Kecurangan Broker

Kecurangan Broker

Posted by

Dalam kalimat yang lebih sederhana, melakukan trading dapat diperumpamakan seperti halnya melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya. Agar berhasil sampai ke tujuan maka diperlukan 4 buah faktor utama yaitu:

  • 1. Keahlian mengemudi yang memadai (keahlian trading)
  • 2. Mobil yang handal untuk perjalanan jarak jauh (sistem trading yang terbukti mumpuni dalam jangka panjang)
  • 3. Uang bekal (modal yang cukup)
  • 4. Rute jalan yang tepat dimana tidak banyak lobang dan hambatan (broker yang tepat)

Empat buah faktor tersebut haruslah saling mendukung satu sama lain sehingga apabila terdapat salah satu faktor yang tidak berjalan dengan semestinya maka tentunya perjalanan menuju tempat tujuan menjadi gagal dilakukan.

Misalnya sudah dimiliki keahlian yang memadai, mobil yang digunakan pun termasuk mobil bagus, uang bekal juga mencukupi, tetapi jalan yang ditempuh salah yaitu melalui jalan yang banyak lobang dan itu pun segedhe gajah. Maka selain sampai ke tujuannya perlu waktu lebih lama, juga bisa-bisa balik lagi ke rumah dikarenakan mobil rusak akibat sistem suspensinya hancur karena terlalu sering keluar masuk lobang. :)

Namun ada pula yang berpikirnya terbalik yaitu sejak awal sudah memusingkan masalah rute mana yang tepat, tetapi di sisi lain belum dimiliki keahlian mengemudi serta belum dimiliki mobil yang handal.

Nah, kalau berpikirnya seperti ini maka dapat diperumpamakan seperti bermimpi di siang bolong, bagaimana bisa sampai tujuan kalau fokus prioritasnya salah. Seperti halnya membangun sebuah rumah tetapi membangunnya dimulai dari atapnya dulu dan bukan dari pondasinya terlebih dahulu, ya sudah jelas sampai kapan pun rumah tersebut tidak akan selesai dibangun karena salah prioritas. Andaikan bisa selesai pun akan cepat ambruk karena dibangun dengan menggunakan pondasi yang rapuh. :-D

Sebaliknya, kalau faktor 1 s.d. 3 telah dimiliki dan karena ketidaktahuan akhirnya menempuh rute yang salah, maka tetap akan sampai ke tujuan hanya saja perlu waktu lebih lama. Selain itu seperti kata pepatah “ada banyak jalan menuju Roma”, dimana kalau ditengah-tengah perjalanan baru disadari kalau rute yang ditempuh tidak baik dan tidak nyaman, maka dapat segera dibelokkan ke rute lain yang lebih nyaman.

Sehingga dari hal ini dapat disimpulkan bahwa faktor nomor 4 sebenarnya tidaklah terlalu berpengaruh karena “ada banyak jalan menuju Roma”. Andaikan dirasa tidak nyaman pada rute yang telah dipilih sebelumnya maka sewaktu-waktu dapat dibelokkan ke rute lain yang lebih tepat.

Justru faktor yang sangat dominan adalah faktor nomor 1. Bagaimana bisa memilih mobil yang handal kalau sama sekali tidak paham soal mobil karena belum dimiliki keahlian mengemudi. :)

Dengan dimiliki faktor nomor 1 dalam diri maka dengan mudah dapat diperoleh faktor nomor 2 karena telah tahu betul mana mobil yang baik dan handal. Kemudian kalau sudah dimiliki faktor nomor 1 dan 2 maka faktor nomor 3 tidaklah menjadi masalah, karena kalau teman atau tetangga yakin dengan keahlian yang Anda miliki maka dengan mudahnya dapat diperoleh faktor nomor 3 yaitu berupa pinjaman uang bekal.

Namun kalau Anda merasa kesulitan dengan faktor nomor 3, pada situs ini pun telah disediakan sebuah program permodalan trading yang dinamakan AyoTradeFX Financial. :)

Pada artikel kali ini yang dibahas hanyalah faktor nomor 4 yaitu broker yang tepat. Sedangkan untuk faktor 1 s.d. 3 sudah banyak dijelaskan dalam artikel-artikel lain yang terdapat pada situs ini.

Perlu dipahami bahwa idealnya hubungan apapun, termasuk hubungan antara broker dan trader adalah hubungan yang saling menguntungkan.

Trader merasa senang dan nyaman menggunakan broker tersebut dikarenakan dapat diperoleh profit maksimal dan penarikan dana juga dapat dilakukan dengan mudah serta cepat. Broker pun senang dengan adanya trader yang menjadi kliennya, dikarenakan profit trader tersebut terus menerus bertambah sehingga trading pun dapat dilakukan lebih sering dengan jumlah lot yang makin membesar sehingga penghasilan komisi untuk broker lama kelamaan juga menjadi lebih besar.

Namun tidak semua broker menyadari pentingnya menjaga hubungan dengan para tradernya, banyak juga yang hanya mementingkan dirinya sendiri dengan berusaha mengeruk keuntungan sebesar mungkin dengan cara-cara kotor dan curang.

Perlu diketahui bahwa dalam kehidupan ini terdapat 2 cara untuk memperoleh rejeki yaitu:

  • Cara Baik
  • Cara Jahat

Cara-cara yang baik untuk memperoleh rejeki pada umumnya selalu mengedepankan keuntungan jangka panjang dimana hubungan ini hanyalah dapat dibangun kalau timbul rasa saling percaya, timbul rasa puas satu sama lain, sehingga pada akhirnya timbul rasa sayang untuk meninggalkannya karena kedua belah pihak sama-sama merasa saling diuntungkan.

Sebaliknya cara-cara jahat untuk memperoleh rejeki pada umumnya dibangun dengan pola pikir untuk mengeruk keuntungan jangka pendek demi keuntungan salah satu pihak, sedangkan pihak yang lain selalu dirugikan. Hubungan seperti ini biasanya tidak langgeng, tidak akan mampu bertahan lama dikarenakan pada prinsipnya “sebodoh-bodohnya seseorang kalau terus menerus ditipu dan diakalin melulu maka lama kelamaan pasti akan sadar juga”. :-D

Nah, pada saat kesadaran tersebut timbul maka biasanya yang dilakukan adalah secepat mungkin melakukan pemutusan hubungan agar kerugian tidak makin meningkat setinggi gunung.

Sehingga dari hal ini dapat disimpulkan bahwa pihak yang menggunakan cara-cara jahat untuk memperoleh rejeki hanyalah sekedar memanfaatkan kebodohan serta ketidaktahuan SEMENTARA dimana nantinya pada saat kesadaran mulai timbul maka berakhirlah hubungan tersebut.

Dalam kalimat yang lebih sederhana, hubungan yang langgeng akan timbul kalau digunakan cara-cara yang baik. Sebaliknya kalau digunakan cara-cara curang dan jahat maka hubungan tersebut sifatnya hanyalah temporer.

Oleh karena itu kalau Anda pernah tertipu, janganlah terlalu disesali karena hal tersebut hanyalah sekedar peristiwa temporer. Anggap saja sebagai biaya akibat kebodohan dan ketidaktahuan pada saat itu. Karena disesali seperti apapun tidak akan pernah kembali, toh yang penting fokusnya adalah bagaimana caranya memulai kembali agar dapat mengembalikan kerugian di masa lalu.

Prinsip diatas juga berlaku untuk broker yaitu terdapat broker yang menggunakan cara-cara baik, tetapi ada juga broker yang menggunakan cara-cara curang dan jahat dimana hanya mementingkan keuntungan mereka sendiri.

Pada umumnya kebanyakan trader pemula saat memilih sebuah broker untuk digunakannya hanya berpatokan pada ada tidaknya izin broker tersebut. Padahal yang tidak diketahuinya, meski broker tersebut memiliki izin resmi dari otoritas setempat bukan kemudian berarti broker tersebut jujur dan baik. :-D

Izin resmi dari otoritas setempat hanyalah sekedar perlindungan bahwa broker tersebut tidak menggunakan cara-cara curang yang kasar seperti membawa kabur dana milik kliennya. Namun hal ini juga dikembalikan kepada wibawa otoritas pengawas setempat, kalau otoritasnya tidak berwibawa bak macan ompong ya percuma saja, tetap saja ada kemungkinan dana milik klien dibawa kabur.

Oleh karenanya dibanyak artikel dalam situs ini selalu dikatakan bahwa pilihlah broker yang berada di negara-negara yang memiliki sistem hukum yang tegas. Karena biasanya otoritas pengawas di negara-negara ini pun sangatlah berwibawa dan ditakuti oleh broker sehingga klien dapat terhindar dari cara-cara kasar yang dilakukan broker.

Namun broker di negara-negara tersebut bukan berarti semuanya baik dan jujur. Broker pada negara-negara ini biasanya menggunakan cara-cara yang “lebih halus” dengan tujuan agar nantinya lebih sulit dibuktikan baik oleh kliennya sendiri maupun oleh otoritas pengawas kalau nantinya ketahuan.

Cara-cara “halus” yang dilakukan oleh broker-broker ini adalah melebarkan spread, melebarkan slippage, membuat SL atau TP tidak berfungsi, seringkali mematikan server, melakukan disconnect atau freezing pada saat high impact news agar klien lambat bereaksi, memperlambat proses deposit atau withdrawal agar dana klien dapat dibungakan terlebih dahulu, dan lain sebagainya.

Kecurangan-kecurangan tersebut saya ketahui dari pengalaman selama ini setelah bertahun-tahun melanglang buana di dunia trading dengan seringkali pindah dari broker yang satu ke yang lainnya. :-D

Broker-broker besar asal USA juga tidak terhindar melakukan kecurangan-kecurangan dengan cara-cara “halus” meski otoritas pengawasnya (NFA) dikenal sangat keras dan tegas. Selain hal ini saya ketahui saat dahulu pernah menggunakan broker asal USA, juga kalau masih kurang yakin silahkan lakukan Googling sendiri maka akan ditemukan banyak sekali kasus dimana NFA terpaksa harus menerbitkan denda sampai jutaan Dollar kepada beberapa broker akibat ketahuan melakukan kecurangan dengan cara-cara “halus”.

Namun ada hal baru menarik yang saya temui belakangan ini yaitu pada masalah Leverage.

Seperti diketahui bahwa broker menyediakan beberapa tingkatan leverage yaitu biasanya mulai dari 1:1 s.d. 1:500. Pada umumnya pada saat account baru dibuat maka oleh broker nilai leverage akan di setting pada nilai 1:100 sebagai leverage standar.

Leverage sebenarnya adalah semacam “hutang” kepada broker dimana trader dapat melakukan transaksi jauh lebih besar daripada modalnya sendiri. Makin besar nilai leverage maka makin besar pula transaksi yang dapat dilakukan. Misalnya leverage 1:100 maka dapat diartikan kalau nilai modal yang digunakan menjadi 100 kali lipat. Sehingga dengan cara ini maka dapat dilakukan transaksi yang jauh lebih besar daripada modal yang dimiliki.

Namun bagi yang baru belajar disarankan jangan menggunakan leverage yang terlalu besar, cukup maksimalnya 1:100 saja dikarenakan makin besar leverage maka makin cepat juga mengalami MC kalau entry exit yang dilakukan seringkali salah sebagai dampak dilakukan transaksi yang jauh melebihi modal sendiri.

Perihal akal-akalan leverage oleh broker ini saya ketahui pada 2 minggu lalu yaitu saat EA Andromeda yang berada pada broker FXPrimus mengalami drawdown melebih 30% akibat dampak kebijakan ekstrim Bank Sentral Eropa (ECB) (yang baru pertama kalinya dalam sejarah) yang menerapkan tingkat suku bunga negatif.

Real account EA Andromeda di FXPrimus memang sejak awal menggunakan leverage 1:100 dengan tujuan untuk lebih meminimalkan resiko. Namun dengan adanya drawdown melebihi 30% maka agar tetap timbul ruang gerak yang mencukupi untuk melakukan tindakan recovery, salah satu cara yang murah dan cepat adalah melakukan perubahan tingkat leverage yaitu dari semula 1:100 menjadi 1:500.

Namun coba bandingkan kebijakan perubahan leverage pada 3 broker ini:

 


 

ThinkForex

 


 

ICMarkets

 


 

FXPrimus

 


 

Perhatikan perbedaan kebijakan perubahan leverage diatas yaitu:

  • lebih mudah melakukan perubahan leverage pada ThinkForex karena tiap saat dapat dilakukan sendiri oleh klien
  • ICMarkets “sedikit” mempersulit karena klien harus ribet mengisi formulir dan harus menunggu paling lama 1 hari
  • FXPrimus jelas-jelas sangat mempersulit, masa untuk melakukan perubahan leverage haruslah melakukan closing semua open position terlebih dahulu (padahal pada broker lain tidak). Belum lagi terdapat ketentuan kalau bisa saja permohonan perubahan leverage tidak disetujui karena sepenuhnya berdasarkan pertimbangan broker.

Perlu diketahui bahwa perubahan leverage kadang kala dilakukan oleh yang “kepepet” yaitu saat timbul drawdown tinggi dan salah satu cara agar terhindar dari MC maka dilakukanlah perubahan leverage ke yang nilainya lebih tinggi.

Namun perhatikan perbedaan diatas, ThinkMarkets cenderung menolong tradernya sendiri dengan cara mempermudah perubahan leverage, sedangkan ICMarkets cenderung menunda waktu (siapa tahu ditunda sehari kemudian akhirnya tradernya mengalami MC :-D ), dan FXPrimus jelas-jelas sangat egois yang hanya mementingkan keuntungannya sendiri. :(

Nah, dari perbedaan diatas maka jelas sudah mana broker yang baik dan mana yang buruk. :-D

Untungnya drawdown EA Andromeda bukanlah menjelang MC, hanya sekedar “alarm” untuk segera dilakukan tindakan penyelamatan dikarenakan drawdown sudah melebihi batasan psikologis 30%. Sehingga tanpa dilakukan perubahan kenaikan leverage pun tidak masalah, hanya saja dampaknya ruang gerak untuk tindakan recovery menjadi lebih sempit.

Namun dengan kejadian ini, nanti kalau real account EA Andromeda sudah kembali normal dan semua open position telah di closed maka real account pada FXPrimus akan ditutup dan dialihkan ke ThinkForex atau ICMarkets. Buat apa khan meneruskan trading pada broker yang sudah jelas-jelas terbukti hanya mementingkan keuntungannya sendiri.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimanakah dengan broker dalam negeri? Sebagus broker luar negeri atau tidak?

Untuk menjawabnya, silahkan lihat dibawah ini:

 


 

broker

 


 

2406046_20131201120910

 


 

Coba perhatikan negeri ini, kita semua bebas ingin bertamasya ke Raja Ampat di Papua, atau Wakatobi di Sulawesi, atau Disneyland di USA, atau ke Legoland di Malaysia. Bebas juga memilih maskapai penerbangan Garuda atau Cathay Pacific, bebas menonton film nasional atau film barat, bebas mendengarkan musik artis lokal atau artis dunia, bebas mengobrol di Kaskus atau di Facebook, bahkan bebas memilih pacar atau suami/istri yang lokal atau yang bule. :-D

Namun kenapa juga pada saat memilih broker forex luar negeri kok malah koneksi internetnya di blokir? Padahal negeri ini bukanlah seperti Korea Utara atau Cina yang segala sesuatunya dilakukan pemblokiran oleh pemerintah. :)

Yang kita semua lakukan sebagai trader adalah demi memajukan ekonomi negeri ini dengan berusaha berkreasi sendiri menciptakan penghasilan luar biasa dari upaya sendiri. Sama sekali tidak menggantungkan diri pada anggaran negara atau perusahaan apapun karena yang dilakukan adalah upaya sendiri dan dengan modal sendiri.

Kalau alasan pemblokiran demi melindungi masyarakat awam dari kerugian maka sudah jelas-jelas salah logika. Dalam bisnis maupun trading yang namanya kerugian adalah hal yang biasa terjadi. Kalau serius menekuni bisnis atau trading, yang namanya kerugian hanyalah bersifat sementara karena nantinya kalau sudah makin ahli maka kerugian tersebut akan berubah menjadi keuntungan.

Tidak mungkin bukan seseorang mau bertahan dengan rugi terus menerus, pasti dirinya akan berupaya mati-matian agar suatu hari nanti dapat berubah sehingga diperoleh keuntungan. :)

Solusi menghindari kerugian bukanlah melarang masyarakat untuk melakukan bisnis atau trading tetapi melakukan edukasi yang memadai agar masyarakat menjadi lebih melek perihal bisnis, trading, maupun investasi sehingga tidak mudah tertipu.

Dengan adanya edukasi yang memadai (seperti yang dilakukan oleh situs ini :-D ) maka suatu hari nanti akan tercipta manusia-manusia yang sukses karena menjadi lebih paham perihal trading maupun investasi sehingga akhirnya dapat berusaha sendiri dalam berupaya memperoleh keuntungan dan nantinya dapat lebih memajukan ekonomi negeri ini.

Selain itu kalau kualitas broker dalam negeri jauh lebih baik daripada broker luar negeri, kenapa juga harus takut dengan broker luar negeri sehingga harus dilakukan pemblokiran koneksi internet segala?

Toh broker dalam negeri memiliki keuntungan lebih daripada broker luar negeri karena lokasi geografisnya lebih dekat dengan trader-trader yang ada di negeri ini serta adanya kesamaan bahasa sehingga lebih cenderung dipilih untuk digunakan daripada broker yang berada di luar negeri.

Namun fakta yang kita lihat saat ini, justru trader-trader di negeri ini lebih memilih broker luar negeri daripada broker lokal. :-D

Perlu juga diketahui bahwa yang seringkali mengalami kerugian adalah yang awam dan yang masih belajar. Mereka-mereka inilah yang seharusnya dilindungi dan bukannya yang sudah profesional.

Kalau yang sudah profesional, sudah paham betul apa yang dilakukannya sehingga kalau sampai memilih broker di luar negeri tentunya tidak akan salah pilih. Yang sering kali salah pilih adalah yang masih awam dimana seharusnya dilindungi dengan cara dilakukan edukasi dan bukannya malah dilakukan pemmblokiran. :(

Hal ini sebenarnya dapat diperumpamakan seperti halnya seseorang ingin belajar masak tetapi dilarang untuk memegang pisau karena dianggap berbahaya. Nah, bagaimana bisa dia nantinya menjadi koki yang handal kalau pisaunya saja tidak diberi? Bagaimana bisa negeri ini makin maju kalau hal-hal seperti ini diteruskan? Seharusnya biarkan saja pegang pisau namun sebelumnya telah di edukasi perihal bagaimana cara memilih pisau yang tepat serta bagaimana cara menggunakan pisau tersebut dengan baik agar tidak melukai dirinya sendiri.

Kalau ingin tahu lebih lanjut perihal broker lokal, silahkan baca disini: Kecurangan Broker Lokal :)

Namun jangan terlalu khawatir dengan hal ini, sebagaimana telah dijelaskan diatas sesuatu yang tidak baik biasanya hanya bertahan sementara. Tidak mungkin hal buruk terusan-terusan dapat dipertahankan, suatu hari nanti kalau masyarakat trader negeri ini sudah makin cerdas dan makin pintar maka broker-broker lokal yang buruk akan digantikan oleh yang baik dan yang jujur.

Karena pada prinsipnya tidak ada seorang manusia pun yang ingin mempertahankan sesuatu yang buruk terus-terusan terjadi. :)

Semua manusia pasti menginginkan hal yang lebih baik, karena itu kita semua selalu berusaha berperilaku lebih baik, memilih lingkungan yang lebih baik, memilih pekerjaan yang lebih baik, memilih pemimpin yang lebih baik, dan memilih broker yang lebih baik. Oleh karena itu dari waktu ke waktu selalu bermunculan produk yang lebih baik daripada sebelumnya, broker yang lebih baik daripada sebelumnya, dan pemimpin yang lebih baik daripada sebelumnya.

Akhir kata, semoga artikel ini dapat menambah wawasan trading para pembaca setia situs ini. :)

 

36 Comments

  1. Putra Hartadie says:

    Sudahlah.. bubar ya bubar saja… gakpapa kok..

    • irfansyah says:

      lah, yg gak berkepentingan aja nongol terus diatas nech, herman dech!!! gak malu Pak sama yg muda?

    • Saya biasanya sering berbeda pendapat dengan Pak Irfansyah mengenai gaya trading, sistem, dan pandangan lainnya walaupun tidak signifikan, tapi untuk saat ini saya setuju dengan pernyataan Pak Irfansyah.

      Jika memang menganggap situs ini bubar, maka silahkan tidak perlu repot-repot untuk datang atau mengunjungi situs ini. Lucu ya, bilang bubar tapi ternyata masih sering ‘ngintip’ juga. :))

      Perlu diketahui, walaupun terlihat sepi namun situs ini tetap dikunjungi oleh viewer dimana setiap hari rata-rata terdapat 100 kali akses menuju situs ini.

      Ada beberapa artikel yang telah Pak Anton tulis mendapatkan posisi tertinggi yang dicari oleh viewer. Contohnya artikel Pak Anton yang membahas tentang valas.

      Kebetulan Pak Irfansyah bisa akses ke informasi statistik situs ini juga kok. Silahkan diperiksa supaya tau berapa jumlah pendukung ‘bubar’ dengan viewer sebenarnya. Semoga Pak Irfansyah tidak ‘herman’ lagi ya. :))

    • “Biarlah Putra Menggogong..Profit Tetap Berlalu..”

      • Putra Hartadie says:

        ” Profit Kosong Nyaring Bunyinya..” Hahahahaha

      • Vicky Prasetyo pun menjadi terkenal akibat diberi energi oleh media. :)) Padahal Pak Indra tahu betul kualitasnya seperti apa kan? Rumput hijau kalau dibakar ya susah terbakarnya, tapi rumput yang sudah kering, tandus, bahkan busuk dengan sangat mudahnya terbakar walaupun hanya diberi panas.

        Biarkan saja mereka sibuk dengan urusannya masing-masing, pak Indra. Lebih baik kita tetap fokus pada apa yang kita kerjakan sekarang, bahkan saya pribadi memohon Pak Indra untuk tetap share apapun kaitannya dengan ayo trade forex.

        Kalau memang niat tulus kita untuk share ternyata masih dicemooh oleh mereka ya mau dipaksakan seperti apapun juga gak bakalan mudeng. Jangan sampai kita memberikan ruang untuk dipecundangi oleh kaum itu. Masih banyak pembaca lain yang butuh ‘rumput segar’. :)

  2. Putra Hartadie says:

    Bubar… Bubar… Bubar…
    HuaaaHaaaHHaHaHaaa….

    • Belakangan situs ini terlihat sepi diakibatkan Pak Anton yang harus melakukan suatu aktivitas lain yang teramat penting. Mohon maaf jika kami tidak dapat memberitahukan detailnya. Beberapa anggota lama seperti saya, Pak Irfansyah, Pak Kurniawan, dan Pak Agus Marianto adalah beberapa orang yang hingga saat ini masih melakukan komunikasi diluar situs ini termasuk yang mengetahui tentang aktivitas Pak Anton tersebut.

      • Kok sepi banget pak? Kalau komunikasi dengan pak anton di luar situs ini pakai apa ya pak Aras?
        BTW, saya juga sempat lihat aktivitas pak Aras di myfxbook.com :)

      • Mohon maaf sebesar-besarnya jika situs ini menjadi sepi. Saya sendiri sudah sulit menyempatkan menulis artikel dikarenakan fokus pada beberapa hal terutama seperti yang Pak Mahfud lihat pada aktivitas di myfxbook.com. :) Wah, ternyata Pak Mahfud jeli juga.

        Pak Anton sendiri dari kabar terakhir yang saya terima untuk saat ini sulit untuk menyempatkan waktu untuk menilik situs ini. Setelah aktivitas kantor sebagai pekerjaan utamanya selesai, beliau harus meluangkan waktunya untuk keluarganya, selain itu juga memberikan perhatian khusus kepada seseorang yang saat ini membutuhkan perawatan intensif.

        Komunikasi kami sendiri hanya bisa terjalin melalui e-mail pribadi dan private message melalui messenger. Memang beberapa anggota lama disini sempat berkomunikasi langsung via telpon namun tidak dilanjutkan supaya tidak mengganggu beliau.

        Kita doakan saja supaya Pak Anton bisa kembali muncul di situs ini. Sementara itu, sembari menunggu Pak Mahfud silahkan berkunjung di myfxbook.com saya. :) Siapa tau bisa saling share dan nantinya bisa dibagikan di situs ini. :)

    • Ciri2 orang gagal dan frustrasi ….suka melihat tanda2 kegagalan orang lain..padahal hmm..tau sendirilah…beliau sendiri yang gagal…huaahahaaahahaaaa…(apa susahnya ketawa pak..pakk..). Enak juga ngerjain orang sirik…hehehehe…

      • Hal ini sudah sering disampaikan tidak hanya oleh Pak Anton, tapi juga oleh mereka yang nyatanya sudah terbiasa dengan celotehan semacam ini.

        Adalah hal tersulit untuk melakukan positive attitude sebab tidak semua orang mau dan sanggup melakukan hal tersebut. Tentunya jika hal tersebut dilakukan oleh semua orang, ya sudah tidak menjadi hal yang spesial lagi. :)

  3. Putra Hartadie says:

    Huahahahaha…..

  4. Putra Hartadie says:

    Bubar…. ????

  5. Putra Hartadie says:

    Hahaha….

  6. Putra Hartadie says:

    Halo…. Nah kann.. kalian tidak usah bersedih dan merasa bersalah kalau sampai saat ini tidak bisa trading juga.. nah guru kalian aja yang sudah puluhan tahun, sudah ikutan forum2 international, sdh jadi anggota berbayar elite forex-tsd, dan forum2 lain saja tradingnya masih segitu-gitu juga… sdh.. jgn sia-siakan hidup kalian… :-D

    • suryadharma says:

      Terus yang tidak segitu itu yang seperti apa mas, klo cuma cocor cocot sih gampang mas :) no pix hoax. Yang punya duit saja tidak pernah protes tuh dan tidak ada komplain sampai detik ini, kok mas sendiri sewot :-P :-P :-P klo hebat tunjukin dong, ini loh punya saya kan enak toh :-P . Saya saja penasehat george soros gag seribut mas.

      **klo cuma ngomong apa sih susahnya

    • irfansyah says:

      Well3x, kalo begini caranya, jadi inget pakde rizki. Ternyata selama ini masih mantengin juga ya. Ibarat pembeli, beli kagak, pulang pun kagak, tapi didepan toko aja ntah ngapain coba.

    • Memang dagangan martabak anda sudah sukses ya…..kok melototin dan ngurusin urusan yang lebih sulit buat anda sukses…
      Buat orang2 yang sudah memilih forex sebagai bagian pekerjaannya, forex tetap saja menarik dan no 1, tidak perlu dipertanyakan terus.
      Saya loh salah satunya yang masih tetap exsis 6 thn dibidang ini dan juga orang2 disekitar saya meskipun mereka rata2 masih pemula,tapi bisa hidup dari forex. Jadi buat apa anda sewot dengan pekerjaan yang di pilih orang lain sekalipun dianggap tidak mungkin bagi anda…saya sadar kok bung.. dagang martabak jauh lebih mudah dari trading forex.

  7. Indra Gutama says:

    Terimakasih Bapak Anton, atas masukan dan motivasinya.

    Sebelumnya bila di perkenankan pak Anton. saya ingin sedikit berbagi pengalaman saya selama bertrading agar harapannya teman-teman kita bisa mengambil hikmahnya..

    Sungguh Trading forex itu sulit sekali bener-benar sulit.. saya trading forex + – 4 thn.. sudah beberapa akun menjadi pembantaian di market.. pada awal-awal saya mengenal forex, seperti pada umumnya.. trader pemula ingin cepat dapat Uang banyak.. menganggap forex itu mudah.. cuma beli dan jual.. banyak aspek di dalamnya… saya belajar forex dari otodidak.. tidak ada yang mengajarkan… dari gonta-ganti trading sistem dan coba sana sini.., dengan kehadiran web site ini.. seharusnya teman-teman berterimakasih kepada Bapak Anton..sudah berbagi pengalaman dan pengenalan akan forex.. sehingga tidak seperti saya dulu.. benar2 buta..saya anggap kesalahan saya dulu sebagai pelajaran yang sangat berharga.. sekedar tips buat teman-teman.. minimal 1-2 jam melihat grafik m15 atau 1H tanpa melakukan apa-apa2.. melihat pergerakan harga..minimal selama 1 thn.. sampai benar-bener hafal.. memang setiap orang tingkat kecerdasannya beda2.. tapi dengan niteni atau keuletan. pasti berhasil.. coba di demo akun .. selama 6 bulan.. baru ke real dengan deposit sangat kecil.. sehingga tidak takut kehilangan atau tidak menggangu finansial ( uang menganggur ), sampai sekarang pun saya masih belajar… ada yang real ada juga demo akun.. karena untuk belajar tidak akan pernah ada habisnya..

    Mungkin sedikit Tips untuk teman-teman :

    1. Pengendalian diri ketika berhadapan dengan pasar
    Salah satu kunci sukses dalam trading adalah memahami kenyataan bahwa Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri dan tindakan yang Anda lakukan, tetapi Anda sama sekali tidak bisa mengendalikan pasar. Banyak trader yang memahami hal ini namun mereka tidak melakukannya ketika benar-benar berhadapan dengan pasar. Sering kali mereka mencoba memaksakan kehendak kepada pasar dengan berbagai tindakan guna memperoleh profit, dan secara tidak sadar mereka telah melawan pasar yang pada akhirnya akan menyebabkan kerugian.

    2. Biarlah pasar bekerja untuk Anda
    Pasar selalu bergerak sesuai dengan keinginannya, tidak peduli pada apa yang Anda inginkan atau lakukan. Yang bisa Anda lakukan adalah menunggu dengan sabar sampai pasar memberikan ‘sinyal’ kepada Anda untuk bertindak. Sinyal yang dimaksud adalah setup price action yang sesuai dengan strategi dalam rencana trading Anda. Ketika sinyal telah muncul, Anda entry dan biarkan pasar bekerja untuk Anda.

    3.Berfokus menjadi trader yang baik, dan menikmati proses tersebut
    Banyak trader yang hanya peduli pada besarnya profit yang akan diperoleh. Ironisnya keasyikan tersebut malah membuat trader mengalami kerugian. Ketika pikiran Anda hanya tertuju pada profit, Anda akan melupakan proses dalam trading dimana Anda seharusnya menjadi trader yang baik terlebih dahulu. Anda harus belajar trading dengan sebaik-baiknya sebelum berharap memperoleh profit yang berarti.

    4. Apa yang Anda lakukan setelah mengetahui hasil trading akan menentukan keberhasilan atau kegagalan trade berikutnya
    Trader yang baik tidak akan terlalu terpengaruh pada hasil trade sebelumnya. Baik profit maupun loss mereka tetap menjaga keterlibatan emosi dan tetap mengikuti rencana trading yang telah disepakati sebelumnya. Cobalah melihat jurnal trading yang mestinya telah Anda buat, bukankah trading ada siklusnya? Ada periode dimana Anda selalu profit dan periode sering loss. Itu sebenarnya memang siklus pasar jika Anda tidak melawannya dan trading dengan disiplin.

    Rasa ingin balas dendam setelah loss atau euforia setelah profit adalah sangat berbahaya. Ingin balas dendam akan cenderung menggunakan metode yang berbeda dan euforia akan menyebabkan rasa percaya diri yang berlebihan (over confidence). Banyak trader yang mengalami kerugian beruntun (losing streak) setelah sekali profit yang lumayan. Itu disebabkan karena mereka terlalu percaya diri sehingga melipat gandakan ukuran lot trading, atau memperbesar resiko. Sebenarnya pasar tidak akan tahu atau mau tahu mengenai apa yang Anda lakukan. Pasar hanya merespons posisi yang telah Anda buka.

    5. Pengendalian diri ketika Anda telah mempunyai posisi
    Pengendalian emosi ketika posisi Anda masih terbuka adalah hal yang mutlak. Anda tidak harus mengintervensi pasar dengan merngubah-ubah stop loss atau target profit yang telah Anda perhitungkan sebelumnya. Dalam keadaan tertentu Anda bisa saja menerapkan teknik trailing stop, atau teknik averaging (setelah profit) untuk memaksimalkan keuntungan setelah pasar memberikan sinyal dengan jelas, dan Anda rasa memang logis untuk melakukannya. Tetapi menggeser stop loss atau target karena takut loss atau tidak kebagian profit adalah tindakan emosional yang jelas menyimpang dari rencana trading. Tindakan tersebut harus Anda hindari. Tradinglah dengan disiplin sesuai rencana.

    Sumber : http://www.learntotradethemarket.com

    Semoga kehadiran Website : ayotradefx membawa kebaikan bagi teman-teman yang sungguh-sungguh mau belajar, karena kalau boleh saya katakan.. bisnis forex adalah bisnis yang paling besar dari semua bisnis lainnya..pendapatan tidak terbatas.. beda dengan bisnis konvensional..kuncinya : Niteni pantang menyerah.. saya pribadi semakin sulit semakin bersemangat..karena saya berpikir … Ini bisnis besar.. benar2 besar..tentunya segala aturan harus teman-teman patuhi..

    Salam sukses 2 jari dari saya :-D

    Indra Gutama

  8. Indra Gutama says:

    Kalau boleh saya berkomentar… saya setuju dengan pak aras.. setiap perdagangan pasti ada konsekuensinya… kita tidak hanya melihat dalam jangka pendek.. harus melihat untuk jangka panjang.. selama keuntungan lebih besar dari pada resiko..sistem tersebut saya pikir cukup bagus…mengenai DD memang perlu adanya antisipasi.. entah hendging, atau corelasi pair.. sehingga tidak terpaku pada satu mata uang saja.. kalau komentar saya salah pak anton, sekiranya mohon dimaafkan..
    Dengan kerendahan hati saya ucapkan banyak terimkasih atas kehadiran website ini.

    Salam sukses 2 Jari

    Indra

    • Tidak ada yang salah Pak Indra, saya pun sangat setuju dengan komentar Pak Indra dan Pak Aras. Tidak hanya dalam trading, setiap tindakan dalam kehidupan ini pun selalu ada konsekuensinya. Contoh sederhana, bagaimana bisa sampai seberang kalau tidak berani ambil resiko menyeberang jalan atau bagaimana bisa cepat sampai tujuan kalau tidak berani ambil resiko naik pesawat. Resiko tetap harus ditempuh demi pencapaian tujuan namun harus selalu mengedepankan kehati-hatian demi meminimalkan resiko agar selamat sampai ditempat.

      Demikian pula dalam masalah drawdown ini, tentu saja sudah dilakukan langkah-langkah pengamanan demi meminimalkan resiko (apalagi modalnya segedhe gajah begini :-D ). Ibarat terjadi kebakaran, lebih baik segera bertindak saat api masih kecil karena kalau dibiarkan maka bisa-bisa hangus semuanya (MC). Seperti telah dijelaskan dalam artikel diatas, drawdown melebihi batas psikologis 30% hanyalah sekedar “alarm” untuk segera dilakukan tindakan antisipasi. Namun tentunya untuk mengurangi drawdown tidak dapat dilakukan dalam sekejab, butuh waktu dimana nantinya drawdown akan berkurang secara perlahan-lahan.

      Salam sukses 2 jari juga :-D

      Kalimat menarik dari sebuah artikel:
      The really foolish trader judges others on just a few trades or a few months of trading performance, trading is a very long term endeavor and success is measured in years not a few trades.
      10 Foolish Things That Foolish Traders Do

  9. Jelek ya jelek aja sistem tradingnya… ngapain nyalahin leverage broker segala… sudah mulai nyari kambing hitam nih ye… buruk rupa cermin dipecah… :)

    • Pak Bayu, mohon dibaca lagi artikel diatas dengan teliti. Yang ditulis diatas bukanlah menyalahkan broker dan kemudian mencari kambing hitam lain, toh sebelumnya sudah diakui kalau memang betul timbul drawdown melebihi batasan 30%. Yang ditulis diatas hanyalah perbandingan kemudahan melakukan perubahan leverage diantara 3 broker yang berlainan dimana baru saya sadari bahwa perubahan leverage pada broker FXPrimus ternyata tidaklah semudah pada broker lain.

      Dengan adanya artikel ini maka akan menambah wawasan para pembaca setia situs ini dalam memilih broker yang tepat untuk dirinya. Sehingga nantinya saat menentukan pilihan kepada broker tertentu, semua faktor sudah dipertimbangkan termasuk faktor kemudahan melakukan perubahan leverage ini, yang justru pada saya sendiri terlewat untuk dipertimbangkan saat awal memilih broker. Paling tidak dengan adanya artikel ini maka para pembaca lain dapat belajar dari kesalahan yang sudah saya lakukan sehingga tidak lagi mengulang kesalahan yang sama.

      Sedangkan perihal sistem trading, kalau menurut Pak Bayu jelek, ya silahkan saja, toh hak menilai sepenuhnya di tangan Pak Bayu. :)

      Namun saya yakin artikel diatas maupun artikel-artikel lain yang ada di situs ini sangat bagus bagi Pak Bayu serta para pembaca lain dikarenakan membantu menambah wawasan trading. Dan hal ini sudah terbukti dengan Pak Bayu masih sering berkunjung ke situs ini, masih meluangkan waktu untuk membaca artikel diatas, serta masih menyempatkan diri untuk menuliskan komentar, meski di sisi lain menurut penilaian Pak Bayu sendiri sistem tradingnya jelek. :-D

    • Pak Bayu, mohon dijelaskan kejelekan sistem trading yang disangkakan tersebut. Saya sendiri belum menemukan kejelekan atau keburukan sistem trading milik Pak Anton, rasa-rasanya konyol sekali menyatakan sistem ini jelek tapi Gain mencapai sudah mencapai lebih dari 90%.

      Yang disampaikan dari artikel tersebut sekedar perubahan Leverage yang terjadi sebagai akibat kebijakan Euro yang berubah. Hal ini memiliki efek terhadap Drawdown.

      Bagi para pemula, Drawdown dianggap sebagai keburukan namun bagi yang sudah ‘hidup’ dengan dunia trading, tentu Drawdown adalah bagian dari setiap transaksi bahkan setiap tick yang terjadi dapat menimbulkan konsekuensi.

      Dari seluruh penjelasan yang telah dipaparkan, rasanya informasi dari seluruh tautan dapat memberikan gambaran bahwa sistem trading ini masih berjalan dengan baik. Paling tidak pendapat ini adalah hasil mengolah informasi yang ada, bukan berdasarkan hal yang subyektif.

      Jadi, sebelum menyatakan sesuatu, gali terlebih dulu informasi yang sekarang ini mudah diperoleh melalui search engine. Dan jika sudah mendapatkan informasi, silahkan berikan pernyatan secara obyektif. Semakin obyektif kita memberikan pernyataan, menunjukkan kedewasaan mental sikap, tindakan, tingkah laku, dan pikiran kita.

      • Tidak perlu ditanggapi terlalu serius Pak Aras, mungkin yang dimaksud oleh Pak Bayu adalah EA Andromeda ini masih kurang sempurna dikarenakan drawdown-nya melebihi batas psikologis 30%. Meski sebenarnya masih jauh dari MC (drawdown lebih dari 75%) namun karena lewat batasan 30% makanya menurut penilaian Pak Bayu jadi jelek deh. :-D

        Anggap sajalah hal ini seperti nonton pertandingan bola. Pemain bola kelas dunia seperti Ronaldo saja kalau sedikit salah oper bola maka dengan seenak jidatnya sendiri para penonton memaki-makinya, padahal yang memaki-maki itu belum tentu bisa main bola sejago Ronaldo. Biasanya yang seperti ini justru seumur-umur selalu jadi penonton, bahkan selalu setia menonton Ronaldo meski sudah jutaan kali dimaki-makinya sendiri. :-P

      • Mohon maaf pak Aras, gain 90% itu semu, realnya sekarang kan equity tinggal 69.17% ($51952.15) atau turun sekitar : $55000 – $51952.15 = $3048.
        Jadi kemana gain jan yg 18%, gain feb yg 7%. gain mar yg 7%, apr 3%, may 2% ? kepake semua buat nahan floating kah ? Apakah 90% itu cuma Fatamorgana semu ? mohon pak Aras baca2 artikel di situs ini lagi… :)

      • Ehm…rupa-rupanya Pak Bayu ini masih bingung membaca tampilan angka-angka myfxbook tetapi sudah keburu menilai dan menghakimi secara negatif :-D

        Gain 97,43% tersebut bukanlah sekedar Fatamorgana semu Pak Bayu, tetapi memang demikianlah cara myfxbook menghitung performance trading. Silahkan baca disini agar menjadi lebih paham: http://www.myfxbook.com/help#help_11

        Perlu juga Pak Bayu ketahui bahwa sejak awal saya tidak mempromosikan penggunaan EA Andromeda dengan gencar dan juga tidak pernah memberikan janji surga yang muluk-muluk bagi investor dikarenakan saya paham betul bahwa tidak semua orang dapat memahami dan dapat nyaman dengan resiko forex trading yang sangat tinggi (seperti halnya Pak Bayu :-D ). Oleh karena itu sejak awal sudah dijelaskan perihal tingginya resiko yang dapat dibaca disini: AyoTradeFX Management dimana pada Butir 2 menyebutkan: “Pengelola tidak memberikan jaminan apapun, Investor yang turut berpartisipasi dianggap sejak awal telah sepenuhnya memahami resiko terburuk yang mungkin terjadi yaitu berupa kehilangan seluruh modalnya akibat kerugian.”

        Nah yang sangat saya herankan, Pak Bayu ini khan bukan termasuk investor EA Andromeda, juga bukan uang Pak Bayu yang dipertaruhkan untuk modalnya. Perlu juga diketahui bahwa klien EA Andromeda hanya 2 orang dan sampai saat ini keduanya tenang-tenang saja tidak mempermasalahkan perihal adanya drawdown (karena mereka sangat paham bahwa drawdown adalah bagian dari resiko yang harus ditempuh demi memperoleh keuntungan), tetapi kenapa Pak Bayu yang bukan investor kok malah yang pusing. :))

        Itulah kenapa sejak awal saya tetapkan modal minimum untuk berpartisipasi sebagai investor adalah $5000. Gunanya ya untuk meminimalkan hal-hal seperti ini, untuk meminimalkan investor yang tidak paham dengan forex trading dan hanya ingin untungnya saja tetapi tidak ingin resikonya. Karena biasanya investor tipe seperti ini hobinya complain melulu. :-D

        Namun yang kelupaan saya antisipasi, ternyata ada juga yang tidak ikutan berpartisipasi tetapi malah complain melulu. :-P

        Silahkan dibaca-baca lagi artikel yang berkaitan dengan EA Andromeda dimana sejak awal pun sudah dijelaskan kalau tidak ada yang ikutan berpartisipasi juga tidak masalah bagi saya. Karena saya paham betul bahwa melakukan trading sendiri jauh lebih nyaman dan juga jauh lebih tenang daripada ada yang ikutan berpartisipasi. :)

      • Bayu Putra says:

        Tidak perlu ditanggapi terlalu serius pak Anton… :) , saya kan hanya belajar menganalisis saja dari artikel2 di situs ini juga:

        “Juga terdapat hal yang menarik yaitu account milik Pak Purwodani:
        Terlihat bahwa grafik profit menanjak terus dengan mulus. Meskipun demikian, bila diperhatikan lebih mendetil maka hal ini sekedar fatamorgana semu belaka.
        Terlihat bahwa besar realize profit sejumlah $149, sedangkan besar floating loss sejumlah $97. Sehingga hasil akhirnya bila keduanya dijumlahkan adalah $52.
        Memang terlihat bahwa berhasil memperoleh profit $52, akan tetapi kalau arah trend kembali tidak bersahabat maka floating loss pun akan kembali membesar dan bisa-bisa melebihi nilai realize profit.
        Dan bila hal ini terjadi, maka realize profit hanyalah sekedar fatamorgana semu belaka dikarenakan digerus oleh besarnya floating loss.
        Teknik trading ini tidak menggunakan SL. Pada umumnya menggunakan 2 metode yaitu hedging atau menggunakan lot sekecil mungkin.
        Bagi yang awam, teknik seperti ini sangatlah menarik dikarenakan “seolah-olah” profit dengan mudahnya diperoleh dimana terlihat dari grafik perolehan profit yang menanjak terus dengan sangat mulus dan sama sekali tidak ada loss.
        Teknik seperti ini biasanya digunakan dan dijual oleh penjual jasa managed account dengan sasaran konsumennya adalah mereka yang masih awam.
        Dalam jangka pendek, memang terlihat menarik. Tetapi untuk jangka panjang, sudah jelas akan berakibat MC. :(
        Padahal tujuan trading yang benar adalah berhasil terus menerus profit dalam jangka panjang.
        Oleh karenanya, bila Anda ingin menjadikan trading sebagai sumber penghasilan utama, segera lupakan dan jangan pernah tertarik dengan teknik trading yang hanya menciptakan fatamorgana semu.
        Sebuah prinsip hidup sederhana karangan saya sendiri yang selama ini menjadi pegangan dan pedoman saya dalam menjalani kehidupan ini:
        Bila Anda melakukan hal yang salah di jalan yang salah, memang awal mulanya segalanya terlihat sepertinya nyaman dan mudah. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, jalan tersebut makin lama makin menyempit dan akhirnya sama sekali tertutup.
        Bila Anda melakukan hal yang benar di jalan yang benar, memang awal mulanya segalanya terlihat sepertinya sulit dan terjal. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, lama kelamaan jalan tersebut makin melebar dan akhirnya menjadi mudah.”

        sumber: http://ayotradefx.com/artikel-trading-contest/self-contest-2

        “tetapi menunjukkan kalau akurasi sudah baik, disiplin SL sudah baik dimana Worst Trade Pips jauh lebih kecil daripada Best Trade Pips, dan money management pun baik dimana Worst Trade ($) dibandingkan Best Trade ($) tidak berbeda jauh.”

        sumber: http://ayotradefx.com/artikel-trading-contest/review-trading-contest-june-2012

        “Ketiga, hindari high impact news.
        Loss pada kesalahan ketiga akibat melakukan trading pada saat high impact news Non Farm Payroll di-release pada hari Jumat malam kemarin. Sebagian besar high impact news biasanya akan searah dengan arah trend, sehingga trend akan menjadi lebih kencang akibat dorongan news tersebut.
        Tetapi yang terjadi kemarin, justru sebaliknya. High impact news justru mengarah berlawanan, sehingga bukannya trend menjadi lebih kencang tetapi malah berbalik arah. Meskipun pembalikan arah tersebut hanyalah sementara, tetapi Stoploss telah terlanjur terkena sehingga loss terjadi.
        Keempat, nilai profit yang lebih kecil daripada nilai loss.
        Inilah yang disebut sebagai Risk Reward Ratio, yaitu nilai profit harus lebih besar daripada nilai loss. Sehingga meskipun akurasi 73% atau bahkan 99% pun tetapi kalau Risk Reward Ratio-nya (RR) buruk maka hasilnya akan loss.
        Perhatikan saja data statistik myfxbook.com berikut yang menunjukkan bahwa RR trading ini sangatlah buruk dimana loss selalu lebih besar daripada profit:
        – Average Wins: 5,51 pip atau US$ 37
        – Average Loss: US$ 39,43 pip atau US$ 209
        – Best Trade: 27,5 pip atau US$ 302
        – Worst Trade: 94 pip atau US$ 470
        Untuk mengatasi hal ini, sebelum dilakukan entry, hitung terlebih dahulu apakah bila entry dilakukan maka RR-nya akan seimbang. Bila tidak, lebih baik sama sekali tidak melakukan entry karena resiko loss akan lebih besar daripada kemungkinan memperoleh profit.”

        sumber: http://ayotradefx.com/artikel-trading/artikel-psikologi/trading-mistakes

        Artikel2 tersebut kan merupakan live performance dari teman-teman disini, nah jadi ya dianalisis saja ke EA Andromeda… :)

      • Santai saja Pak Bayu, saya pun tidak menanggapinya terlalu serius. Tuh buktinya saya nyantai saja dikatakan jelek oleh Pak Bayu :-D

        Perlu juga Pak Bayu serta pembaca lain ketahui, meski saya sebagai admin situs ini memiliki kuasa untuk memblokir setiap komentar pembaca yang tidak mengenakkan, tetapi sejak situs ini berdiri tidak pernah saya lakukan (terkecuali bernada SARA, pornografi, atau promosi). Sehingga komentar apapun baik atau buruk tetap tampil di situs ini, termasuk komentar Pak Bayu sejak awal. Buat apa saya tidak jujur dengan menutup-nutupi kekurangan dengan memblokir komentar-komentar buruk. Justru komentar buruk saya terima dengan penuh senang hati sebagai bahan introspeksi agar menjadi yang lebih baik lagi untuk kemudian hari.

        Artikel-artikel yang Pak Bayu copy paste dan dijadikan referensi memang benar adanya. Namun yang perlu dipahami yang ditulis tersebut adalah kriteria idealnya. Kadang kala kondisi ideal tersebut tidak terjadi. Sehingga baik dalam kehidupan ini maupun dalam trading, kita seringkali dihadapkan dalam kondisi yang serba sulit, yang justru sangat jauh dari ideal. Nah disinilah kemampuan, keahlian, mental, serta nyali kita yang sesungguhnya benar-benar diuji. Apalagi ditambah dengan komentar Pak Bayu, wah… ujian saya jadi bertambah deh. :))

        Komentar ini bukanlah bertujuan untuk membaik-baikkan diri saya sendiri atau berusaha mencari alasan lain, ya memang betul timbul drawdown yang melebihi batasan 30%. Kalau dikatakan jelek, ya tidak apa-apa, saya pun ikhlas menerimanya, wong kenyataannya memang seperti itu.

        Kalau sekarang saya dihadapkan dengan kondisi drawdown, ya memang harus saya hadapi. Saya menganggapnya sebagai sebuah tantangan baru, mungkin disinilah ujian selanjutnya yang harus saya lalui agar naik ke anak tangga selanjutnya sebagai trader yang lebih baik lagi. Toh drawdown saat ini masih jauh dari MC, sehingga kalau diterapkan manajemen trading yang baik semoga saja drawdown tersebut akhirnya hilang dan account dapat menghasilkan profit kembali.

        In life, in trading, and in business, isn’t about waiting out the storm.
        It’s about learning to dance in the rain.
        :)

      • Ternyata sebelum saya membaca komentar dari Pak Bayu, Pak Anton sudah terlebih dulu menjawab apa yang dipermasalahkan oleh Pak Bayu. Rasanya komentar dari Pak Anton sudah menjawab semuanya bahkan sebelum ditanyakan or dipermasalahkan oleh Pak Bayu kembali. Perihal Gain sudah dijelaskan oleh Pak Anton juga.

        Jika saya memiliki banyak waktu untuk menganalisis sistem trading milik orang lain terutama jika mencari-cari kelemahannya, lebih baik saya menggunakan waktu tersebut untuk membuat sistem trading pribadi yang lebih baik. Toh jika terwujud saya juga bisa membantu teman-teman lainnya lewat AyoTradeFX Financial sama seperti yang telah dilakukan oleh Pak Agung Imaduddin dengan sistem FXINA007-nya.

        Saya bukan investor dari EA Andromeda, namun saya memposisikan diri untuk menantang diri membuat sistem trading yang lebih baik dari Andromeda. Jika Andromeda saat ini sedang mengalami Drawdown lebih dari 30% jelas ini merupakan hal yang biasa. Karena dianggap perlu diberikan informasi diakibatkan DD sudah melebihi 30% (dari harapan semula), maka Pak Anton menulis informasi yang berkaitan dengan hal tersebut.

        Jangan kuatir Pak Bayu, saat awal Pak Anton memulai semuanya pun saya adalah orang pertama yang cerewet dengan beliau bahkan saat itu saya adalah single commenter pada blog beliau. Seluruh artikel beliau mudah-mudahan sudah saya baca semua mulai dari andromeda.blogspot hingga bertransformasi menjadi ayotradefx.com.

        Harapan saya komentar terakhir dari Pak Anton (terutama pada paragraf ke-2 :-D ) sudah mampu menjelaskan tentang permasalahan ini sebab menurut hemat saya masalah Drawdown yang dimiliki oleh EA Andromeda adalah hal yang tidak perlu dibesar-besarkan dan bukanlah hal yang jelek.

  10. Indra Gutama says:

    Selamat Malam Bapak Anton W

    Dengan Penuh Kerendahan Hati, Saya ingin bertanya ke Bapak, Mengenai Broker IBFX dari Australia, Menurut pandangan bapak mengenai Broker IBFX yang sama-sama seperti broker Think Forex dari Australia dan ber-regulasi. Mungkin Bapak anton sedikit mengetahui mengenai Broker IBFX ini.. Saran dan masukannya saya ucapkan banyak terimakasih.. karena saya memakai broker IBFX ini..

    Salam

    Indra Gutama

    • Pak Indra, mohon dimaafkan kalau terpaksa saya katakan bahwa broker yang digunakan oleh Pak Indra saat ini adalah broker berjenis market maker dan bukan berjenis ECN seperti halnya ThinkForex atau ICMarkets.

      Dana modal milik Pak Indra tetap aman dan dapat diambil sewaktu-waktu dikarenakan broker tersebut telah teregulasi dan diawasi oleh otoritas pengawas setempat sehingga tidak akan pernah melakukan cara-cara kasar. Namun karena termasuk berjenis market maker maka ada baiknya berhati-hati melakukan trading terutama saat terjadi high impact news karena biasanya pada saat tersebut akan timbul banyak kejadian “aneh” seperti SL atau TP tidak berfungsi, MT4 freezing atau disconnect, spread atau slipage melebar, dan lain sebagainya.

      Hal-hal seperti ini wajar terjadi dalam broker berjenis market maker dikarenakan fungsi broker berjenis market maker dan berjenis ECN jauh berbeda. Kalau pada broker berjenis ECN maka broker sama sekali tidak ikut campur perihal trading yang dilakukan oleh kliennya dikarenakan broker hanya berperan sebagai perantara penerus order klien dimana klien langsung bertransaksi dengan pihak ketiga yang dinamakan liquidity provider (bank-bank besar). Berbeda dengan broker yang berjenis market maker, broker jenis ini melakukan transaksi melawan kliennya sendiri (oleh karena itu seringkali disebut dengan istilah “broker bandar”) sehingga kalau kliennya mengalami loss maka loss tersebut merupakan keuntungan broker. Oleh karena itu, broker berjenis market maker akan melakukan segala cara mengakali trading klien dengan tujuan untuk membuat kliennya sendiri mengalami loss.

      Agar lebih jelas perihal perbedaan market maker dan ECN, silahkan dibaca dalam artikel-artikel dibawah ini:
      Market Maker & ECN Broker
      Broker Principle
      Brokers Tricks
      Brokers Tricks #2
      Virtual Dealer Plugin
      Broker News – IBFX

  11. irfansyah says:

    Apa gak malu yah?
    Broker luar mah pangsa pasarnya sudah menjangkau lintas benua, eh broker lokal untuk menjangkau lintas propinsi saja sudah maen blokar-blokir aja, karena memang cuma disitu apa ya kekuatannya (wewenang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)