan tertulis di blog saya.
    Dengan membaca artikel ini orang yang awam dunia forex akan langsung ngeh n mengerti tentang resiko sebenarnya dari forex.
    sukses buat bapak n team ayotradefx.com salam juga buat bapak ary..saya banyak dapat pelajaran dari blognya terdahulu.. :)

    • The_bocank says:

      Pak gedemuliawan, Pak Anton bekerja sendirian tidak punya tim seperti perihalnya website forex lainnya.

      Oh ya, Pak Ari dan Pak Anton adalah orang yang sama, mungkin kalau tidak salah Pak gedemuliawan bisa melihat artikel awal Januari-an yang membahas tentang Pak Ari dan Pak Anton.

    • Wah, tumben Pak Gede berkomentar, sudah lama sekali :-D

      Yang mengerjakan semua ini bukan tim, sejak dahulu waktu di Andromeda-Trading sudah sendirian. Penjelasannya dapat dibaca di artikel ini: Human Proxy.

      Bedanya kalau sekarang di situs ini ditambah dengan berita agar para pembaca menjadi lebih “melek” fundamental dan situasi market. Untungnya yang mengerjakan berita ini adalah robot sehingga tidak capek dan tidak menyita waktu (tidak hanya forex saja yang dapat menggunakan EA, website pun bisa :)) ). Tiap 1 jam sekali robot akan otomatis bekerja sendiri mengambil berita-berita terbaru dari berbagai sumber untuk ditampilkan di situs ini.

      Tetapi untuk artikel-artikel tidak bisa menggunakan robot, terpaksa harus tetap mengarang sendiri. :(
      Oleh karenanya penambahan artikel selalu dilakukan hanya pada Sabtu Minggu.

      Yang menggembirakan, sejak minggu lalu Pak Aras bersedia gabung untuk turut serta membantu. Dapat dilihat disini: About us :)

      Silahkan bila Pak Gede ingin meng-copy artikel-artikel yang ada. Artikel-artikel tersebut memang ditujukan agar yang awam dapat lebih paham perihal dunia trading. Hanya saja, mohon dicantumkan link menuju artikel aslinya agar yang membaca dapat dengan mudah menelusurinya dikarenakan terkadang terdapat artikel yang tidak berdiri sendiri.

      Terima kasih juga atas pujiannya :)

      • wah..baru baca link human proxy baru ngeh semua..ternyata selama ini saya berhubungan dengan bapak anton.saya jadi cengar-cengir sendiri neh.
        terimakasih banyak atas ilmunya selama ini pak..
        sukses selalu buat bapak

  14. saya mau tanya ne pak? untuk uji coba trading system kira kira butuh berapa lama ,saat ini saya sudah menggunakan selama 3 minggu alhamdhulillah dapet ngeracik sendiri :) . uji coba account demo balance $1046 berkembang menjadi $7727 .floating dibawah 15 pips.
    pertanyaan kedua untuk menyemprunakannya apa saja langkah langkah yang harus saya lakukan. ?
    lalu apakah ini bisa di sebut trading system?

    • Sampai 3 bulan, kalau Pak Agung berhasil terus menerus profit dan tidak MC selama 3 bulan maka sudah siap untuk live trading. Tetapi saat nanti live trading jangan terlalu bernafsu dan terlalu PD, gunakan lot kecil dahulu. Demo trading dan live trading meskipun pergerakan candle-nya sama saja tetapi memiliki perbedaan psikologis, sehingga perlu proses membiasakan diri dahulu, paling tidak selama 1 bulan.

      Kalau saat ini telah berhasil bertahan profit selama 3 minggu maka yang digunakan adalah trading system yang cocok untuk diri Pak Agung. Menyempurnakannya mudah, usahakan salah entry minimal dan TP pun maksimal. Sehingga lama kelamaan trading system tersebut memiliki kriteria low risk high profit.

      • wow keren jika bisa low risk high profit , seperti ketika saya melihat acara di jack tv tentang Low risk high return trimakasih banyak :)

  15. Iwan Martha says:

    cerita warung sate itu teringat saya yang ingin membuka usaha di tempat yang saya prediksi akan laku, tetapi karena di tempat tersebut sudah tidak ada space lagi untuk saya maka saya menunda untuk usaha itu, tetapi temen2 berkata “kalau nggak action kapan suksesnya” saya cuman nyengir saja sambil membatin “emang mau ikut nyumbang kalau rugi nanti” :?
    kalau di trading saya lebih memilih untuk tidak trading saat perasaan tidak bagus atau tidak yakin dengan analisa saya

  16. Siap Pak,,saya fokus pada trading contest besok sebagai tolak ukur, hanya berbeda pemakaian lot saja karena modal awalnya 50.000$.
    Walaupun gak menang tapi misalnya hasilnya bagus, wah jadi senjata saya kelak nanti.
    Terima Kasih Pak Anton

    • The_bocank says:

      Pak Ipang, apa cuma di terminal FXCM saya saja yang tidak terlihat chartnya atau punya Pak Ipang Juga ya? (atau menunggu waktunya trading contest baru ada chart (market watch))

      • Pak bocank,
        saya belum menggunakan user & password yg diberikan, jadi pake user demo buat sendiri, mungkin seperti itu kali hingga contest dibuka.
        Tapi ada 1 yg aneh, kok terminal mt4 saya gak ada kolom news ya, padahal MT4nya online download alias pas instal langsung download komponennya, aneh kok ada cacat?

      • Kalau kolom news di MT4 tidak ada maka dapat diartikan bahwa broker tersebut melakukan penghematan dengan tidak berlangganan news feed :(

      • Gimana mau ngasih hadiah 5000$ buat 1st & 2nd?
        Lha wong langganan aja gak mampu, parah!

      • Tapi pepperstone kok juga gak ada kolom news ya Pak Anton?
        Apa memang MT4 yg sekarang modelnya begitu ya Pak, karena online download semua!
        Namun file master mt4.exe dari vantage, nordfx, gomarkets yg saya download offline jaman dulu, masih ada news nya. Jadi apa memang brokernya atau dari metaquotesnya?
        Terima kasih Pak

      • Sebagai uji coba, saya download MT4 dari sini: http://www.vantagefx.com/vfx4setup.exe
        Ternyata memang tanpa news, berarti MT4 sejak build 419 oleh Metaquotes dihilangkan fitur news-nya.
        Saya juga baru nyadar karena yang saya gunakan pun sama dengan Pak Irfansyah yaitu hasil download jaman dulu hanya di update menjadi build 419.

      • irfansyah says:

        Yah, saya jadi punya dosa sama fxcm karna udah nuduh yg nggak2, hahaha!!!

      • Tidak apa-apa, justru itu yang benar. Kalau berkaitan dengan broker memang harus berpikir negatif duluan agar tidak mudah dibodohi dan diakalin :)

  17. Kunci Sukses Trading Forex menurut sy hanya Money Management/Management Resiko .

  18. Wah baru level 1 ne, gak mau sadar kalo bodoh.
    Bertahun2 lagi ya, amsyong!!!
    Maaf ya Pak ganti nama, semua manggil saya nama itu, mungkin hanya 1-2 orang yg manggil irfansyah, hahaha

    • Pak Irfansyah, Pak Yulianto, Pak Agung, maupun para pembaca lain situs ini bukanlah berada pada level 1. Tetapi yang benar adalah berada di level 2. Banyak juga yang tidak lolos dari level 1, yaitu begitu paham kalau trading ternyata sulit maka langsung berhenti. Tidak memiliki keinginan untuk belajar lebih mendalam lagi sehingga tidak pernah masuk ke level 2.

      Sadar atau tidak, akhirnya sampai ke situs ini dan kemudian rajin membaca-baca artikel yang ada dikarenakan merasa bahwa pengetahuan maupun pemahamannya masih kurang. Artinya, sudah sadar kalau bodoh (level 2).

      Masalahnya, level 2 ini adalah level terberat. Disamping prosesnya lama, juga akan menimbulkan frustasi karena segala cara dicoba hasilnya selalu loss melulu. Memang seperti itu prosesnya, harus dijalani dengan melakukan percobaan dan melihat chart (screen time) terus menerus hingga trading benar-benar menjadi seiring dengan detak jantung dan tarikan nafas. Kalau hal ini terjadi maka trading akhirnya sudah mendarah daging dan hal ini akan memicu timbulnya intuisi (level 3, 4, dan 5).

      Pertanyaannya sekarang, bisa tidak Pak Irfansyah, Pak Yulianto, Pak Agung, maupun para pembaca lainnya menjadikan trading seiring dengan detak jantung dan tarikan nafas, berapanpun lama? :)

      • 100 buat pak anton ? ko pak anton bisa tau ya ? =D> satu kalimat yang membuat saya tersadar , ketika seorang trader menemukan indikator terbaik dia akan senang dan sangat gembira, ini terjadi pada saya pak dari 2 indikator sampai 4 indikator saya pakai walaupun awalnya profit tp ngak lama 1 minggu langsung loss dan losss akhirnya habis modal saya, ini awalnya ketika semua indikator bergerak ngawur dan tidak sesuai dengan apa yang saya pelajari semua jadi hancur di tambah rasa percaya diri yang terlalu kuat, pokoknya gara gara ini saya stresss sampailah saya ke tempat ini, dan lebih sadar lagi ketika posting pak anton menyinggung tentang cangkul sakti wah jadi kepikiran sampai sekarang. :)) memang benar tidak ada indikator sakti. tp belajar memahami perilakunya itu yang terpenting, alhamdulillah sedikit demi sedikit saya mulai memahami perilaku indikator yang satu ini. walau pun pakai satu tapi BERMANFAAT :)

      • Tahu dong, khan saya juga pernah mengalami apa yang Pak Agung alami saat ini :-D
        Bahkan lebih parah, sampai sekitar 8000 indikator pernah saya coba :-P

        Jumlah itu beneran dan tidak mengada-ada, seluruh internet sudah pernah saya jelajah untuk mencari indikator “sakti” bahkan sampai situs berhuruf Rusia.
        Karena itu saya bisa mengarang artikel tentang cangkul sakti (Apa yang harus saya lakukan?) :)

  19. Luar Biasa Mantap Pak Anton !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)