Broker EA Andromeda

Broker EA Andromeda

Posted by

Bila Anda adalah trader forex kemudian memperhatikan gejolak nilai Dollar yang terjadi saat ini, tentunya Anda semua sudah sangat paham bahwa Dollar sedang dalam kondisi up trend.

Pada Januari 2013, Dollar berada pada nilai sekitar 9600 Rupiah dan saat ini telah berada di nilai 12,200 Rupiah. Selisih yang terjadi sekitar 2600 Rupiah atau sekitar 27%. Cukup lumayan khan… :-D

Seperti kita ketahui semua, dalam forex kondisi up trend biasanya terjadi selama bertahun-tahun sampai kemudian trend berubah arah.

Contohnya mata uang Euro yang sejak pertengahan tahun 2008 terus menerus mengalami down trend sampai dengan hari ini. Meskipun saat ini kondisi Euro mulai membaik dengan berusaha kembali mengarah ke atas, tetapi ternyata masih juga belum berhasil menyentuh nilai tertinggi Euro yang terjadi pada pertengahan tahun 2008.

Demikian pula dengan nilai emas dimana sejak pertengahan tahun 2011 mengalami down trend. Bahkan sampai hari ini down trend masih tetap berlanjut dan harga emas dari hari ke hari terus menerus turun ke nilai yang lebih rendah.

Nah, dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bila trend telah bergerak ke arah tertentu maka akan terus menerus bergerak ke arah tersebut, bahkan sampai bertahun-tahun lamanya.

Biasanya pergerakan ini akan terus menerus berlanjut sampai pada akhirnya ditemukan titik keseimbangan baru dimana harga akan tertahan untuk kemudian perlahan-lahan trend mulai berubah arahnya.

Dengan Dollar yang saat ini sedang up trend, tentunya kita semua serba khawatir jangan sampai up trend Dollar terus menerus berlanjut dan nilai Rupiah tergerus semakin dalam.

Namun, dengan meilhat fakta yang terjadi pada mata uang Euro maupun emas, kemudian melihat fakta yang terjadi pada JPY yang saat ini juga kompak beriringan dengan Rupiah dimana turut serta tergerus cukup dalam oleh Dollar, tentunya kekhawatiran ini cukup beralasan.

Bayangkan Euro, emas, dan JPY yang memiliki fundamental yang jauh lebih kuat daripada Rupiah saja ikut-ikutan tergerus, apalagi Rupiah khan. :-D

Apalagi sebentar lagi Pemilu dilaksanakan di negeri ini, tentu kondisi ini sangat mengkhawatirkan untuk Rupiah.

Dengan berbagai pertimbangan diatas, tentunya untuk saat ini jauh lebih bijak bila menyimpan Dollar daripada Rupiah. Namun sayangnya, suku bunga deposito Dollar sangatlah kecil.

Berikut dalam gambar dibawah ini adalah suku bunga Deposito Dollar yang ditawarkan oleh Bank BCA:

 

 

Terlihat dalam gambar diatas bahwa suku bunga Deposito Dollar teramat kecil, hanya 0,30% per tahun untuk nilai Deposito dibawah $200 ribu.

Anggap saja Anda menyimpan uang senilai 1 milyar Rupiah dalam bentuk Deposito Dollar maka penghasilan bunga yang diterima hanya sebesar 3 juta Rupiah dalam setahun. Itupun masih harus dipotong pajak deposito, sehingga jumlah yang diterima menjadi lebih kecil lagi. :(

Artinya, dengan tingkat suku bunga sekecil itu maka tujuan utama menyimpan dana dalam bentuk Deposito Dollar adalah demi mengharapkan nilainya meningkat dan bukan mengharapkan penghasilan bunga.

Berbeda jauh dengan Deposito Rupiah yang memiliki tingkat suku bunga yang jauh lebih tinggi yaitu 7,25% sebagaimana diperlihatkan dalam gambar diatas.

Misalnya disimpan senilai 1 milyar Rupiah maka penghasilan bunga yang diperoleh selama setahun adalah sebesar 72,5 juta Rupiah setahun atau 6 juta Rupiah (0,6%) sebulan sebelum dipotong pajak.

Nah, bandingkan antara kedua, tentunya kalau mengharapkan penghasilan bunga akan lebih menguntungkan bila menyimpan dalam bentuk Deposito Rupiah, asalkan dengan syarat nilai Dollar dalam kondisi stabil.

Namun kalau nilai Dollar bergejolak maka menyimpan dana dalam bentuk Rupiah tentunya akan konyol sendiri dikarenakan harga-harga barang makin membumbung tinggi. Meskipun penghasilan bunga yang diperoleh lebih besar, tetapi kalau harga-harga barang juga naik, tentu hasilnya sama saja dengan impas atau malah merugi. :-D

Andaikan pada Januari 2013 didepositokan 1 milyar Rupiah dengan tingkat bunga 7,25%. Kalau saat ini nilai Dollar mengalami kenaikan sampai 27%, tentunya sudah merugi 20% kalau disimpan dalam bentuk Rupiah.

Perhitungan diatas hanyalah mempertimbangkan nilai kenaikan Dollar semata, belum mempertimbangkan faktor inflasi. Bila faktor inflasi ditambahkan dalam perhitungan diatas maka nilai kerugian akan menjadi lebih besar lagi. :-D

Disinilah gunanya EA Andromeda yaitu sebagai alternatif lain menyimpan dana dalam bentuk Dollar tetapi mampu memberikan imbal hasil yang jauh lebih besar daripada simpanan deposito Dollar yang ditawarkan bank.

Hasil yang diperoleh selama 3 bulan cukup memuaskan yaitu pada bulan November 2013 EA Andromeda mampu menghasilkan profit 23,60%, kemudian Desember 2013 sebesar 6,43%, dan Januari 2014, sampai dengan artikel ini ditulis, sebesar 5,06%.

Tujuan EA Andromeda adalah menghasilkan profit secara konsisten dan bukan ditujukan untuk menghasilkan profit fantastis. Tidak apa profitnya kecil, asalkan tetap konsisten dan resiko juga minimal. Drawdown sampai dengan saat ini pun masih belum mendekati drawdown maksimal 25%, masih berkisar di 10%.

Oleh karenanya jangan anggap profit selama 3 bulan sebesar diatas kecil, toh sudah jauh lebih tinggi dan lebih menguntungkan daripada tingkat suku bunga deposito Dollar di bank yang hanya 0,30% setahun atau hanya 0,025% sebulan.

Sebagaimana sebelumnya telah ditulis dalam artikel Real Account EA, bila EA Andromeda memiliki kinerja baik dalam uji coba selama 3 bulan pertama maka jumlah deposit akan ditingkatkan sampai menjadi $100 ribu.

Namun kalau hanya menggunakan satu broker kemudian menyimpan seluruh dana di satu broker tersebut, tentunya akan sangat beresiko. Kalau broker tersebut bermasalah, walah… bisa amblas seluruhnya. :-D

Lebih bijak bila digunakan lebih dari satu broker karena dengan demikian maka dana akan tersebar. Bila diantara broker yang digunakan ternyata ada yang bermasalah, maka dana tidak hilang seluruhnya dikarenakan masih ada dana yang tersisa di broker lain.

Dengan pertimbangan seperti ini dan dengan tujuan untuk menemukan broker lain yang lebih menguntungkan untuk EA Andromeda, saya melakukan uji coba dengan meng-copy trading yang dilakukan oleh EA Andromeda ke demo MT4 di beberapa broker sebagaimana terlihat dibawah ini:

 

 

 

 

 

FXPrimus pada gambar diatas adalah real account yang digunakan oleh EA Andromeda. Sedangkan yang lainnya adalah demo MT4 dari broker Pepperstone, GoMarkets, dan VantageFX.

Digunakan modal $20 ribu pada 3 buah account demo dikarenakan demo VantageFX untuk Raw account sejak awal sudah di set $20 ribu oleh broker dan tidak dapat diubah-ubah. Sehingga akhirnya demo account broker lain pun terpaksa mengikuti penggunaan deposit awal $20 ribu ini.

Hanya 2 trading yang di uji coba, trading dilakukan dalam waktu yang bersamaan, exit maupun close pun dilakukan bersamaan pada waktu yang sama.

Dengan menggunakan metode ini maka dapat diketahui mana broker yang paling menguntungkan.

Karena logikanya, kalau exit maupun close dilakukan bersamaan pada waktu yang sama dan kemudian memberikan hasil yang berbeda, maka perbedaan tersebut adalah akibat adanya perbedaan biaya spread dan komisi.

Broker yang memberikan profit terbesar adalah broker yang memiliki spread maupun komisi yang paling kecil. Sebaliknya broker yang memberikan profit terkecil adalah broker yang menggunakan spread maupun komisi yang mahal.

Meskipun hanya dilakukan 2 buah trading, tetapi hal ini sudah mencukupi. Karena dari sinilah akan diketahui broker mana yang memberikan keuntungan terbesar, sehingga bila digunakan untuk jangka panjang juga akan tetap lebih menguntungkan daripada broker lain.

Kalau dari 2 buah trading saja perbedaannya sudah cukup signifikan, tentunya makin banyak trading yang dilakukan makin besar pula perbedaanya.

Data-data dalam gambar diatas diisikan ke dalam Excel dengan hasil seperti gambar dibawah ini:

 

 

Bila dibandingkan berdasarkan nilai Pip maka terlihat bahwa yang lebih menguntungkan dari ke 4 broker diatas adalah FXPrimus.

Kemudian disusul oleh VantageFX, Pepperstone, dan terakhir adalah GoMarkets.

Akan tetapi, FXPrimus, VantageFX, maupun Pepperstone tidak semata-mata menggunakan sistem spread sebagai biaya trading, tetapi juga menggunakan sistem komisi (yang tidak mengurangi nilai pip secara langsung karena pembebanannya terpisah).

Berbeda dengan 3 broker tersebut, GoMarkets tidak menggunakan sistem komisi tetapi hanya menggunakan sistem spread (langsung mengurangi nilai pip). Sehingga bila yang dibandingkan hanya nilai pip maka perbandingan diatas akan menjadi melenceng salah arah.

Pembandingan yang benar haruslah menggunakan nilai Dollar yang diperoleh sehingga dengan demikian pembandingan akan menjadi lebih tepat. Toh, tujuan trading forex adalah untuk menghasilkan profit berupa Dollar.

Berikut dibawah ini kalau dibandingkan berdasarkan nilai Dollar yang diperoleh:

 

 

Dikarenakan pada FXPrimus lot yang digunakan lebih kecil yaitu hanya 0,12 lot sedangkan pada 3 broker lainnya digunakan lot 0,20 lot, maka agar dapat diperbandingkan nilai lot FXPrimus harus dilakukan konversi agar menjadi sama dengan 3 broker lain.

Baris pertama pada gambar diatas adalah hasil sebenarnya dari FXPrimus yang masih menggunakan 0,12 lot.

Sedangkan baris kedua adalah nilai konversi dimana 0,12 lot dijadikan 0,20 lot, dengan perhitungan sebagai berikut:
(0,20 / 0,12) x 39.00 = 65.00
(0,20 / 0,12) x 50.76 = 84.60

Ehm, ternyata dari perhitungan diatas terlihat bahwa VantageFX telah melakukan perbaikan kinerja sehingga kembali mampu memberikan profit yang jauh lebih besar daripada 3 broker lainnya.

Selisihnya pun cukup lumayan, hanya 2 kali trading selisihnya mencapai $16.68. Sedangkan broker yang termahal adalah GoMarkets yaitu memiliki selisih minus $7.48 bila dibandingkan FXPrimus.

Sedangkan FXPrimus pun cukup menguntungkan dan hampir setara dengan Pepperstone dimana selisih profit dalam Dollar hanya sedikit. Namun meskipun sedikit tetapi kalau digunakan untuk jangka panjang maka yang sedikit itu akan menjadi sangat banyak. :-D

Bila diurutkan maka broker yang paling menguntungkan adalah VantageFX, FXPrimus, Pepperstone, dan terakhir adalah GoMarkets.

Uji coba ini juga membuktikan bahwa pemilihan FXPrimus sebagai broker untuk EA Andromeda tidaklah salah, karena terbukti memberikan keuntungan lebih daripada broker Pepperstone maupun GoMarkets

Namun yang tidak disangka-sangka ternyata VantageFX telah melakukan perbaikan dimana biaya trading yang dibebankan menjadi lebih murah sehingga pada akhirnya menjadi lebih menguntungkan daripada FXPrimus.

Dari pembandingan ini maka pada bulan depan EA Andromeda disamping tetap menggunakan broker FXPrimus, juga akan menggunakan VantageFX.

Karena dari pembandingan diatas, ternyata VantageFX masih lebih menguntungkan daripada FXPrimus, Pepperstone, maupun GoMarkets.

Bayangkan hanya 2 kali trading saja selisihnya sudah sebesar itu, apalagi kalau dalam jangka panjang, tentu selisihnya akan jauh lebih besar lagi.

Namun jangan berharap banyak terlebih dahulu dikarenakan kadang kala broker sengaja melakukan setting dimana demo account “sengaja dibuat” memiliki kondisi yang lebih baik daripada real account dengan tujuan agar lebih banyak klien yang tertarik setelah mencoba demo account.

Kinerja sebenarnya baru diketahui nanti kalau trading dilakukan di real account, disinilah baru diketahui apakah broker tersebut memang benar-benar menguntungkan atau tidak.

Akhir kata, silahkan tunggu “tanggal mainnya” pada Februari 2014 nanti dimana EA Andromeda akan dijalankan di 2 broker sekaligus yaitu di FXPrimus maupun di VantageFX. :)

 

4 Comments

  1. Pak Anton, saya berencana secepatnya untuk ikut dalam managed account milik Pak Anton, berhubung dolar belum naik.

    Bagaimana pendapat yang lebih bijaksana dari Pak Anton Sendiri. Terima kasih.

    Email dari seorang pembaca


    Seperti telah diberitahukan dalam artikel-artikel sebelumnya, managed account baru dilakukan pada bulan Maret 2014 nanti.

    Tidak seperti halnya menyimpan Dollar di bank dalam bentuk deposito, managed account mengandung unsur resiko.

    Itulah kenapa managed account baru dilakukan pada bulan Maret 2014 nanti yaitu agar benar-benar diketahui bahwa EA Andromeda sangat aman untuk digunakan.

    Kalau mengkhawatirkan kenaikan Dollar, ada baiknya bila saat ini membeli Dollar dahulu kemudian disimpan.

    Nanti pada Maret 2014 kalau EA Andromeda telah terbukti aman dan menguntungkan, barulah simpanan Dollar tersebut dikirimkan ke broker agar dikelola oleh EA Andromeda.

    • Iwan Martha says:

      sabar saja, dollar ini seperti tahun 2008 lalu saat pemilu, yang dulu mencapai 16.000 mudah2an setelah terpilihnya presiden baru kita para investor mempunyai keyakinan dengan perekonomian dinegara kita sehingga rupiah akan menguat kembali….

  2. Pak Anton, bagaimana nih. jika ada artikel seperti ini :

    http://www.forexpeacearmy.com/forex-forum/scam-alerts-folder/24391-vantage-fx-go-markets.html

    Mohon diterjemahin gak ngerti saya. :))

    • Pak Yulianto, scam (curang) tidak hanya dilakukan oleh broker saja, tetapi juga dilakukan oleh trader.

      Yang pasti VantageFX maupun GoMarkets bukan scam broker dikarenakan telah teregulasi oleh ASIC. Kalau kedua broker ini sampai menghapus profit yang diperoleh maka mereka pasti memiliki alasan maupun bukti cukup kuat bahwa trader tersebut berlaku curang saat melakukan trading.

      Dugaan saya, trader tersebut menggunakan arbitrage EA (penjelasannya silahkan dibaca disini: Forex Legend) yang memang jelas-jelas dilarang digunakan, akibatnya saat ketahuan oleh broker maka profit yang telah diperoleh dihapus.

      Masih untung hanya profitnya saja yang dihapus, coba kalau ketemu broker scam, yang dihapus tidak hanya profit tetapi bisa-bisa termasuk modalnya juga ikut terhapus. :-D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)