Anak Tangga Selanjutnya

Anak Tangga Selanjutnya

Posted by

arton316Rupa-rupanya diantara para pembaca situs ini, terdapat satu pembaca yang luar biasa cerdas sehingga dapat melihat makna dari apa yang selama ini terjadi di situs ini.

Tidak banyak orang yang dapat melihat makna daripada sebuah perbuatan atau kejadian.

Kebanyakan hanyalah melihat pada perbuatan atau kejadian itu sendiri tetapi tidak pernah paham akan maksud maupun tujuannya.

Nah, yang membuat saya terkejut, hanya seorang pembaca inilah paham betul dengan apa maksud maupun tujuan dari apa yang saya lakukan selama ini. :)

 

Dari yg saya rasa, pada saat Bapak memutuskan untuk menerbitkan artikel Real Account EA, secara tidak langsung Bapak sudah mengajak para pembaca untuk menaiki anak tangga selanjutnya, dengan cara membuat EA dan menjadi pengelola dana melalui EA tsb (bukan manual trading) sebagai bentuk program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility – CSR) selanjutnya setelah memberikan pencerahan dari A sampai Z untuk para calon trader.

Dan itu saya lihat dari cara Bapak menjelaskan dalam artikel tsb tentang masalah privasi, security, kuratif & preventif, hak paten, manage, risk & reward, dll.

Mengingat dalam penerapan EA diutamakan faktor keamanan/low risk sehingga return pun tidak begitu besar, dan menurut saya, inilah bentuk fund management yg paling tepat.

Dan saya sangat salut betapa majunya pemikiran dan langkah Bapak dalam menerapkan ini.

Karena saya berasumsi, manual trading sepenuhnya adalah hak kita (tanpa kita manfaatkan untuk orang lain pun, tidak salah) mengingat perjuangannya ampun2an, setengah mati, dan risiko bisa di custom sesuai kemampuan kita yg sifatnya tidak dapat dilihat org, sehingga tidak ada konflik kelak akibat ketidakpahaman investor.

Namun satu sisi kita harus berarti untuk orang lain, dan fund management dengan EA itulah merupakan jalan terbaik untuk mewujudkannya, sekaligus memberikan suatu pelajaran bagi orang lain (tidak mau enaknya aja dan tahu risk & rewardnya karena penilaian kinerja berdasarkan history, silahkan dianalisa sendiri).

Meskipun pada pembuatan EA tsb, sulitnya pun setengah mati seperti manual, namun untuk penerapannya sangat cocok untuk fund manage.

Dan Bapak telah menjadikannya sempurna, karena telah melakukan keduanya, teaching & giving.

Dari sinilah saya baru berpikir, pembuatan EA sebagai bentuk kepedulian thd yg lain, kalo pribadi mah manual aja sebagai core bisnis.

Demikian Pak, terima kasih banyak atas bantuannya, secara tidak langsung sudah menginspirasi saya utk melakukan hal serupa, meskipun nampaknya masih sangat sangat sangat jauh, namun saya akan berupaya menuju kesana.

Salam Hormat,

 

Beliau yang tidak ingin disebutkan namanya ini sangatlah jeli dalam memperhatikan perkembangan situs ini. Membaca sangat detil dan teliti tiap komentar yang dituliskan.

Beliau paham betul bahwa tanpa saya melakukan program managed account pun, bukan masalah bagi diri saya. Toh bisa peroleh profit dengan cara manual trading, tetapi kenapa malah menawarkan program managed account yang konsekuensi nantinya bisa dicemooh atau malah dicaci maki oleh banyak orang.

Beliau juga paham betul andaikan program managed account sejak pertama kali diluncurkan melalui artikel Real Account EA pada bulan November 2013 ditawarkan kepada yang lain juga sudah sangat aman (toh sebelumnya pun sudah diuji), tapi kenapa kok malah saya sendiri yang menunda-nunda sampai 4 bulan. :-D

Padahal kebanyakan program managed account, begitu diperkenalkan kepada umum maka langsung dijual kepada yang minat. Tetapi kenapa kok yang ini malah ditunda-tunda?

Dari dua pertanyaan itulah kemudian beliau ini melakukan pengamatan yang lebih detil dan mendalam pada berbagai komentar yang pernah ditulis.

Tujuan situs ini sejak awal adalah sebagai tempat penginspirasi maupun tempat pembelajaran.

Tanpa disadari oleh banyak pembaca, sejak November 2013 lalu secara perlahan-lahan saya ajak untuk bersama-sama menaiki anak tangga berikutnya.

Selama bertahun-tahun situs ini hanyalah menulis artikel-artikel yang berkaitan dengan trading yang dilakukan oleh diri sendiri. Tetapi belum pernah mengajarkan sesuatu bagaimana caranya bila suatu hari nanti bila diantara para pembaca (yang sudah berhasil konsisten profit) ingin melakukan manajemen dana milik orang lain.

Melakukan manajemen dana milik orang lain adalah anak tangga selanjutnya dari sebuah trading.

Kadang yang terjadi, meskipun diri kita sendiri tidak ingin repot maupun ribet melakukannya, tetapi lingkungan memaksa untuk melakukannya. Seperti yang diceritakan oleh Pak Indra, meskipun sudah setengah mati nolak tapi tetap saja ada teman yang memaksa untuk melakukan managed account atas dana milik teman tersebut.

Kebalikan dari cerita Pak Indra, Pak Bima yang berusaha menawarkan managed account kepada yang lain malah tidak begitu diminati, disikapi sinis, dan dicemooh.

Nah coba pikir, apa bedanya Pak Indra dan Pak Bima?

Kenapa yang satu malah banyak penawaran (tapi ditolak) sedangkan yang satunya berusaha menawarkan tapi jarang yang minat?

Perbedaannya terletak pada persepsi orang lain. Kalau tidak pernah menawarkan (apalagi hidupnya terbukti berkecukupan) maka persepsi orang lain akan secara otomatis memiliki anggapan bahwa beliau adalah trader hebat. Sedangkan kalau agresif menawarkan maka persepsi orang lain akan beranggapan apa yang ditawarkannya berkualitas buruk (meskipun sebenarnya tidak).

Disinilah perlu adanya sikap “jual mahal”.

Kalau Anda bersikap “jual mahal” maka hanya orang-orang berkecukupan saja yang akan datang menghampiri (seperti yang Pak Indra lakukan). Sedangkan kalau bersikap murahan (mohon maaf Pak Bima, tidak ada maksud untuk menyinggung, hanya sekedar contoh) dengan melakukan promosi agresif maka yang datang pun orang-orang yang juga “murahan”.

Nah, kalau yang datang adalah yang “murahan” maka hasilnya lebih banyak puyeng dan ribetnya. :-D

Perumpamaan yang mudah akan hal ini seperti ibaratnya seorang wanita.

Wanita secantik apapun kalau tidak menjaga harga dirinya dengan jual murah dan obral mau kepada tiap lelaki, tentunya yang datang kepadanya hanya lelaki yang “murah” seperti preman, lelaki kelas bawah, atau lelaki dengan perilaku yang tidak baik. Biasanya wanita seperti ini dalam hidupnya lebih banyak masalah daripada bahagia.

Berbeda kalau sikapnya jual mahal dan elegan, yang berani mendekati dirinya hanyalah lelaki yang “berharga mahal” dan juga elegan. Tentunya kalau yang datang hanya lelaki seperti itu maka dalam hidupnya akan lebih banyak kebahagiaan dikarenakan lelaki yang mendampinginya biasanya juga bersikap tidak kasar, toleran, dan selalu menghargainya.

Buat apa jual murah kalau kita memiliki sebuah kecantikan (produk yang baik)?

Tidak perlu diobral pun, pasti orang akan datang berebut menghampirinya dikarenakan produk yang baik sangatlah jarang. Demikian pula dengan wanita, kalau sadar betul bahwa dirinya cantik, jual mahal saja tidak apa-apa. Suatu hari nanti pasti dia akan ketemu dengan lelaki yang juga bernilai sama “mahalnya” dengan dirinya.

Beda lagi kalau yang dijual adalah produk yang buruk. Maka mau tidak mau yang harus dilakukan adalah melakukan promosi segencar mungkin agar dapat membuat orang lain tertarik untuk membeli produk tersebut.

Dalam lingkungan sehari-hari saya jarang sekali menceritakan masalah trading, apalagi cerita soal managed account, kalau tidak ditanya duluan. Percuma saja menceritakan sesuatu kepada orang yang tidak minat, nantinya malah dikiranya mengemis atau memaksa. Daripada buang waktu dan energi lebih baik cerita saja yang lain. :)

Tentunya kalau minat, tanpa diceritakan pun akan dengan sendirinya bertanya. Nah, kalau ini terjadi barulah dijelaskan detilnya.

Oleh karenanya, bagi pembaca lain yang suatu hari nanti ingin melakukan managed account, selalu bersikaplah “jual mahal”. Tunjukkan dan buktikan kepada mereka bahwa tanpa adanya partisipasi orang lain, hasil trading untuk diri sendiri saja sudah berlimpah ruah.

Tentunya kalau hal ini dilakukan maka tanpa dipromosikan pun pasti peminat akan datang dengan sendirinya.

Karena prinsipnya, orang lain akan mulai yakin dengan diri Anda kalau sudah berhasil membuktikan untuk diri Anda sendiri. :)

Nah, kalau untuk diri sendiri saja belum terbukti berkecukupan, mana bisa orang lain percaya. :-D

Managed account dapat diibaratkan menjual jalan untuk cepat kaya, tapi kalau diri sendiri ternyata masih susah, bagaimana orang lain bisa yakin khan. :))

Itulah yang saya lakukan sampai 4 bulan nanti untuk EA Andromeda.

Perlahan-lahan saya ajak menaiki anak tangga yang sebelumnya belum pernah diketahui. Memberikan inspirasi agar yang lain juga nantinya dapat mengikuti. Mempelajari pola pikir masing-masing dengan memperhatikan komentar-komentar yang ditulis. Menumbuhkan rasa kepercayaan maupun keyakinan. Dan lain sebagainya.

Beliau yang menulis diatas akhirnya dapat menebak arah dan tujuan akibat tulisan saya dibawah ini:

Sebenarnya aturan managed account sudah “dibocorkan” sedikit demi sedikit di berbagai komentar yang pernah saya tulis. Yang belum ditulis hanyalah rangkumannya saja.

Dengan perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit saya arahkan para pembaca untuk menaiki anak tangga selanjutnya dengan memberikan “bocoran” sepotong demi sepotong. Mulai dari cara kerja EA, aspek privacy, aspek security, aspek hukum, dan berbagai hal lainnya.

Seperti yang dikatakan oleh Pak Indra, “Apa yang dilakukan pak Anton menurut saya salah satu cara mendatangkan investor dengan cara elegan,tidak berkesan murahan.

Memang benar, oleh karenanya pada bulan terakhir uji coba yaitu pada bulan Februari ini, juga dibuktikan bahwa EA Andromeda bernilai “mahal” dikarenakan digunakan modal lumayan yang tersebar di 5 broker.

Namun sayangnya, account VantageFX mungkin baru dapat digunakan pada tanggal 10 Februari dikarenakan adanya masalah perbedaan nama pengirim dana (baca disini: VantageFX). Untuk ICMarkets, Pepperstone, dan ThinkForex dana sudah masuk ke MT4 dan besok siap digunakan untuk trading. Sedangkan dana yang dikirim ke FXPrimus, kemungkinan baru besok terlihat penambahannya di MT4.

Dari permodalan seperti ini saja sudah terlihat bahwa saya tidak main-main dan sangat serius dengan EA ini. Nah, coba pikir sendiri, untuk apa saya pusing mengharapkan investor yang modalnya hanya $5000, yang jauh lebih kecil daripada modal saya sendiri. :-D

Hanya saja sengaja diberikan pembatasan modal minimal $5000 agar yang datang hanyalah orang-orang yang berkualitas dan “berharga mahal”. Tentunya menangani seseorang yang berkualitas jauh lebih mudah dikarenakan memiliki pemahaman lebih baik, siap resiko rugi, paham akan konsekuensinya, dan dapat menghargai keberadaan EA Andromeda.

Selain itu, dengan menggunakan berbagai broker lain maka saya lebih dahulu mengetahui kelemahan maupun kelebihan broker yang digunakan. Sehingga nantinya bila ada yang minat managed account sudah tidak lagi seperti kecemplung sumur gelap gulita akibat salah pilih broker dikarenakan dari hasil trading nantinya sudah dapat diperbandingkan sendiri mana broker yang baik.

Dengan kata lain, saya pertaruhkan dana milik sendiri terlebih dahulu, sebelum orang lain turut serta meresikokan dananya agar lebih terjamin keamanannya. Dalam managed account hal ini sangatlah penting. Bagaimana orang lain dapat yakin kalau pengelolanya saja tidak berani meresikokan terlebih dahulu dana miliknya sendiri. :-D

Seperti halnya perumpamaan angkutan umum. yang ditulis dalam artikel sebelumnya, kalau yakin dan percaya dengannya maka silahkan ikutan. Tapi kalau ragu atau takut maka sebaiknya tidak usah ikutan. :)

Beliau yang menulis komentar diatas sangatlah jeli dan teliti sampai-sampai terlihat jelas oleh beliau bahwa keberadaan EA Andromeda hanyalah sekedar bentuk kepedulian sosial. Beliau dapat menarik kesimpulan tersebut berdasarkan tulisan dalam komentar ini:

Tidak semua yang masih belajar memiliki pendanaan yang kuat. Akibatnya, karena didesak kebutuhan dan juga karena keluarga sebal tiap hari melihat di depan monitor melulu tanpa hasil, akhirnya banyak yang berhenti ditengah jalan.

Tapi coba bayangkan sebaliknya, modal di managed oleh EA Andromeda sehingga tetap menghasilkan dan berkembang menjadi lebih besar (dengan demikian keluarga pun melihat buktinya sendiri kalau trading mampu menghasilkan sehingga dapat lebih mendukung), sambil menunggu suatu hari nanti pemiliknya mampu mentradingkan sendiri modal tersebut.

Perlu juga dipahami trading adalah dunia yang masih sangat jarang dipahami oleh banyak orang. Sehingga pada akhirnya masyarakat maupun keluarga kita sendiri beranggapan bahwa melakukan trading adalah hal yang negatif karena sama dengan berjudi.

Situs ini sejak lama berusaha mengajak orang lain untuk terjun belajar trading forex dikarenakan potensinya yang tiada batas. Namun dengan berjalannya waktu dari tahun ke tahun, sudah saya lihat sendiri yang awalnya semangatnya berkobar-kobar namun karena terbentur tidak kunjung berhasil dan keuangan makin menipis, maka akhirnya berguguran satu per satu.

Bayangkan kalau seandainya disamping mengajak untuk belajar trading forex tetapi di sisi lain juga membuat tidak pusing lagi dengan keuangannya, tentunya akan lebih banyak yang berhasil.

Sehingga nantinya yang diberikan oleh situs ini tidak hanya sekedar kail (seperti yang terjadi selama ini), tetapi juga sekaligus ikan sebagai bekal untuk sementara waktu sampai nantinya mampu mengail ikan sendiri.

Itulah anak tangga selanjutnya. :)

 

38 Comments

  1. Membaca artikel diatas sangatlah edukatif dan responsif kearah pengelolaan managemen diri yang lebih positif. Kami dari XMINDOFX mendukung segala sesuatu yang berbau positif dan mutual benefit terutama untuk setiap indovidu Trader. Dalam salah satu program yang ada di XM adalah KONTES ARENA ,mungkin hal ini juga bisa membawa energi positif untuk rekan rekan dalam revolusi pertama di dunia Forex silahkan berkunjung : http://www.xmindofx.com/kontes.html – salam

  2. Pak anton, boleh kasih ide nih pak..?? kapan ayotradefx mengadakan KONTES FOREX lagi…?? hehe semoga ide saya di dengar ya pak..dan mohon dukungan yg lain hehe.. Terima Kasih pak anton..

    • Terima kasih atas idenya Pak Mac, namun untuk sementara ini fokus saya masih pada program managed accounts yang akan diperkenalkan pada bulan depan.

      Namun kalau Pak Mac ingin segera ikut kontes, silahkan lakukan Googling, pasti akan banyak sekali ditemukan kontes trading yang diselenggarakan di situs-situs forex lain.

    • Pak Mac, silahkan dibaca artikel ini untuk jawaban yang lebih detil: AyoTradeFX Financial

    • Pak Mac dan teman2 semua, bukan bermaksud promosi, kalo pengen ikutan kontes bisa nyoba di XM, disana ada fitur” kontes arena”, kontes yang berhadiah credit $, creditt $ ini bisa di jadikan modal kontes lagi berhadiah real money yang langsung masuk ke acc MT4 bahkan bisa langsung di WD, sehari ada ratusan (bahkan nyampe angka ribuan keknya) kontes yang di selenggarakan berdasarkan schedule, fixed regristration dll, lamanya tiap kontes di bagi berdasarkan waktu trading, ada yang 15 mnt, 1 jam, 4 jam dll

      sangat cocok untuk teman2 yang lagi belajar atau nyari modal,bahkan untuk yang sekedar mengisi waktu senggang :-D silahkan di coba, saya jamin kontesnya transparan… saya bukan IB atau affiliasi dari XM sekedar share untuk teman2, semoga bermanfaat…

      kalo ada yang mencari IB, saya ada fb temen yang sudah jadi IB, silahkan di kontak kalo ada pertanyaan lebih lanjut… https://www.facebook.com/Exemarket.Partnerindo?fref=ts

      salam hormat
      diduk

  3. Jali coba tebak maap klo salah pendapatan master minimal 10.000usd -30.000usd setiap bulannya. :)

  4. Master anda milyader forex ^:)^

  5. Pagi master anton :) ,jali barusan liat deposit master fxprimus $55.050,00 (600juta lebih) busyet deh,jali salut sama master ,udah untung 50 juta belum diwd dasar terlanjur kaya duit di forex yg di tradingkan jali iseng itung 115.050 usd x 12.180= Rp.1.401.309.000 wow mantap master!!!! =D> kalo boleh tau rekor terbesar master anton berapa terbesar dan yg rutin setiap wd berapa master.Tks. ^:)^

  6. Master indra terimakasih ,jali semangat hari ini sudah baca saran master,smoga jali bisa seperti master indra wd terus rutin harian,mingguan,bulanan,trims sudah berbagi pengalaman yg luar biasa pengalaman wdnya.Kelihatannya hanya master anton dan master indra yang berhasil profit konstan di forex trading,yg lain masih …. :) Trims master indra sarannya. :)

    • Ya..sama-sama. Tidak sedikit kok yang sdh profit konsisten,banyakan diam,tetangga saya contohnya yang baru kemarin saya tahu..salah satu lagi yang profit konsisten para pengelola brokerforex.com.

      • Apakah ini berarti Strategi Pak Indra sama dengan strategi para pengelola brokerforex.com? :)

      • Tidak pak Reinaldy,saya tidak tahu tehnik mereka seperti apa cuma yang saya tahu mereka cuma menghasilkan rata2 3% perbulan dgn modal yang mendekati $1000.000.
        Saya pakai tehnik yang saya gunakan dari awal saya mulai buka chart hanya dikembangkan menjadi beberapa variasi saja..jadi murni tehnik sendiri.

  7. Trims master bima sarannya,klo yg lebih sulit dari sistem trading apa master bima jali belum tahu maklum jam terbang belum 5 tahun,Klo boleh minta dong saran terbaiknya biar singkat belajarnya dan bisa menghasilkan cepat dari forex. :)

    • Inilah yang salah menurut pandangan saya mengapa forex di anggap untuk menghasilkan profit secara instant, mengapa para trader Indonesia tidak beranggapan bahwa forex adalah jenis investasi. Apapun jenis investasinya pastilah memiliki tingkat resiko, sepengtahuan saya yang jenisnya investasi adalah untuk jangka panjang, mengapa kita di ajarkan rutin windraw.

      Saya tidak sependapat mengajarkan bahwa seseorang yang rutin windraw adalah orang-orang yang layak di tiru oleh para trader muda. Karena untuk mencapai tersebut tentulah diperlukan managemen keuangan tersendiri yang tidak di ajarkan oleh para trader profesional tersebut. Apakah Pak Jali sudah memiliki mental untuk melihat account Bapak Margin Call, karena peluang untuk deposit dan windraw tentulah sama peluangnya.

      Tapi apabila Bapak sudah siap untuk deposit lagi di account yang sama ataupun membuka account baru ya silakan saja windraw secara rutin yang penting managemen keuangannya baik dan benar.

      Saya misalkan : Bapak punya rencana windraw sebesar $ 50 setiap bulannya dengan modal $ 50, hal ini dapat dilakukan apabila modal di account bank Bapak minimal sebesar $150, jadi sebenarnya Bapak memiliki investasi sebesar $200, 50 $ sudah di masukkan ke broker sedangkan $150 lagi tersimpan di bank Bapak, jadi ada sebesar 25 % dana yang Bapak kelola untuk di tradingkan dan inilah yang dicapai targetnya dan apabila target tidak tercapai lakukan lagi mengambil dana dari 25 % * $150, untuk lakukan deposit lagi atau membuka account yang baru.

      Hal inilah yang tidak dipahami oleh para trader muda, seakan-akan setiap saat sang trader selalu mendapatkan keuntungan dan bisa melakukan windraw rutin secara terus menerus setiap saat.

      Ingatlah forex adalah investasi dan pada dasarnya investasi adalah untuk jangka panjang, kita para traderlah yang mengubah midset tersebut seakan-akan begitu mudahnya forex ini bisa windraw setiap saat. Jangan melihat segala sesuatu itu mudah apabila Bapak mengharapkan bisa windraw setiap saat pastikan Bapak juga siap deposit setiap saat. Ini pendapat saya mengenai forex, semoga bisa menjadi pertimbangan bagi trader muda. Salam profit. meikendo.com. GBU

      • “apabila Bapak mengharapkan bisa windraw setiap saat pastikan Bapak juga siap deposit setiap saat”
        Jadi kayak ngelempar koin aja Pak Bima :)

      • Wah pak Bima ngak tepat itu pemikirannya..darimana anda bisa bilang bahwa trader yang bisa withdraw rutin harus “siap” deposit rutin juga,bahaya ini pola pikirnya.Semua tergantung sdh sejauh mana seorang trader memahami /memperlakukan trading itu sendiri.Kebanyakan trader pemula selalu berharap profit yang fantastis 100%/bulan atau bahkan 1000%perhari,kalau begini pemikirannya jelas akan rajin deposit atau bahkan tidak pernah withdraw.
        Dan jangan salah meskipun withdraw rutin,saya tidak deposit2 lagi…seperti pendapat yang anda katakan.Dan forex yang ideal buat saya adalah yang bisa rutin menghasilkan setiap bulannya,jadi kalau anda punya konsep untuk menganggap forex adalah investasi jangka panjang ya tidak salah juga,karena memang bisa dibuat seperti itu.Prinsipnya tergantung apa yang inginkan dan sejauh mana kita sdh tahu mencapainya.
        Kalau bisa berjalan cepat kenapa musti berjalan lambat.
        Yang harus ditekankan untuk pemula adalah untuk mencapai hasil yang maximal tentunya dibutuhkan usaha yang maximal pula..tidak ada cara instan untuk hasil maximal.
        Jadi jangan memberi “batasan” untuk sesuatu yang bisa “tidak terbatas” (tehnik,konsep,strategi & kreatifitas).
        Usaha..Usaha..usaha…semuanya mungkin.
        Dan untuk pemula kalau mau rutin withdraw coba target bulanan anda set diangka realistis 3%-20%..belajar..belajar dan terus belajar,suatu saat anda pasti akan bisa melakukannya,ini bukan hal yang wah kok..ini biasa saja (tidak perlu diajarkan oleh trader profesional/ini juga bukan rahasia mahal).Tidak ada yang aneh kalau kita mau berpikir realistis.

      • Sering withdraw atau tidak sebenarnya tergantung pada 2 hal yaitu desakan kebutuhan dan tingkat resiko.

        Bila trading forex adalah penghasilan satu-satunya, ya harus sering withdraw agar dapat belanja sehari-hari. Atau kalau ingin beli mobil baru, ya harus withdraw.

        Kemudian, faktor tingkat resiko ditentukan oleh 2 hal yaitu tingkat keyakinan terhadap broker yang digunakan dan tingkat keyakinan terhadap system yang digunakan.

        Broker dapat diibaratkan seperti bank. Kalau menggunakan broker kurang meyakinkan seperti layaknya menabung di BPR, maka lebih baik sering-sering withdraw untuk meminimalkan resiko. Tetapi kalau yang digunakan broker besar yaitu seperti menabung di BCA atau Bank Mandiri, maka jarang withdraw pun tidak apa-apa.

        Selanjutnya adalah keyakinan terhadap trading system itu sendiri. Kalau masih sering MC, maka lebih bijak pada saat memperoleh profit yang mencukupi segera dilakukan withdraw untuk disimpan sebagai cadangan untuk berjaga-jaga kalau nantinya terjadi MC lagi. Sehingga kalau sewaktu-waktu terjadi MC maka dapat melakukan deposit ulang dari cadangan tersebut. Mungkin inilah yang dimaksud oleh Pak Bima.

        Akan tetapi kalau trading system-nya sudah sangat mumpuni, buat apa sering withdraw, toh lebih baik dibiarkan saja agar dapat dilakukan compounding. Dengan adanya compounding maka deposit ulang tidak lagi diperlukan karena modal membesar dengan sendirinya akibat adanya penambahan profit. Daripada ditabung di bank yang imbal hasilnya kecil, mending di compounding saja di forex. Inilah yang dilakukan oleh Pak Indra, karena itu Pak Indra hanya melakukan withdrawal seperlunya saja sedangkan sisanya dibiarkan di broker agar dapat di compounding.

        Trading system dapat diibaratkan seperti Anda membuka warung. Kalau keahlian belum dimiliki maka yang sering terjadi adalah saat musim hujan, Anda malah jualan kipas angin. Sebaliknya kalau musim kemarau, Anda malah jualan jas hujan. Tentunya kalau warung Anda seperti ini maka tiap kali memperoleh untung lebih baik segera disimpan (di withdraw) agar kalau sewaktu-waktu bangkrut maka Anda memiliki cadangan untuk buka warung lagi.

        Atau contoh lain, seperti halnya pembalap motor. Kalau masih suka salah, yaitu saat jalannya lurus tapi yang Anda lakukan malah belok atau saat jalannya belok malah yang Anda lakukan lurus, maka lebih baik saat sekali-kali menang balapan maka uang hadiahnya disimpan (di withdraw) untuk berjaga-jaga beli motor baru. Tapi kalau yakin akan lebih banyak menangnya daripada kalah, tentunya lebih baik uang hadiahnya dibelikan yang lain daripada dibelikan motor. Toh motor jarang babak belur karena feeling-nya sudah tepat dalam menentukan kapan saat belok dan kapan saat lurus.

        Namun yang perlu dipahami, tidak ada jalan cepat atau jalan pintas untuk memperoleh keahlian trading.

        Hujan saja perlu mengumpulkan awan terlebih dahulu agar dapat turun hujan, pohon duren saja harus tumbuh besar dahulu agar dapat berbuah, tentunya Anda pun juga harus seperti itu. Perlu proses yang memerlukan waktu lama dan usaha yang keras agar Anda mampu mengubah diri dari yang semula tidak memiliki keahlian apapun sampai akhirnya menjadi benar-benar ahli.

        Yang pasti, hasil dari trading forex tidak memiliki batasan. Kalau Anda sudah sangat ahli maka jumlah berapapun dapat dihasilkan. Menjadi terbatas atau tidak hanyalah tergantung pada keahlian Anda sendiri. :)

      • Saya kira apa yang saya jawab dengan yang diuraikan Pak Indra tidak ada yang salah. Coba kita jawab dengan realistis dan jujur apakah Pak Indra konsisten windrawnya sebesar 1 % persen/bulan tanpa pernah menahan floating minus. Apabila hingga saat ini masih seperti itu terima kasih pada Tuhan kita akan mendapatkan orang terkaya di dunia yang akan berasal dari Indonesia.

        Saya hanya mengarahkan kepada para trader muda agar berpikiran realistis di dalam bisnis forex ini, saya percaya 100 % kita bisa konsisten profit 3 – 20 %, tapi saya lebih percaya lagi lebih dari “100%” kita bisa menahan floating lose atau bahkan kita lose sebesar 3-20 % perbulan. Ingat menahan floating lose harus kita perhitungkan coba pikirkan mengapa myfxbook, currensee, razor forex menghitung yang namanya floating minus karena kita harus beranggapan bahwa floating minus merupakan kerugian bagi trader, itulah yang berdasarkan pandangan saya, Pak Indra tidak deposit-deposit lagi karena sudah membuat sepenuhnya dana Bapak secara full di broker dan tidak di bank lagi karena sudah mempunyai dan mampu memanage dana di broker bahkan inilah yang kita harapkan, jadi biaya fee untuk windraw dan deposit akan jauh berkurang.

        Saya mencoba memberikan gambarannya seperti ini semoga bisa dipahami : Pak Indra memiliki dana $500.000 di brokernya dengan asumsi Pak Indra melakukan windraw sebesar 3-20 % perbulan secara rutin, hal ini pastilah mudah bagi Pak Indra. Hal ini selama 5 tahun dilakukan terus menerus. Pada tahun ke-6 bulan januari modal Pak Indra harus menahan floating minus sebesar 4 % apakah Pak Indra akan melakukan windraw pada bulan januarinya, saya berpikiran hal itu tidak akan dilakukan Pak Indra namun ia akan mempergunakan simpanan dana di Banknya ataupun account lainnya di broker lainnya yang tidak sedang floating minus. Intinya hal inilah yang ingin saya ajarkan kepada para trader muda. Ingat yang namanya floating minus adalah “hutang yang belum terbayarkan”, saya tidak percaya ada trader yang Drawdown “0 %” itu kalau di myfxbook lepih parah lagi Drawdown di razor forex, silahkan ke razor forex apabila ingin menganalisa setiap transaksinya, saya juga lagi sedang belajar di sana dan lagi mengikuti kompetisinya ini linknya http://www.forexrazor.com/en-us/account.aspx?sid=29193 dan ini yang untuk 3 bulan ke depan http://www.forexrazor.com/en-us/account.aspx?sid=29198, sistem ini adalah sistem yang di ajarkan Pak Anton dengan sedikit modifikasi semoga bisa menang kompetisi dan dananya bisa saya berikan kepada calon fund manager lainnya agar mempergunakan dana ini dengan sistem Pak Anton karena namanya saja saya buatkan “Trend 15 Menit Gaya Pak Anton”. Kalau dilihat hasilnya ini jauh lebih hebat dari metode saya yang flat namun belum teruji oleh waktu tapi saya yakin sistem ini mumpuni karena yang membuatnya juga Pak Anton.

        Pak Indra pernah mengajarkan para tetangga Pak Indra mengenai sistem trading Bapak dan mereka sudah konsistem profit tapi masih mengharapkan Pak Indra yang mengelolanya, karena mereka sudah melihat profit yang konsisten itu ya punya Pak Indra orangnya ya Pak Indra bukan mereka yang pasti masih ragu dengan kemampuannya, mereka sudah melihat enaknya konsisten profit di atas 30 % setiap bulannya padahal mereka untuk 3-20 % saja konsisten setiap bulannya sudah kewalahan. Mari ajarkan bangsa Indonesia investasi yang benar dengan cara memberikan pengertian apapun investasinya pastikan Drawdown < 30 %, ingatkan bahwa forex atau apapun investasinya bukan untuk 1 atau 2 tahun namun sepanjang hidup kita bila perlu. Berapapun besaran profit yang Anda buat pastikan Drawdown Anda < 30 %.

        Untuk pernyataan Pak reinaldy saya sebenarnya sudah pernah mengulas itu di thread saya di kaskus ini linknya :http://www.kaskus.co.id/thread/519cd2b9611243460a000001/cari-investor-forex/11 dengan judul : Forex Bukanlah Zero Sum Game atau di website saya : http://meikendo.com/?p=109 dengan judul yang sama.

        Jadi pernyataan Pak reinaldy mengenai "ngelempar koin" bisa dijawab di tulisan tersebut, mungkin cara menangkap pernyataan dan tulisan yang sedikit berbeda. Mohon maaf apabila ada tulisan yang kurang berkenan, semoga kita tetap berhati bersih dan mampu menjadi terang dan garam dunia kepada tiap orang yang kita dipertemukan oleh Tuhan. Salam profit. meikendo.com. GBU

      • Saya jawab…
        Biar pak Bima atau mungkin yang lain ada yang berpikir sama dgn pak Bima paham apa no 1 yang ada dibenak saya saat pertama kali berbicara mengenai forex baik untuk diri saya sendiri maupun orang lain..RESIKO…
        Jadi apapun yang sudah terjadi/saya nikmati dari forex dari awal sampai saat ini termasuk orang2 yang saya ajarkan, semua dasar perhitungannya sdh pasti dimulai dari “bagaimana RESIKOnya”. Dari mengetahui setiap resiko tersebut didapatlah beragam cara untuk mengatasinya, dari mulai floating untuk jangka agak lama maupun membatasi transaksi dengan batasan point ataupun berdasarkan waktu baik untuk profit ataupun loss.
        Soal pernyataan apakah bisa rutin withdraw 1% perbulan tanpa ada floating minus..salah satu account saya profit antara 5-40%/bln tanpa floating minus (batasan setiap transaksi max hanya 1 hari) percaya atau tdk itu urusan anda dan saya tdk perlu juga diakui kok,kenapa cuma salah satu..karena itu yang saya mau,ini berkaitan dgn plan saya dalam mengelola account2 saya.
        Bagaimana dgn account2 lainnya, terutama yang besar..tentunya kenyamanan otak yang saya utamakan, meskipun withdraw sama rutinnya, floating bisa saja ada tiap bulannya bahkan bisa 15%,tapi apakah selalu ditutup dalam kondisi profit..kalau itu pertanyaan selanjutnya dari pak Bima..saya jawab anda salah.Saya punya hitungan sendiri dalam penanganannya/kapan hrs di cut “kankernya”.
        Jadi menurut pendapat saya..mau apapun caranya,apa itu menahan floating bertahun2 sekalipun,kalau orang tersebut mampu konsisten profit selamanya itu artinya dia sdh berhasil.Tidak perlu berteori macam2..banyak jalan menuju Roma.
        Anda salah kalau bilang saya hanya menempatkan dana hanya di broker, direk. bank malah mendapat jatah lbh banyak untuk menampung hasil krn akan dialihkan ke property (jangan menempatkan telur hanya di 5 keranjang..hehehe),terima kasih juga atas pernyataan anda ” Apabila hingga saat ini masih seperti itu terima kasih pada Tuhan kita akan mendapatkan orang terkaya di dunia yang akan berasal dari Indonesia.”..hehehe sayangnya uang bukan segalanya buat saya pak Bima (kalau iya tidak saya sia2kan investor2 yang dulu mengemis2 pada saya), mungkin anda berpikir begitu. Saya cukup menjadi orang kaya saja yang masih bisa memberi/berbuat untuk orang lain,tidak ingin menjadi orang terkaya jangankan di dunia, di pulau Bali tempat saya tinggal saja saya tidak berharap.Kaya sekali itu pusing pak, bukan impian saya kok.Jadi anda masih lbh berpeluang mengambil posisi itu…amin.
        Dan jgn negatif dulu ya..saya jujur dukung anda, karena saya jarang ketemu orang yang benar2 perjuangkan nama forex agar baik bagi yang lain.
        Salam sukses.

    • “salah satu account saya profit antara 5-40%/bln tanpa floating minus (batasan setiap transaksi max hanya 1 hari) percaya atau tdk itu urusan anda dan saya tdk perlu juga diakui kok,kenapa cuma salah satu..karena itu yang saya mau,ini berkaitan dgn plan saya dalam mengelola account2 saya.”

      Akhirnya Pak Indra mengeluarkan managemen tradingnya yang kalau diminta pastilah tidak diberikannya secara mudah, tapi dengan kita berargument di situsnya Pak Anton ini cara kerja sistem Pak Indra jadi bisa di baca para trader muda.
      1. Apabila mau konsisten profit tanpa ada floating minus pada tiap bulannya lakukan trade maximal 1 kali 1 hari.
      2. Dengan trade 1 x 1 hari saja secara maksimal sudah mampu menghasilkan 5-40 % perbulan.
      3. Lakukan segala sesuatunya menurut yang nyaman untuk Anda.

      Apa yang dilakukan Pak Indra sudah pernah dibuatkan oleh Pak Anton jadi ini bukanlah hal baru. Jadi saya hanya ingin memberikan pandangan kepada Pak Jali karena apa yang di tanyakan Pak Jali kepada Pak Indra rahasianya tapi tidak diberikan karena sangat sulit di tangkap oleh trader muda, tapi dengan saya berargumen semuanya secara rinci dan jelas di keluarkan Pak Indra.

      Semoga Pak Jali dan trader muda lainnya mampu mengikuti yang diajarkan Pak Indra karena yang diajarkan Pak Indra selalu tersirat jadi bagi trader muda banyak yang tidak paham.

      Itulah yang saya harapkan dari mereka yang konsisten di forex ini mau memberikan secara detail kemampuannya dan cara tradingnya sehingga rekan-rekan trader kita mau dan mampu mengikutinya. Semua yang dikatakan Pak Indra bermanfaat bagi psikologi para trader muda untuk itulah ada trader beraura positif, BERTAMBAH lagi satu ilmu para trader muda. Salam profit. meikendo.com. GBU

      • Perdebatannya seru juga ya… :-D

        Kalau menurut saya, hal seperti ini tidak perlu diperdebatkan karena hampir sama dengan memperdebatkan “Lebih cantik mana istriku atau istrimu?”

        Sampai kiamat pun tidak akan pernah ketemu karena hal ini menyangkut masalah selera dan kenyamanan masing-masing. Tidak ada satupun system yang sempurna, selalu ada kelemahannya. Demikian pula pacar atau istri, juga tidak ada yang sempurna. Bagaimana bisa sempurna, lha wong diri kita saja juga tidak sempurna kok. :-D

        Namun meski tidak sempurna, tapi kalau kita nyaman dengannya, ya tidak apa-apa. Yang penting dia tetap cinta kita (baca: terus menerus mampu menghasilkan profit). Kalau ada sedikit cacat atau kekurangan, ya sudahlah dimaklumi saja, toh yang penting kita bisa hidup bahagia dengannya. :)

        Dan yang lebih utama, karena masing-masing dari kita sudah memiliki “istri” pilihan masing-masing yang didapat dari hasil perjuangan keras, maka tahap selanjutnya adalah berbagi ilmu kepada para bujangan perihal bagaimana cara menemukan “istri” yang baik dan cocok, agar mereka juga cepat menikah dan tidak jomblo melulu sampai kiamat. :-D

      • “maka tahap selanjutnya adalah berbagi ilmu kepada para BUJANGAN perihal bagaimana cara menemukan “istri” yang baik dan cocok, agar mereka juga cepat menikah dan tidak jomblo melulu sampai kiamat”

        Salah satunya saya, yang masih belum laku juga. heheh :-D

      • Gambarannya tepat seperti itu pak Anton..pak Anton memang jago perumpamaan…siip.
        Ayoo..bagi pemula atau yang lagi berproses..cara,strategi dan MM banyak sekali variasinya,pilih salah satu saja dan pastikan aturan mainnya (resiko dan peluang),setelah itu tinggal dilatih untuk mematuhi rulenya,krn dalam trading yang paling sulit dan butuh waktu lama untuk dipahami adalah mengendalikan mental kita sendiri,tehnik dan strategi urusan no 2.
        Apa yang saya alami dalam membagi salah satu strategi saya ke orang disekitar saya sdh cukup menjelaskan bahwa masalah sebenarnya cuma di mental, jika saya katakan 1+1 =2, mereka bisa mengatakan 5,7,100 dsb.Itulah mengapa saya katakan beban saya adalah mengawasi mereka selama beberapa bulan kedepan untuk apa..ya tdk lain adalah untuk mengawasi kepatuhan mereka dalam mengikuti rule yang saya berikan,krn teori dan cara kerja/strategi cuma butuh waktu beberapa jam saja untuk mereka pahami.
        Jadi tdk perlu cari rumus atau strategi jitu ini itu, krn masalah sebenarnya adalah mental kita sendiri,mampu tdk dikendalikan, makanya ada benarnya jam terbang akan mempengaruhi kualitas seseorang dalam memahami sepenuhnya bidang yang sedang dihadapi (meskipun tdk selalu tepat 100%,tergantung banyak hal lain juga).

      • Komentar untuk pak Bima..
        Begini pak, satu cara trading saya juga saya share kepihak lain, memang hanya skala kecil untuk disekitar saya saja,karena kemampuan saya mengawasi mereka ada batasnya.Yang jadi fokus utamanya adalah pengawasan dari saya yang ditujukan untuk mengawasi kepatuhan mereka menjalankan tehnik yang diberikan bukan mengenai tehnik jitu apa yang menjadi pokok utama.
        Banyak kok tehnik yang bagus2 di forum2 forex.
        Jadi sebenarnya tidak ada bedanya fungsi saya hanya sebagai pengawas, bisa saja teori sdh dimiliki orang lain tersebut,saya tinggal diberi tahu tehnik apa yang digunakan,saya tinggal melihat apakah orang tersebut benar2 mengikuti tehnik tersebut atau dilanggarnya..gampangkan.
        Jadi buat rekan2 lain agar proses belajar forex rekan sekalian bisa lbh cepat, bisa dipakai cara sederhana seperti diatas, cari rekan yang sama2 lagi belajar trading,kemudian sepakati tehnik apa yang akan kalian pakai masing2 entah sama atau berbeda tehnik,pastikan kalian berdua sama2 sdh tau bagaimana cara kerja tehnik tersebut (buat aturan kerjanya agar mudah dipahami lawannya).Sekarang masing2 trading dengan caranya masing2, dan satu sama lain saling mengawasi, si A mengawasi trading yang dilakukan si B, sedangkan si B juga melakukan pengawasan ke trading si A. Jika ada yang melanggar aturan buatlah sangsi..misalnya hrs traktir dsb, lakukan evaluasi bersama 1 bln sekali.Cara ini akan lbh efektif jika dilakukan lbh dari 2 orang (tentunya mereka semua saling mengawasi).Tentunya trading sendiri dengan ada orang yang memantau akan berbeda efeknya.
        Jadi paling tidak sekarang rekan2 sdh ada sedikit gambarankan bahwa tehnik itu bukan utama,membuat jera mental kita yang sulit patuh adalah masalah sebenarnya,dengan dibuat saling mengawasi tentunya disamping kita bisa enjoy sama teman2 seperjuangan dalam melakukan trading bersama,yang utamanya adalah lbh cepatnya kita menyadari kekeliruan kita karena diingatkan rekan kita saat kita mulai melanggar aturan, jadi tidak ada istilah trading itu membosankan kalau sdh begini, malah bisa seru2an dgn teman sambil belajar.

      • Selama bertahun-tahun mengelola situs ini, sudah banyak yang saya lihat yang awalnya berapi-api tapi lama kelamaan makin memudar dan akhirnya menghilang. Selama ini anggapan saya, mereka gagal karena kurangnya semangat dan ketekunan. Andaikan saja lebih bersemangat, lebih tekun, dan lebih sabar menghadapi berbagai kegagalan, tentunya suatu hari nanti pasti bisa.

        Namun tulisan Pak Indra menyadarkan saya bahwa tidak semua orang memiliki mental kuat yang mampu berjuang seorang diri dalam rangka membentuk diri sendirinya. Masalah utama dalam belajar trading memang terletak pada kemampuan mengendalikan emosi diri sendiri agar nantinya dapat patuh dan disiplin terhadap trading system yang digunakannya. Karena yang baru belajar belum paham akan hal ini maka yang disalahkan adalah trading system-nya. Maklum sebagai manusia, kita semua lebih suka menyalahkan segala sesuatu selain diri kita sendiri. :-D

        Tetapi nantinya setelah ribuan kali ganti trading system, tetap saja hasilnya amburadul akhirnya timbulah rasa putus asa. Disinilah semangat biasanya perlahan-lahan mulai memudar dan pada akhirnya padam sama sekali. Dan pada hari ini berkat tulisan Pak Indra saya baru sadar bahwa letak salahnya bukan pada besar kecil semangatnya, tetapi terletak karena belajarnya sendirian.

        Dengan belajar kelompok, maka disamping timbul saling memberi semangat, juga timbul saling mengawasi. Apalagi ditambah dengan adanya sistem hukuman, tentunya secara otomatis masing-masing akan berusaha tetap disiplin dan patuh agar tidak sering kena hukuman. Cara yang diterapkan oleh Pak Indra memang jauh lebih efektif dan hasilnya pun akan lebih cepat karena kesalahan terbesar pada masing-masing individu akan langsung ketahuan oleh yang lain. Dengan cepat ketahuan letak salahnya maka solusinya pun akan lebih cepat ditemukan.

        Terima kasih atas sharing ilmu cara pembelajaran yang sederhana namun sangat efektif, Pak Indra. Semoga ilmu sederhana ini dapat memberi banyak manfaat bagi yang sedang belajar. :)

      • Sama-sama pak Anton,semoga bermanfaat buat yang lain.

      • “Disiplin”
        Ya, saya percaya sekali bahwa satu kata inilah yang menjadi kunci sukses dalam bisnis ini :)
        Forex seperti permainan poker yang juga menuntut kedisiplinan untuk sukses, baik disiplin untuk bermain dengan kartu-kartu bagus saja maupun disiplin money managemen dengan hanya meresikokan sebagian kecil saja uang kita dalam setiap permainannya.
        Kita sangat mungkin sekali menang dengan memainkan kartu jelek di tangan kita, namun untuk jangka panjang kartu-kartu jelek ini akan menghabisi kita. Kita juga mungkin sekali menang besar sekejap saja dengan cara meresikokan semua uang kita, namun kita juga bisa kehabisan semuanya sebentar saja sekalipun kita memiliki kartu terbaik “Pair As” di tangan kita.
        Namun bedanya forex dengan poker yang membuat forex menjadi lebih sulit adalah menemukan seperti apa “Pair As” nya. :-D
        Semoga saja sautu saat nanti saya dan pembaca disini bisa menjadi seperti Pak Anton, Pak Indra dan Pak Bima yang sudah menemukan Pair As nya masing-masing. Amiin

      • Disiplin bukan hanya kunci sukses dalam forex saja, tetapi dalam semua hal di kehidupan ini. Contoh, kalau disiplin belajar pasti jadi pintar, kalau disiplin ngapelin pasti suatu saat jadi istri. :-D

        Saya tidak begitu paham dengan poker, tapi money management dalam trading apapun, memang seperti itu. Pemahaman yang sangat baik, Pak Reinaldy. :)

        Prinsip yang digunakan dalam poker hampir sama dengan prinsip Sun Tzu “Every battle is won, before ever fought”. Kalau sejak awal sudah paham kartu yang dipegang bagus, maka sejak awal pun sudah tahu kalau bakal menang tanpa harus menunggu permainannya selesai. Sebaliknya kalau sejak awal sudah ragu, bisa saja sekali-kali menang tetapi dalam jangka panjang nanti lebih cenderung babak belur.

        Prinsip ini pun tidak hanya berlaku dalam poker, trading, atau dalam peperangan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh, kalau berhadapan dengan lawan yang jauh lebih kuat, maka jangan nekad dilawan kalau tidak ingin babak belur sendiri. Kalau ragu menyalip kendaraan lain maka jangan nekad nyalip kalau tidak ingin bertabrakan.

        Namun yang membedakan dengan poker, dalam trading juga harus ditentukan seberapa besar nilai kemenangannya dengan menentukan letak exit optimalnya dimana. Kalau terburu-buru exit maka profit sedikit, kalau terlambat exit maka profit berubah menjadi loss.

        Dengan sudah memiliki pemahaman maka yang perlu dilakukan oleh Pak Reinaldy hanyalah belajar “membaca kartu”, seperti apa yang bagus dan seperti apa yang jelek. Kalau itu sudah berhasil dilakukan maka tahap selanjutnya adalah menentukan exit optimalnya dimana.

        Hanya 2 hal itu saja yang perlu dilakukan Pak Reinaldy, gampang khan. :-D

  8. Master indra share dong pengalaman wdnya dan rekor wd terbesar berapa dan dibroker mana wdnyaBuat teman2 trader dan para master forex share dong pengalaman wdnya [-O<

    • Untuk motifasi ya….oke..sebagian sdh pernah disinggung sebelumnya,wd tergantung brokernya juga,broker dgn dana kecil yang berjenis bandar kecil (2 broker) justru diwdnya lebih sering,bisa hitungan hari atau mingguan,paling2 rata2 nariknya dikisaran $50-$750 dipakai keperluan bulanan. Kalau dibroker dgn modal yang besar (ECN dan bandar besar,3 broker) wdnya dikisaran 1-1.5bln sekali besarnya per broker sekali wd di baru dikisaran $2000-$5500 (harapanya selalu meningkat seiring waktu berjalan..amin),rekor terbesarnya di broker fxdd.Tetapi disetiap sesi wd selalu ada hasil yang disisakan untuk menambah modal yang tetap dibiarkan di broker/tidak seluruh pemasukan bulanan yang ditarik,20%-30%nya selalu ditambahkan kemodal utama di masing2 broker tersebut.Dengan cara seperti ini harapannya bulan2 berikutnya yang bisa di wd akan selalu menjadi semakin besar,seiring makin besarnya modal yang ada.
      Pak Jali motifasi yang paling berperan untuk kemajuan diri sendiri sebenarnya harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri/keyakinan untuk bisa di bidang ini.Tidak perlu terlalu mencari2 dari apa yang orang lain sdh dapat,karena saya juga melakukan itu dulu diawal2 terjun di bidang ini,saya tdk pernah ingin mencari2 pembuktian keberhasilan dari orang lain hanya untuk momotifasi saya,krn motifasi macam itu hanya berdampak instan buat mental/tidak kokoh untuk menghadapi segala masalah2 yang terjadi dalam proses pembelajarannya.

  9. Master bima share dong jurus forexnya :)

    • Menurut perkiraan saya Pak Jali sudah memiliki banyak indikator ataupun sistem trading, apabila belum di thread forex sudah banyak membahasnya dan di thread ini juga sudah pernah di bahas Pak Anton, walaupun tersirat.

      Namun berdasarkan pengalaman sistem apapun itu apabila sudah teruji konsisten profit pelajarin saja dan sudah banyak di forum ataupun di website ini, tinggal nyaman atau tidaknya Bapak dengan sistem tersebut.

      Seperti Pak Anton yang nyaman dengan sistem trendnya sedangkan saya lebih nyaman pada saat pasar side way (flat), semuanya tergantung psikologi Pak Jali, jangan terlalu berharap kepada sistem trading karena yang lebih sulit dari itu masih lebih banyak lagi, tapi pelajarin saja dengan tekun akhirnya nanti akan di nikmati dengan sendiri. Salam profit.meiekendo.com.GBU

  10. Wah, salut dengan pemahaman pembaca yang “no name” tersebut Pak Anton.
    Tidak perlu meminta maaf atas semua yang Bapak sampaikan yang penting niat dan tujuannya adalah membangun dan mensejahterakan bangsa Indonesia.

    Niat awalnya saya memang mencari investor tapi belakangan niat itu malah semakin lebih lagi ingin di cari semakin semangat saya untuk mencari semua investor yang “murahan” itu, saya malah beranggapan layaknya OS antara android dan apple, saya androidnya Fund Manager seperti Bapak Applenya. hehehehe.

    Mengapa saya semakin mencari investor “murahan” tersebut ? ternyata saya semakin banyak mengajarin orang yang awam mulai dari tidak mengerti forex hingga cara membuka accountnya mulai dari broker murahan sampai yang profesional. Kebetulan gaya trading saya yang biasanya ambil posisi paling banyak 4 kali dalam 1 bulan jadi saya masih sanggup melayani permintaan mereka. Tapi saya belakangan malahan kesulitan oleh karena itu saya malah mau mengajak atau mempekerjakan orang yang mau melayani orang yang bertanya mengenai forex.

    Bapak mengajarkan psikologi forex dan pada tingkat mahir, namun biarkan saya mengajarkan kepada investor yang “murahan” tersebut agar nantinya ia mau belajar dan bekerja sendiri, namun pengalaman saya yang mewajibkan bekerja dan belajar keras dengan susah payah tanpa guru yang ada ya banyak membaca artikel-artikel seperti Bapak ini ya baik local maupun teks inggris. Walaupun sistem saya tidak suka membicarakannya karena semua sistem yang ada pastilah mengahsilkan profit asalkan di tekuni secara baik dan benar.

    Saya ingin menjadi garam dan terang bagi mereka yang “murahan” tersebut masalahnya memang semakin saya ikutin malah yang murahan semakin sedikit malah yang gede-gedenya yang berdatangan. Harapan saya hanya satu setidaknya saya tidak merugikan investor saya 30 % dari modal mereka dan kalau diberikan memberikan keuntungan bagi mereka setidaknya saya bisa mensejahterakan bangsaku yang sedang berkembang ini. Semoga niat Pak Anto dan Fund Manager lainnya diberkati Tuhan dan diberikan kesehatan serta usia yang panjang semakin banyak orang-orang yang berjiwa bersih, karena cara pandang orang dan pemikiran tidaklah harus sama namun tujuan kita dan langkah kita tidak merugikan dan menyusahkan orang lain melainkan memberikan berkat dan rahmat kepada siapa saja yang ditujukkan Tuhan kepada kita. Salam profit.meikendo.com.GBU

    • Selamat malam pak Bima.
      Pak Bima tidak perlu berkecil hati dengan kesan investor “murahan”, saya dalam beberapa hal sepakat dengan maksud dan tujuan seperti yang pak Bima lakukan yang ingin mengajak banyak orang dengan modal pas2an agar bisa juga menikmati keuntungan/hasil dari trading.Dan sayapun sebenarnya juga sudah melakukan hal tersebut tetapi bentuk bantuan yang saya lakukan adalah memberikan pancingnya,bukan ikannya.Saya sdh mengajarkan salah satu cara trading saya yang saya nilai mudah untuk diterapkan kepada beberapa orang disekitar lingkungan terdekat saya, dan hasilnya beberapa orang ini sekarang sudah bisa profit dengan konsisten.Ini sebenarnya selalu saya tawarkan kepada setiap orang sebelum2nya meminta saya mengelola dana mereka, hanya saja tidak semua orang mau belajar, mereka hanya mau menjadi investor saja..cukup ironis juga menurut saya, sudah dibantu diberikan kendaraan kok maunya numpang saja.Tapi itulah kenyataannya.
      Termasuk seorang investor yang saya baru kelola dananya 2minggu lalu, orang tersebut sudah trading juga dengan tehnik yang saya ajarkan dan juga sdh menikmati hasil kerjanya sendiri,hanya saja mereka cuma berani trading dengan modal kecil, sementara dananya yang besar tetap meminta agar saya yang mengelola…nah kalau sudah begini mau bilang apa…sudah diberikan kendaraan sendiri dan sudah bisa mengendarainya tetapi lebih sering numpang di kendaraan saya.
      Jadi sayapun tidak pernah kormesilkan kemampuan saya dari awal ,saya juga ingin trading itu sekian waktu kedepan bisa dilakukan oleh banyak orang ,disanalah letak sebenarnya kepuasan saya.
      Kenapa trading yang saya ajarkan keorang lain hanya sebatas lingkungan terdekat saya,karena ada beban moral untuk mengawasi orang2 yang saya ajarkan trading ini,saya harus mengawasi trading mereka beberapa bulan kedepan, kalau mereka sudah bisa mematuhi semua yang saya berikan, barulah saya bisa lepas pengawasan saya.Karena orang2 yang trading ini langsung menggunakan uang sebenarnya,bukan demo lagi.Sukurlah semua lancar sejauh ini (bisa profit konsisten juga).
      Jadi jangan dikira saya tidak berbuat untuk membantu “mencerdaskan”orang disekitar (termasuk yang bermodal kecil) agar melek trading , hanya lingkup kerja saya masih kecil, biarlah orang2 ini nantinya yang menyebarkan sedikit2 kekanan kiri mereka, jadi istilah saya edukasi berantai.
      Disinilah letak perbedaan saya dengan pak Bima, saya murni niatnya memberikan ilmunya (meskipun hanya sebatas lingkup terdekat), sedangkan pak Bima antara berbagi ilmu dan menawarkan orang untuk menjadi investor.
      Persamaan saya dengan pak Bima dan juga pak Anton adalah sama2 ingin membantu orang lain agar meningkat sisi ekonominya,dengan kendaraan yang sama yaitu ‘Trading Forex”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)