Best Trader or Best Trading System?

Best Trader or Best Trading System?

Posted by

Like this flower…..,

There’s always something inside of everything.

Do u know what’s inside u??

 

Kalimat menarik dikarenakan jarang yang mengetahui betul tentang dirinya sendiri.

Padahal modal awal untuk menjadi trader sukses adalah memahami diri sendiri sehingga kemudian dapat digunakan kelebihannya dan sebaliknya kelemahannya dapat dikendalikan atau diperbaiki.

Tahukah Anda apa sih sebenarnya trading itu?

Trading sebenarnya mirip seperti halnya cerita dongeng 1001 malam berjudul Alibaba. Yaitu semua orang mendengar bahwa terdapat sebuah goa yang berisi harta karun berlimpah sehingga semuanya bersemangat berbondong-bondong menuju goa tersebut.

Perjalanan menuju harta karun tersebut sulitnya ampun-ampunan, diperlukan waktu setidaknya 5 tahun untuk sampai kesana. Jalan yang dilalui pun juga sangat “mengerikan” dikarenakan hanya berupa gurun pasir dan pegunungan terjal yang tandus.

Meskipun demikian, semua orang tetap berminat menuju kesana dengan awalnya sangatlah percaya diri. Masa sih cuman begitu saja tidak bisa? Khan tinggal jalan kaki saja menuju kesana sambil membawa bekal air yang banyak. :)

Maka dimulailah perjalanan menuju harta karun tersebut.

Bekal yang dibawa pada tiap orang semuanya sama yaitu hanya berupa air bergalon-galon yang dinamakan “semangat”.

Awalnya semua orang sangatlah bersemangat dan riang gembira, berjalan tanpa kenal lelah melewati gurun pasir gersang dan pegunungan terjal.

Yang tidak disadari, pada saat perjalanan dimulai maka pada saat itulah seleksi alam pun mulai berjalan.

Setelah setahun penuh melakukan perjalanan maka peserta mulai bertumbangan satu per satu. Air yang bernama “semangat” pun makin menipis sehingga yang semula mampu berjalan seharian penuh maka saat ini sudah mulai “ngos-ngosan” dan memperlambat jalannya.

Menginjak tahun kedua perjalanan, yang tersisa hanya tinggal 10% dan selebihnya sudah balik arah pulang dikarenakan tidak sanggup untuk meneruskan perjalanan.

Semangat yang mengebu-gebu pada awalnya telah menguap dan berubah menjadi rasa putus asa. Impian indah menjadi kaya raya juga turut menguap bersamaan dengan habisnya air “semangat”.

Ternyata apa yang dibayangkan “sangat mudah” tidaklah semudah bayangan dan setelah dijalani sulitnya setengah mati.

Menginjak tahun ketiga, jumlah peserta makin sedikit hanya tersisa 5% saja.

Mereka inilah yang benar-benar bermental baja sehingga seperti apapun kesulitan yang dihadapi dalam melakukan perjalanan selalu dapat dihadapi dengan baik dan tenang.

Apa bedanya peserta ini dengan perserta yang gagal?

Bedanya terletak pada “what’s inside u?”

Yang gagal pada umumnya sekedar berbekal semangat, impian indah, dan sikap menggampangkan merasa yakin bahwa dirinya mampu menempuh perjalanan. Yang seperti ini biasanya cenderung menginginkan sesuatu yang indah tetapi tidak mau bersusah payah untuk meraihnya.

Dalam dirinya selalu menginginkan yang cepat dan mudah, akhirnya timbul sikap yang menggampangkan terhadap segala sesuatu yang dihadapinya. Sehingga saat bertemu dengan sesuatu yang sangat sulit maka yang timbul adalah rasa putus asa dikarenakan mentalnya tidak siap menghadapinya.

Begitulah seleksi alam terjadi, yang lemah akan dengan sendirinya “tersingkirkan”.

Yang berhasil sampai tahun ketiga adalah mereka yang berbekal semangat, kesukaan berjalan kaki menempuh padang gersang (passion) sehingga meskipun perjalanannya sulit tetapi tetap dapat menikmatinya sehingga terhindar dari perasaan putus asa, dan yang paling utama adalah adanya sikap yang tidak menggampangkan.

Dalam diri mereka yang seperti ini adalah tidak pernah menganggap enteng segala sesuatu yang dihadapinya. Sehingga mental mereka pun selalu siap sedia menghadapi sesuatu yang lebih sulit dikarenakan sejak awal telah mempersiapkannya.

Tidak ada kata “menyerah” dalam diri mereka dikarenakan mereka ini menyukai pada apa yang dilakukannya. Bahkan kalau diperlukan, bila nantinya sudah tidak mampu berjalan maka dengan cara merangkak pun akan dilakukannya agar dapat sampai tujuan.

Mental mereka telah dipersiapkan sejak awal untuk menghadapi sesuatu yang lebih sulit. Sehingga bila yang tersulit terjadi pun maka sudah tidak kaget lagi.

Berbeda dengan yang bersikap menggampangkan, dalam pikirannya selalu menganggap enteng segala sesuatunya.

Masa begitu saja tidak bisa? Itu mah gampang, aku pasti bisa. Kok 5 tahun sih, kelamaan, kalau aku paling hanya setahun saja sudah bisa sampai.

Begitulah yang ada dalam pikirannya. Sehingga pada saat menjalaninya dan ternyata sulit atau ternyata waktunya lebih dari setahun, maka mulailah dengan perlahan-lahan perasaan putus asa mulai timbul. Dan pada saat rasa putus asa ini sudah memuncak maka yang dilakukannya adalah menyerah.

Berbeda dengan mereka yang memiliki mental baja. Target waktu mereka tetap 5 tahun dan tidak pernah terpikir sekalipun untuk mempercepatnya.

Dengan menggunakan target waktu yang tepat maka bekal air dapat lebih dihemat sehingga tetap awet sampai 5 tahun. Perjalanan pun dapat lebih dinikmati dikarenakan sudah paham bahwa akan sampai kesana baru 5 tahun nanti.

Kalau ternyata nantinya tidak sampai 5 tahun sudah berhasil sampai tujuan maka hal ini adalah sepenuhnya karena kuasa Tuhan dikarenakan telah menunjukkan rute yang tepat sehingga dapat sampai tujuan lebih cepat.

Nah, terlihat jelas bukan bedanya?

Mereka yang menggampangkan pada umumnya tidak paham betul kelebihan dan keterbatasan dirinya. Segala sesuatunya dianggap enteng tanpa memikirkan faktor kelebihan dan keterbatasan dirinya. Kuasa Tuhan pun dilupakannya dan sepenuhnya sangat percaya dengan kemampuan dirinya sendiri.

Berbeda dengan yang memiliki mental sebaliknya, mereka terlebih dahulu memperhitungkan kelebihan dan keterbatasan dirinya. Barulah perjalanan dimulai bila dirasa dirinya memang benar-benar mampu. Itupun sejak awal mereka tidak menganggap enteng segala sesuatunya.

Bekal dan tenaga dipersiapkan untuk menempuh perjalanan 5 tahun dan tidak pernah berpikir untuk mempersingkatnya. Dengan cara ini maka meskipun sudah berjalan susah payah selama 3 tahun maka mereka tetap santai, toh target waktunya 5 tahun. Berbeda dengan yang berpikir sebaliknya, baru berjalan 1 tahun saja sudah stress sendiri, kok tidak sampai-sampai ya? :))

Oleh karenanya, seorang trader dituntut untuk selalu berpikir positif. Kenapa?

Disamping proses untuk menjadi trader sulitnya setengah mati, juga karena pekerjaan menjadi seorang trader adalah pekerjaan yang memiliki tingkat stress sangat tinggi. Mungkin paling tinggi bila dibandingkan pekerjaan lainnya.

Bagaimana tidak stress, yang tiap hari dibuat “mainan” oleh seorang trader adalah uang beneran dalam jumlah besar dimana kemungkinan untuk amblasnya lebih besar. :))

Padahal di sisi kehidupan yang lain, uang adalah sesuatu yang “sakral” dimana harus dihemat-hemat, disimpan rapat dan terjaga aman agar tidak hilang atau dicuri, dan selain itu uang bukanlah sesuatu yang dapat digunakan untuk bermain-main dikarenakan kalau amblas maka dampaknya akan langsung jatuh miskin.

Tetapi trader melanggar prinsip itu semua, justru tiap hari uang digunakan untuk “mainan” dengan resiko bisa amblas sewaktu-waktu. :)

Kemampuan untuk selalu berpikir positif adalah “obat” mengendalikan stress tersebut. Meskipun terjadi loss pun, trader diwajibkan untuk tetap tenang dan tidak emosional. Obatnya adalah adanya pikiran positif yaitu loss dapat di recover pada entry berikutnya.

Selain itu, tidak semua orang berbakat untuk menjadi trader. Hanya mereka yang memperoleh kenikmatan dari “bermain-main” dengan uang saja yang dapat menjadi trader professional.

Trader memperoleh kenikmatan dari hal ini dikarenakan dalam diri mereka paham betul bahwa bila uang “dimainkan” dengan benar maka akan diperoleh uang yang lebih besar. Meskipun beresiko bangkrut atau jatuh miskin tiba-tiba, mereka tetap “cuek” dan tetap berkeinginan untuk menjadi trader. Dikarenakan mereka lebih cenderung melihat pada potensinya dibandingkan resikonya.

Hal ini berbeda yang dipikirkan oleh kebanyakan orang yaitu tidak berani bermain-main dengan uang.

Mereka yang berpikir seperti ini adalah orang-orang yang lebih mengedepankan resiko daripada potensi. Mereka yang seperti ini tidak akan pernah bisa untuk menjadi trader dikarenakan lebih mengedepankan perasaan ketakutan menempuh resiko berupa kehilangan uang.

Padahal kalau dipikir lebih mendalam, kehilangan uang adalah sesuatu yang pasti dalam kehidupan ini.

Coba pikir, kita harus membayar listrik, telpon, internet, makan, minum, biaya sekolah anak, biaya transport, dan berbagai hal lainnya yang membuat kehilangan uang yang sebelumnya telah berhasil dikumpulkan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa menempuh resiko kehilangan atau tidak, hasilnya sama saja, yaitu tetap saja uang yang sudah berhasil dengan susah payah dikumpulkan nantinya akan hilang juga.

Perbedaannya hanyalah terletak pada kecepatannya, yang berani menempuh resiko dan akhirnya mengalami loss maka uangnya lebih cepat habis bila dibandingkan dengan yang tidak berani menempuh resiko. :)

Meskipun beresiko lebih cepat habis, tetapi potensi yang dimiliki oleh yang berani menempuh resiko menjadi jauh lebih besar daripada potensi yang dimiliki mereka yang tidak berani.

Yang tidak berani hanya diam ditempat karena yang dilakukannya hanyalah sekedar menghemat-hemat uangnya. Sedangkan yang berani memiliki potensi akan menghasilkan uang yang lebih banyak lagi.

Itulah pola pikir seorang trader sejati.

Pada awalnya yang dilihat hanyalah potensi dan bukan resiko (akibatnya sering MC :)) ). Tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pengalaman maka perlahan-lahan yang dilihat adalah 2 hal yaitu potensi dan resiko.

Sehingga pola pikir nantinya akan menjadi seperti ini: “bagaimana caranya menghasilkan uang banyak tetapi dengan resiko sekecil mungkin”.

Bila hal ini terjadi maka mulailah yang dilakukannya adalah mempertimbangkan resiko dengan selalu menganalisa Risk Reward Ratio setiap kali melakukan entry dan mulailah timbul sikap berdisiplin dengan SL sebagai upaya untuk meminimalkan resiko.

Sedangkan mereka yang bermental tidak berani mengambil resiko, selamanya tidak berubah. Sampai kapanpun, yang dilihatnya tetap 1 hal saja yaitu hanya resiko. Akibatnya, tidak pernah berubah memiliki kehidupan yang lebih baik dikarenakan lebih besar rasa takut kehilangan uang daripada rasa senang untuk mendapatkan uang.

Oleh karenanya, tidak semua orang berbakat untuk menjadi seorang trader sejati. Andaikan berbakat pun, belum tentu juga sampai di goa Alibaba kalau tidak memiliki mental dan kepribadian yang “tahan banting”.

Karena itu pembelajaran psikologi trading sangatlah penting dikarenakan dapat menjadi trader atau tidak adalah tergantung pada mentalnya, bukan pada kepintarannya.

Nah, pertanyaannya sekarang, seperti apakah mental dan kepribadian Anda, what’s inside u?

Apakah Anda termasuk orang-orang yang lebih mengedepankan potensi ataukah yang lebih mengedepankan resiko atau yang mudah berputus asa?

Anda sendirilah yang bisa menjawabnya :)

 


Di website bapak sudah jelaskan banyak hal psikologi trading.

Saya punya keyakinan bukan trading system nya yg hebat tapi trader nya yg hebat…

Menurut bapak bagaimana? lalu boleh saya tahu strategi trading bpk? dan gimana mindset yg bapak anut supaya terus konsisten profit?

Terima Kasih pak

Salam
Max Christopher


 

Perdebatan apakah trader-nya yang hebat ataukah trading system-nya yang hebat sudah ada sejak dahulu kala. Silahkan saja lihat di forum-forum trading, selalu ada saja perdebatan akan hal ini.

Padahal yang benar, keduanya sama-sama hebatnya.

Trading agak sulit dilihat dengan mata telanjang dikarenakan kegiatannya tidak terlalu kasat mata, oleh karenanya yang digunakan untuk mencontohkannya disini adalah pembalap motor MotoGP dunia.

Coba Anda kendarai motor pembalap tersebut di sirkuit, tentunya Anda akan kalah melulu :)

Nah, dari hal ini saja sudah jelas kalau diperlukan seorang pembalap yang hebat untuk mengendarai motor tersebut.

Sebaliknya, kalau motor yang dikendarai pembalap tersebut adalah motor baru dengan teknologi canggih tetapi tidak disetel sesuai karakter pembalap yang mengendarainya, tentunya juga akan kalah melulu. Misalnya remnya terlalu dalam sehingga tidak pakem, gasnya terlalu lamban, bannya kurang mencengkeram, dan banyak hal lainnya yang dapat menyebabkan kalah saat bertanding di sirkuit.

Nah, terlihat dengan jelas bukan bahwa pembalap hebat juga harus didukung oleh adanya motor yang hebat juga.

Bila dibuat perbandingan prosentase maka perbandingannya adalah 60:40 dimana 60% adalah pembalapnya dan 40% adalah motornya.

Pembalap yang hebat tidak akan berarti apa-apa bila tidak didukung oleh motor yang hebat. Akan tetapi, meskipun pembalap tersebut menggunakan motor yang salah, akan tetap saja hebat tetapi hasilnya tidak maksimal.

Sebaliknya bila motor hebat diberikan pada pembalap biasa-biasa saja maka hasilnya akan kalah melulu karena prosentase adanya pembalap hebat adalah 60%.

Perbandingan ini sama saja dengan trading atau dalam kehidupan nyata.

Dalam trading, sehebat apapun trading system-nya (motornya) bila tidak didukung dengan trader yang hebat maka hasilnya akan kalah melulu. Sebaliknya, trader hebat dapat melakukan trading menggunakan trading system apapun tetapi hasilnya tidak akan maksimal.

Oleh karenanya, kenapa banyak sekali trading system yang katanya profitable tetapi bila digunakan oleh kita sendiri hasilnya adalah loss melulu. Hal ini dikarenakan penggunanya tidaklah hebat, tidak sehebat si pembuat trading system tersebut. :)

Sama halnya dengan kehidupan sehari-hari, sebuah negara, sebuah organisasi atau institusi, sebuah perusahaan, dan yang lainnya, akan menjadi hebat bila dipimpin oleh pemimpin yang hebat serta didukung dengan system dan SDM yang hebat.

Seburuk apapun sebuah negara, organisasi, atau perusahaan, tetapi bila dipimpin oleh seseorang yang hebat maka akan perlahan-lahan mampu bangkit dari keterpurukannya. Meskipun hasilnya belum maksimal tetapi paling tidak sudah menunjukkan melangkah ke arah yang lebih baik.

Sebaliknya, semaju apapun sebuah negara, organisasi, atau perusahaan bila dipimpin oleh seseorang yang buruk maka perlahan-lahan akan terpuruk.

Contoh sederhana, bayangkan saja misalnya Anda menjadi presiden US atau menjadi CEO Goldman Sach atau CEO Microsoft, pasti perlahan-lahan akan menyebabkan negara tersebut menjadi kacau balau atau membuat bangkrut perusahaan tersebut dikarenakan melakukan tindakan dan keputusan salah yang berakibat justru menghancurkan. :))

Oleh karenanya, berhati-hatilah dalam memilih pemimpin. Pilihlah dengan bijak dikarenakan apabila salah pilih maka akibatnya akan menghancurkan apa yang sudah baik.

Orang hebat atau tidak, bukanlah terletak pada kepintaran yang dimilikinya, tetapi pada mental yang dimilikinya.

Yang berani tentunya lebih hebat daripada yang penakut. Yang tetap berusaha maju padahal terdapat segala macam keterbatasan yang melingkupinya tentunya lebih hebat dibandingkan yang diam ditempat padahal segala macam fasilitas dimilikinya.

Demikian pula dengan trader, dia menjadi hebat dikarenakan tetap berusaha maju meskipun dilanda keputusasaan akibat berkali-kali MC dan berkali-kali gagal.

Mental yang menentukan segalanya apakah Anda nantinya menjadi seseorang yang hebat atau tidak.

Oleh karenanya, jangan besar kepala dahulu bila selama ini Anda merasa pintar. Menjadi trader tidak diperlukan kepintaran, tetapi yang lebih diperlukan adalah adanya mental yang “tahan banting”.

Jangan merasa bahwa hanya diri Anda saja yang memiliki lingkungan yang tidak “mendukung” untuk menjadi trader. Jangan pula merasa bahwa hanya diri Anda saja yang memiliki modal serba terbatas. Juga jangan merasa bahwa diri Anda saja yang gagal melulu.

Semua orang yang pernah belajar trading memiliki segala macam keterbatasan yang melingkupi dirinya. Jangan jadikan segala macam keterbatasan tersebut menjadi belenggu tetapi jadikanlah sebagai pemicu.

Itu baru hebat, dikarenakan Anda mampu mengalahkan segala macam keterbatasan.

Nah, terlihat sangat jelas bukan, bahwa untuk menjadi trader tidaklah cocok bagi mereka yang bermental manja.

Makin Anda mendalami trading maka mata Anda akan terbuka lebar bahwa dunia trading bukanlah dunia yang indah.

Trading adalah dunia yang kejam dan keras dimana hanya cocok bagi mereka yang memang bermental baja. Market tidak segan-segan berubah arah secara tiba-tiba dan menghajar Anda dengan loss atau bahkan MC bila kurang waspada.

Anda tidak boleh lengah, tidak boleh tidak teliti, tidak boleh tidak disiplin, dimana kesemuanya membuat diri Anda akan stress sendiri bila tidak memiliki mental baja. Belum lagi bila loss terjadi, Anda harus menghadapinya dengan kepala tegak dan sama sekali tidak stress.

Perihal mindset, bukanlah “mindset supaya terus konsisten profit”, tetapi kalimat yang benar adalah “mindset supaya MENJADI konsisten profit”.

Belajar trading dapat diibaratkan seperti halnya belajar naik sepeda atau belajar mengemudi mobil, sekali bisa maka selamanya akan bisa.

Justru bila terus dilatih dan dilakukan maka lama kelamaan akan semakin ahli sehingga bisa ngebut, bahkan mampu melakukan berbagai macam gaya akrobatik (Maximizing Equity) :))

Oleh karenanya, kalimat yang benar adalah “mindset supaya MENJADI konsisten profit”. Karena untuk “MENJADI konsisten profit” adalah yang terberat, tidak semuanya mampu untuk mencapainya.

“Mindset supaya MENJADI konsisten profit” telah dijelaskan diatas yaitu tergantung pada jawaban dari pertanyaan ini: “what’s inside u?”

Sedangkan perihal trading system yang saya gunakan sebelumnya pernah dijelaskan dalam artikel: Forex Legend dan Trading Balance.

Meskipun demikian, percuma saja trading system yang saya gunakan dicontek dikarenakan hasilnya pasti akan loss bila digunakan oleh yang lain. Hal ini dikarenakan trading system tersebut dibuat berdasarkan pola pikir dan cara saya dalam memandang chart.

Seperti berkali-kali telah dijelaskan pada berbagai artikel, pola pikir dan cara memandang chart pada tiap orang berlainan dan berbeda-beda. Oleh karenanya, seperti telah dijelaskan pada artikel: Traders Position, pada chart terjadi naik turun dikarenakan adanya perbedaan ini.

Jangan pernah membiasakan diri untuk mencontek tetapi kreatiflah dengan berkreasi membuatnya sendiri.

Karena pada prinsipnya, seseorang yang mencontek tidak akan pernah menjadi apa-apa. Selamanya yang dilakukannya hanyalah mencontek sana-sini sehingga tidak ada yang pernah dipahami maupun dikuasainya sendiri.

Buatlah trading system sendiri berdasarkan pola pikir dan cara diri sendiri dalam memandang chart.

Meskipun memakan waktu lama, tetapi hasilnya nanti akan sesuai dengan jerih payah yang dilakukan. Berbeda bila menggunakan hasil contekan, paling-paling 1-2 kali menghasilkan profit tetapi begitu nanti market berubah kondisi maka loss yang terjadi dikarenakan tidak sepenuhnya menguasai trading system tersebut.

Oleh karenanya, bersamaan dengan artikel ini juga dibuatlah artikel: Creating Trading System sebagai panduan untuk membuat trading system sendiri.

Semoga artikel ini dapat menambah semangat para pembaca agar nantinya dapat menjadi trader professional.

Tugas saya hanyalah sekedar menunjukkan cara dan jalan yang benar untuk menuju ke goa Alibaba, tetapi Anda sendirilah yang harus bersusah payah menempuh perjalanan agar sampai kesana.

Hal ini dikarenakan pintu goa harta karun tersebut hanya dapat dibuka oleh Anda sendiri.

Semoga pada suatu hari nanti Anda dapat berdiri di depan pintunya dan meneriakkan “Alakazam ! Buka pintu …..” :)

 

41 Comments

  1. Profitnya 52,86% amazing..top abies ^:)^

  2. Pak Irfansyah mau lebih singkat coba anda terapkan Money Management diatas segalanya dan rubah mindset bahwa forex jalan cepat kaya raya.Sekedar share ketika anda sudah bisa profit konstan dan bisa wd setiap bulannya anda pasti tergoda untuk menaikan lot dan mengabaikan money management disana anda baru tersadar bahwa Money Management adalah kuncinya,Pemula biasanya menganggap sepele persoalan ini dan menganggap trading system segalanya,sy sering menyaksikan teman sy bangkrut karena trading tdk direncanakan dan menggagap sepele money management dan sering bilang yg penting akurasi/prediksinya tepat iya klw market lagi seirama dgn op kita klw tdk siap -siap aja kena mc.Pak Irfansyah sy bukan profesional trader tapi sy sudah bisa ambil kesimpulan setelah bertahun-tahun hampir 6 tahun dan baru tersadar di tahun ke 4 setelah sy merenungkan ternyata kesimpulannya Money Management kunci sukses jangka panjang di dunia trading.Selama sy belajar trading tdk pernah ada satu orang pun memberitahu kunci rahasia sukses trading forex dari buku dari pelatihan yg pernah sy ikuti semua hanya bilang dapat uang dari forex sangat mudah dan jalan cepat kaya raya.Jangan bilang siapa-siapa rahasianya cuma di Money Management. :-D

    • Benar Pak Rizki, seakurat apapun trading system yang digunakan, tetapi terkadang market berkata lain. Oleh karenanya, agar modal tetap awet terhindar dari loss yang sekaligus besar, gunakanlah money management yang bijak.

    • irfansyah says:

      Siap Pak Rizki
      Terima kasih banyak
      Senen besok coba saya terapkan

  3. irfansyah says:

    Memasuki Thn ke 2 dunia forex
    hehehe

  4. mas.bagiyo says:

    Sukses Pak Anton,
    Kangen sekali sudah lama sejak pindahan dari web lama ke baru …jadi jarang mengikuti tulisan-tulisan team ayotradefx. rasanya ada yg kurang krn sering kali menjadi pengingat dan saat kita mengalami kurang percaya diri. Sukses selalu.

    salam.

    mas.bagiyo

  5. UBS dan Interactive Brokers ini klw tdk salah,soal jujur tdknya sy belum pernah coba,tapi setahu sy broker asal tergulasi CFTC saya rasa Aman.Contohnya FXDDMalta dan VantageFx.

  6. Iya Pak harus gunakan 2 broker karena klw digunakan di satu broker teknik ini dilarang karena menyangkut Terms and Conditions dari suatu broker.

    • Kurniawan S says:

      Kalau boleh tahu. Teman pak Rizki menggunakan broker apa? Jadi paling tidak kita semua tahu. Kalau broker tsb itu jujur pak. [-O<

      Terima Kasih.

      Salam, :)

  7. Benar Pak teknik ini di hedging di dua broker yg berbeda,1 broker yg ada swapnya yg broker lain ada fasilitas free swap,pastikan dua broker yg digunakan aman dan tdk berpotensi scam mengingat modal yg digunakan besar.Caranya buka account di dua broker yg berbeda dengan nilai account yg sama katakanlah buka account di Go Market $10.000 dan di Vantagefx $10.000 gunakan hanya 1 lot saja,klw accountnya $100.000 maksimal 10 lot ,terus open posisi bersamaan yang satu ambil posisi Buy buat pair yg ada swap positifnya dan Sell di broker ke dua yg tdk ada swapnya,terus biarkan saja posisi flooting ,jangan pasang TP dan jangan pasang SL biarkan saja karena sudah terlocking di dua broker,semua OP harus di close bersamaan bila salah satu posisi sudah mendekati margin level 150%,sesudah itu di rebelancing kembali dan begitu seterusnya,mohon maaf sy pribadi belum pernah menggunakan teknik ini mengingat modalnya cukup besar,cuma harus hati-hati dalam menggunakan broker mengingat modal yg digunakan cukup besar,teknik ini aman 99% pasti profit cuma kelemahannya modal besar dan profitnya 5% tapi bila dibandingkan bunga deposito masih lumayan,profit 60% pertahun trading tanpa resiko loss mohon maaf hanya itu yg saya tahu,cuma suatu saat bila sudah punya modal $20.000 akan saya coba mengingat teman sy bisa konstan profit dengan aman dan nyaman.Saya tdk bertanggung jawab bila ada teman yang menggunakan teknik ini coba dulu ya bila cocok silahkan.Terima Kasih.

  8. Profit Pagi Pak Anton,
    Bp melakukan trading balance di dua broker Go Market sama Vantagefx ya Pak,apakah benar bila kita melakukan Trading Balance kita tdk pernah rugi,bisa dikatakan Trading Balance sama Trading Forex No Loss,sy minta pendapat Bp soalnya sy punya teman trading dari 2006 sampai sekarang tdk pernah loss,cuma profitnya sebulan dapat 5% tanpa resiko rugi bahkan dia bilang hampir 99% profit kecuali kesalahan penempatannya saja.Cuma teman sy bilang modal minimal 2kali $10.000 biar profitnya lebih terasa,Teman sy melakukan trading balance dgn modal $ 300.000 kali 2 jadi $600.000 dgn profit 5% tiap bulannya,dia tdk memanfaatkan bonus dan rabate cuma dia ambil untung memanfaatkan bunga positif dari pair yg dia gunakan,apakah Bp setuju bila Trading Balance system Trading Forex No Loss.Tksh

    • Tidak Pak Rizki. Saya melakukan trading biasa saja dan tidak menggunakan trading balance. Isi artikel Trading Balance berasal dari Pak Hadi dimana idenya memanfaatkan bonus dan rebate. Justru saya ingin tahu bagaimana caranya teman Pak Rizki melakukannya?

      Karena setahu saya, meskipun yang dimanfaatkan adalah swap tetapi nilai swap telah dirancang oleh broker agar lebih besar swap negatif dibandingkan swap positif. Agar trading tanpa loss maka harus dilakukan dengan menggunakan cara hedging. Dimana nilai swap buy selalu lebih kecil daripada swap sell. Sehingga hasil akhirnya akan rugi dikarenakan hasil dari swap adalah minus dan lagi masih ditambah dengan adanya biaya spread.

      Mohon Pak Rizki jelaskan cara yang dilakukan oleh temannya agar para pembaca lain dapat mengetahui dan belajar teknik ini.

  9. Lihat hasil kontes di Fxglory deposit $100 1bulan jadi $ 5602 ,27 profit 5602.27% Mantap kapan ya Rizki bisa kaya gini lihat peserta kontes dari Indonesia bibies222 cakep juga profitnya 1031.29% klw bisa 1 bulan kenapa harus 1 tahun,Ya Allah beri aku petunjuk sy ingin profit ribuan persen,Pak Anton sy sudah nemu klw maxzimaiting equity amanya klw sudah flooting profit diatas 100 pip ya Pak.Sy lihat ada peserta kontes dapat 878% hanya 2kali trade saja Mantap.Doing less getting more.Mantap.

  10. Oiya Pak Anton saya mau menambahkan buat pemula bila anda Starting $100 jangan menggunakan mini lot/0.1 anda harus mulai dari 0.01 dengan TP $2-$5 sehari dengan resiko rugi $2-$5,sy sependapat cukup 20 pip aja =$2 klw anda mampu bersabar dan berproses dengan disiplin yg tinggi sy yakin pasti tercapai usahakan klw ambil TP 20 pip SL maksimal 20 pip juga.Jgn pernah berpikir lama yg pasti usahakan equity bertambah setiap hari 2% sampai 5% atau cukup 2% aja dgn resiko maksimal 2%.Kalau sabar pasti subur,buang pikiran kaya raya dlm semalam anda boleh bermimpi kaya dengan target yg realisis dan resiko terkendali.Dan jangan lupa sebelum OP anda berdoa dulu.
    Pak Agus tenang aja klw sudah siap Mainkan!!
    Buat Pak Irfansyah klw sy lihat sinyalnya kuat di dunia kerja hehehe,

  11. Semangaat Pagi !!
    Saya hanya ingin berbagi mungkin cocok buat trader punya dana terbatas/katakanlah cuma sanggup $100.
    Trading dengan modal $ 100 dgn target perhari 2% akan menjadi $ 11.588.87 dlm setahun cukup trading 1 kali sehari.
    Target 3% perhari akan menjadi $120.485,26 dlm waktu 1 tahun cukup trading 1 kali sehari.
    Target 4% perhari akan menjadi $1.224.620.24 (11 Milyar Lebih)dlm waktu 1 tahun.
    Target Profit 5% perhari akan menjadi $12.173.857.37 (Rp 109 Milyar)
    Semua dimulai dari $100 saja dengan resiko terkendali antara 2%-5%.Bila anda mau bersabar.dan punya rasa disiplin tinggi sy rasa semua itu bisa tercapai.Prinsip saya semua yang bisa diukur/dihitung bisa diraih.Bagaiman menurut pendapat Pak Anton dan teman-teman disini.Beranikah anda menjadi Milyader forex dengan resiko maximal hanya $100 saja.Orang smart selalu berpikir bagaiman uang saya selalu bertambah setiap harinya dgn resiko terkendali dan nyaman .Klw anda bisa profit 20 pip sampai 50 pip saja saya yakin anda bisa sukses.Adakah teman-teman yg pernah mencobanya sy minta saran Pak Anton dan teman-teman disini.Salam sukses buat kita semua.Amin.

    • Sependapat dengan Pak Rizki, tidak usah 50 pip sehari, cukup 20 pip saja juga bisa.

      Masalahnya bukan terletak bisa atau tidak memperoleh 20 pip sehari. Saya yakin banyak yang bisa melakukannya, toh mudah paling diperlukan 1-2 kali entry.

      Masalah utamanya justru terletak pada kontrol resiko. Kebanyakan pemula selalu berkeinginan profit banyak dan langsung menjadi kaya raya sehingga trading dengan lot sebesar mungkin dimana resikonya pun sangat besar. Dengan sekali loss maka sebagian besar modal akan amblas. Kemudian ditambah lagi dengan tidak disiplin dimana tidak mampu mengontrol resiko, kalau salah entry malah dibiarkan dan tidak segera exit.

    • agus marianto says:

      Setuju dengan pendapat Pak Rizky.. tapi Saya sendiri belum siap untuk trading Di Live Akun.walau $100 Saya juga belum ingin mencobanya. semoga saja saya juga bisa segera mengikuti jejak Pak Rizky.

      amiiin…

    • Kurniawan S says:

      Saat ini saya baru 2 hari mencobanya pak. :)
      Saya buka account USCent, dengan deposit $10 jadi USC 1000.
      Dengan open 0,1 lot dan target 200PIP (5Digit)/hari = USC 20.

      Perjalanan masih jauh. Tapi mudah2an account jauh dari MC dan bisa terus berkembang. :)
      Rencananya kalau account ini bisa terus berkembang paling tidak selama 1 bulan baru ditingkatkan ke Mini Account (3 bulan) setelah itu baru Standar Account. Itu kalau rencana berjalan lancar, kalau kena MC makan turun lagi ke demo account :-D

      Salam,

  12. irfansyah says:

    Waduh, mimpi profit 14.400 Pak, langsung bangun dah, hahaha

  13. Kurniawan Supardi says:

    Selamat Malam pak,
    Terima Kasih pak. Artikelnya sangat menggunggah semangat utk terus maju. Jangan pernah menyerah sama keadaan loss melulu :-D

    Salam,

  14. irfansyah says:

    Terima kasih atas pencerahannya Pak, namun pada bagian pertama artikel yg membahas waktu 5 th, saya baca itu langsung gimana gitu, jadi ada semacam keraguan di hati seandainya saya nanti memulai lagi, apakah itu termasuk ngoyo atau bernafsu atau apalah. Terima kasih Pak

    • Walah Pak Irfansyah ini bagaimana, Mana bisa jadi dokter, pengacara, akuntan, pilot, apalagi menjadi trader hanya dalam waktu singkat :-D

      Ini kata Mario Teguh lagi, seseorang yang memiliki cita-cita besar ibarat dirinya mengisi air ke dalam botol yang sangat besar. Sedangkan yang memiliki cita-cita kecil dapat diibaratkan seperti mengisi air ke botol yang kecil. Tentunya untuk mengisi botol besar memerlukan waktu yang lebih lama daripada botol kecil.

      Nah, menjadi trader adalah cita-cita yang sangat besar, lebih besar daripada cita-cita apapun. Karena tidak ada pekerjaan lain di dunia ini yang penghasilannya dapat mengalahkan penghasilan dari dunia trading. Oleh karenanya, sangat wajar kalau perlu waktu lama untuk menjadinya.

      Miskin itu sekarang, sulit itu sekarang, gagal itu sekarang, terasa lama itu sekarang, tapi jangan pernah lihat semua yang terjadi sekarang ini. Fokus dan hanya lihat yang akan terjadi di masa depan nanti. Terus berupayalah agar di masa depan nanti segalanya terasa mudah.

      Kemudahan dan keindahan hidup nantinya terletak pada upaya dan kesungguhan yang dilakukan saat ini.

      Sabar Pak Irfansyah, semua itu ada waktunya.

      • irfansyah says:

        Iya Pak terima kasih banyak.
        Sebenarnya kriteria berhasil dalam trading itu mampu profit konsisten kan Pak, yg mana dimulai dari kecil dahulu dan lama kelamaan menjadi besar. Dan tolak ukur 5 th tsb apakah memulai demo akun dll, atau misal tahun ke1 atau 2 learning by doing step by step di live account dari mulai paling kecil hingga sampai besar, dengan mentaati rule apa yg kita buat saat ini, dan belajar pengalaman live account yg dulu ga2l.
        Mohon penjelasannya Pak.
        Terima kasih banyak sekali

      • Segala hal yang kita lakukan di dunia ini selalu dengan pertimbangan ekonomi. Yaitu bagaimana caranya menghasilkan sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya.

        Demikian pula dalam trading, belum konsisten profit tetap tetap nekad terjun ke live account adalah tindakan yang sangat bodoh dan melanggar prinsip ekonomi diatas. Atau perumpamaan yang lain, baru belajar menjadi pilot dimana mengemudikan pesawat di simulator saja masih belum becus tapi sudah nekad berani mengemudikan pesawat Boeing 747.

        Mau berapa pesawat Boeing yang akan dihancurkan akibat belum becus? Mau berapa live account yang akan dihancurkan akibat kenekadan?

        Kalau caranya seperti ini maka akan sangat mahal sekali biaya untuk belajar. Selain itu, tidak perlu repot-repot membuat simulator mengemudi pesawat, toh semuanya pengen langsung mengemudi pesawat beneran. Juga tidak perlu repot-repot broker membuatkan demo, toh semuanya pengen langsung terjun ke live account.

        Yang bersikap seperti ini tidak hanya Pak Irfansyah saja, banyak sekali teman-teman saya di dunia nyata yang tidak mengindahkan peringatan saya. Nafsu untuk memperoleh uang cepat mengalahkan apa yang saya ingatkan.

        Meskipun mereka tidak pernah mau mendengar apa yang saya ingatkan, tetapi saya sendiri tidak pernah sakit hati. Karena saya tahu betul bahwa waktulah yang nantinya membuktikan bahwa peringatan yang saya berikan benar adanya. Karena cepat atau lambat pasti mereka akan mengalami MC :))

        Barulah kalau hal itu terjadi, mereka baru mau mendengarkan apa yang saya sarankan. Tetapi sudah terlambat, nasi sudah menjadi bubur :(

        Nah, kenapa saya berkali-kali mengingatkan para pembaca disini agar tidak terburu-buru terjun ke live account. Karena percuma saja kalau belum mampu konsisten profit, cepat atau lambat pasti MC. Tugas saya disini hanyalah menunjukkan hal yang benar, soal diikuti atau tidak terserah kepada pribadi masing-masing.

        Paling tidak, tugas saya sudah selesai. Saya sudah menunjukkan hal yang benar, kalau tetap ngotot melakukan hal yang salah, ya silahkan, toh resikonya ditanggung sendiri. :)

        Pak Irfansyah sudah 2 kali menghancurkan live account. Saya rasa sudah mencukupi untuk memuaskan rasa penasarannya tentang bagaimana bedanya trading di live account dan di demo. Jangan ulangi lagi hal ini, masa kalah sama keledai yang tidak pernah mau tersandung di batu yang sama :))

        Tekunilah demo dan jangan berpikir untuk terjun ke live account selama belum konsisten profit. Kalau nantinya sudah berhasil konsisten profit selama berturut-turut 3 bulan(entah di tahun ke 2 atau ke 4 atau ke 5 atau ke 10) barulah berpikir untuk mencoba di live account. Itupun coba dahulu dengan jumlah kecil.

        Selama konsisten profit belum terjadi, jangan pernah pikirkan live trading kalau tidak ingin menjadi bertambah miskin.

      • irfansyah says:

        Terima kasih banyak Pak.
        Mohon maaf Pak bukannya saya tidak menuruti apa yg bapak katakan, saya hanya keluarkan uneg2 saja Pak, karena biar saya tahu letak kesalahan saya Pak.
        Terima kasih banyak Pak atas penjelasannya yg sangat mendalam, sampe keringetan bacanya, hehehe

      • Tidak apa-apa Pak Irfansyah, saya maklum kok, karena dulu pun saya juga keras kepala seperti Pak Irfansyah yang akibatnya berkali-kali kejeblos :))

    • agus marianto says:

      Wah,harus semangat dong Pak Irfansyah.. =D>
      Baca lagi kutipan ini:
      “(Jangan merasa bahwa hanya diri Anda saja yang memiliki lingkungan yang tidak “mendukung” untuk menjadi trader). Jangan pula merasa bahwa hanya diri Anda saja yang memiliki modal serba terbatas. Juga jangan merasa bahwa diri Anda saja yang gagal melulu.”

      Jika saya perhatikan..kata-kata yang di dalam kurung itu memang di dedikasikan khusus dari Pak Anton untuk Pak Irfansyah :-D supaya bisa membangun semangatnya..
      apa benar begitu Pak Anton,, :-D

      “namun pada bagian pertama artikel yg membahas waktu 5 th, saya baca itu langsung gimana gitu, jadi ada semacam keraguan di hati seandainya saya nanti memulai lagi, apakah itu termasuk ngoyo atau bernafsu atau apalah.” Wah,, Ini apalagi,,, , Ayo donk Pak Irfansyah,mana semangatnya yang menggebu-gebu seperti saat kemarin baru bergabung disitus ini :) Masa’ Kalah sama Pak Anton yang disela-sela kesibukannya tetapi setiap minggu masih tetap bersemangat memberikan artikel baru untuk kita.. > :-D

      Lebih baiknya kita tidak trading dulu di Live Akun jika kemampuan kita masih belum bisa konsisten di Demo akun dan merupakan suatu keputusan yang bijak jika kita mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kehidupan sehari-hari kita sembari diwaktu luang kita belajar dan terus belajar ilmu trading.. Anggap saja menyelam sambil minum air,,,

      Jika kita punya mental Baja,selalu bersemangat dan disiplin,dan tidak lupa juga berdoa untuk kemulusan jalan kita.. suatu hari nanti kita pasti dapat berdiri di depan pintunya dan meneriakkan “Alakazam !
      “Buka pintu Pak ANtooon kami udah sampai nihh :-P

      Maaf jika saya selalu ikut memberikan komentar. saya sama sekali tidak bermaksud bahwa saya lebih pintar dari Pak Irfansyah, karena kita berada di posisi yang sama, yang jadi perbedaan hanyalah saya lebih banyak terkena MC dari Pak Irfansyah :)) dan jumlah uang saya yang hilang ditelan market juga lebih banyak dari Pak Irfansyah.. jadi saya tidak ingin hal buruk yang pernah saya alami juga akan dialami lagi oleh teman seperguruan saya… :))

      dan satu lagi. benar apa yang dikatakan Anak Pak Anton, komentarnya Pak Irfansyah sering sekali menarik dan membuat saya Ngakak :-P ketika membacanya..

      demikian Pak Irfansyah,semoga membantu.. Salam semangat :)

      • irfansyah says:

        Terima kasih banyak Pak Agus atas dukungan dan sarannya.
        Saya hanya menunggu sinyal,,entah sinyal ke dunia kerja, atau sinyal menuju live account.
        Jika sinyal yg ada menuju live akun, , I’ll take the risk.,I’ve been ready to go

  15. Luar Biasa Pak Anton , Mantap !! Terima Kasih Banyak Pak Artikelnya,Bp bikin saya tambah Semangat.!! Luar Biasa Terima Kasih Pak, Terima Kasih.

  16. irfansyah says:

    waduh!!!

    • Waduh kenapa Pak Irfansyah :))

    • Coba tonton Mario Teguh yang tayang sekarang ini, terdapat kalimat yang menarik “Tidak ada orang yang akan mengeluh kalau dia memandang dirinya sendiri adalah modal”.

      Trading suatu hari nanti pasti bisa dilakukan oleh Pak Irfansyah asalkan memiliki keyakinan bahwa bisa dilakukan dan terus berupaya untuk meraihnya. Modal sudah ada semua, diri Pak Irfansyah adalah modalnya. Artikel-artikel di situs ini juga modalnya dikarenakan menunjukkan cara untuk meraihnya.

      Kalau saat ini belum terwujud, sebenarnya hanya masalah waktu. Yakini hal ini dan terus tekunlah berupaya.

    • Mario Teguh seringkali menggunakan kata perilaku, pantas, dan disukai.

      Sebenarnya kata-kata inipun berlaku di dunia trading yaitu “berperilakulah yang pantas agar disukai oleh Market sehingga mampu menghasilkan profit”. Kalau sekarang ini belum profit maka dapat disimpulkan kalau perilakunya belum pantas sehingga belum disukai oleh market. :(

      • setuju pak anton, sy juga berusaha tidak absen setiap minggu malam di acara golden ways nya mario teguh.
        tapi maksud P.Anton dengan “berperilakulah yang pantas agar disukai oleh Market sehingga mampu menghasilkan profit”. saya gak paham…

      • Maksudnya, kalau sudah profit dan waktunya exit, jangan serakah dan segeralah exit. Kalau sedang loss, segera juga exit selagi loss masih kecil. Supaya hasil akhirnya lebih banyak jumlah profit daripada jumlah loss.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)