Review: Live Trading 2

Review: Live Trading 2

Posted by

Live Trading Kedua yang dilakukan oleh Pak Mardiyanto hasilnya gagal.

Bagi yang tidak mengikuti perkembangan Live Trading Kedua, sebelumnya batas loss maksimal ditentukan hanyalah sampai jumlah $25. Sehingga modal awal yang semula $100 akan tersisa tinggal $75.

Hanya saja dikarenakan pada saat terakhir sebelum situs ini ditutup untuk dilakukan perpindahan server, situasi trading yang dilakukan Pak Mardiyanto dalam kondisi “kepepet” yaitu floating loss sudah mendekati batas maksimal $75.

Oleh karenanya dilakukan perubahan toleransi loss dimana batas maksimal diturunkan menjadi $70 sehingga loss maksimal bukan lagi $25 tetapi berubah menjadi $30. Dengan harapan siapa tahu Pak Mardiyanto dapat menggunakan perubahan toleransi tersebut dengan baik sehingga dapat melakukan recovery.

Ternyata hasilnya gagal dan seluruh trading yang dilakukan oleh Pak Mardiyanto akhirnya ditutup secara otomatis oleh EA Pengawas yang berada di VPS pada saat loss melebihi batas maksimal yaitu bila nilai Equity kurang dari $70.

 

 

Perlu diketahui bahwa Pak Mardiyanto adalah juara kedua dalam demo trading contest 02 dimana mampu mencapai profit sebesar 318%.

 

 

Tentunya para pembaca penasaran, kenapa Pak Abduh Salam maupun Pak Mardiyanto mampu profit fantastis di demo tetapi gagal saat live trading?

Perihal Pak Abduh Salam, sebelumnya telah dibahas pada artikel ini: Review: Live Trading

Kesalahan Pak Mardiyanto adalah tidak konsisten dengan trading style yang dilakukan saat melakukan demo trading. Pada live trading, Pak Mardiyanto melakukan perubahan pada trading style-nya dan tidak disiplin tetap bertahan dengan trading style terdahulu.

Bila para pembaca mengamati sejak awal dilakukan demo trading contest, tentunya akan mengetahui bahwa Pak Mardiyanto tidak pernah menggunakan hedging saat awal melakukan demo trading contest. Hedging baru dilakukan oleh Pak Mardiyanto pada saat akhir, dimana akibat hal ini justru malah membuat Pak Mardiyanto puyeng sendiri :))

Meskipun Pak Mardiyanto pernah mengatakan sudah kapok untuk menggunakan metode hedging, tetapi faktanya justru saat live trading Pak Mardiyanto lebih banyak melakukan hedging.

Hedging inilah yang berakibat menyeret Pak Mardiyanto menjadi gagal di live trading :(

Akibat hedging, Pak Mardiyanto akhirnya melakukan cut loss sampai ratusan pip. Sedangkan profit yang diperoleh hanyalah puluhan pip. Maka secara perlahan tetapi pasti akhirnya modal lama kelamaan tergerus sehingga menyentuh batas toleransi loss maksimal.

Andaikan saja Pak Mardiyanto tetap konsisten dengan trading style yang terdahulu dimana cut loss hanya dilakukan pada nilai 10 – 30 pip, tentunya hasilnya akan lebih baik daripada menggunakan hedging.

Seperti pernah ditulis pada artikel terdahulu, hedging hanyalah menambah masalah baru bagi yang belum paham. Terkecuali bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan hedging dan paham betul kapan saatnya melakukan hedging serta kapan saatnya melepaskan hedging, maka tidak akan ada masalah.

Problemnya, Pak Mardiyanto belum paham benar dengan hedging. Sehingga saat live trading kemarin, yang dilakukan oleh Pak Mardiyanto bukanlah menerapkan teknik hedging yang sudah benar-benar dikuasainya.

Tetapi yang dilakukan adalah “belajar” teknik hedging tetapi dengan menggunakan live account. Akibatnya ya hasilnya babak-belur dikarenakan masih dalam tahap coba-coba :))

 

akhirnya bs hidup lagi websitenya..

tiap hari saya buka http://www.ayotradefx.com belum bisa kebuka. cuma 1 tujuan saya yaitu permohonan maaf kepada pak anton sebagai pemilik situs ayotradefx.com ini karena saya gagal pada live trading kemarin.

ternyata saya masih harus banyak belajar,dan terima kasih juga buat pak anton atas pengorbanannya sampai2 membuatkan akun live buat yang bs menang kontest demo.

kalau teman2 yg gagal di kontest demo mungkin bebannya tidak seberapa,tp yg sampe live seperti saya ini begitu gagal bs kelihatan nyata kerugian pak anton,sekali lagi saya mohon maaf telah gagal dalam kontest trading ini.

dan mohon maaf baru bisa nulis sekarang,tidak melalui email langsung pak

Mardiyanto

 

Tidak perlu khawatir Pak Mardiyanto, sudah dimaafkan :))

Dalam trading, resiko rugi haruslah sejak awal dipahami dan juga harus siap ditanggung bila benar-benar terjadi. Apalagi kalau account tersebut ditradingkan oleh orang lain, tentunya resiko akan menjadi lebih besar.

Hal inilah yang sejak awal sudah saya pahami. Oleh karenanya, jangan terlalu dikhawatirkan. Santai saja, daripada malah nantinya Pak Mardiyanto menjadi jatuh sakit akibat stress sendiri terus-terusan memikirkan hal ini :))

Sebenarnya yang rugi bukanlah saya, tetapi Pak Mardiyanto sendiri dikarenakan sudah bekerja keras melakukan trading tetapi gagal membawa pulang hadiah berupa profit yang diperoleh dari hasil live trading :)

Selain tu, terdapat kerugian lain yang Pak Mardiyanto sendiri tidak menyadarinya. Seperti dikatakan oleh Pak Antok dibawah ini:

 

bnyk yg nunggu,..trutama calon investor nyang mo nebeng cari trader….he..3x

 

Andaikan Pak Mardiyanto berhasil melakukan live trading dan ditambah setelahnya berhasil melakukan trading selama sebulan dengan modal milik saya, tentunya akan banyak investor yang tertarik menitipkan dananya ke Pak Mardiyanto.

Dengan demikian, jerih payah Pak Mardiyanto akan dihargai oleh lebih banyak orang. Pak Mardiyanto tidak perlu pusing lagi memikirkan modal tetapi justru banyak yang mengantri ingin menitipkan modalnya kepada Pak Mardiyanto.

Tetapi dengan gagal, coba dipikirkan, siapa coba yang lebih merugi karena kehilangan kesempatan :))

Saya hanyalah rugi tidak banyak, yang nantinya dapat dengan mudah saya lakukan recovery sendiri. Pak Mardiyanto justru yang merugi lebih banyak daripada saya sendiri dikarenakan gagal membawa pulang hadiah serta kehilangan kesempatan untuk menjadi lebih besar daripada sekarang ini.

Seperti sejak awal dikatakan, diadakannya demo trading contest maupun live trading bertujuan agar para trader Indonesia dapat lebih berkembang melalui situs ini. Tujuan tersebut bukanlah untuk saya, tetapi untuk kepentingan Pak Mardiyanto serta para trader lainnya.

Hanya saja dengan kegagalan tersebut janganlah kemudian membuat Pak Mardiyanto atau para kontestan lain pada demo trading kontes 02 kemarin menjadi putus asa.

Jangan khawatir, nantinya akan diadakan trading contest berikutnya setelah proses perbaikan situs ini dapat saya selesaikan seluruhnya dan situs telah dapat berjalan dengan normal kembali.

Mengutip kalimat yang sering dikatakan oleh Mario Teguh di televisi, rejeki memang berada ditangan Tuhan tetapi diperlukan upaya dari kita sendiri untuk meraihnya. Agar rejeki tersebut dapat diraih maka diperlukan kepantasan dalam diri kita.

Bila belum pantas tentunya rejeki tersebut belum dapat diraih. Itulah yang dialami oleh Pak Abduh Salam maupun Pak Mardiyanto dalam live trading :)

Bagaimana agar dapat pantas untuk meraihnya?

Caranya, tekun berlatih dan jangan pernah putus asa untuk mencoba kembali meskipun telah mengalami kegagalan berkali-kali. Kemampuan adalah sesuatu yang tumbuh dimana hanya akan tumbuh serta berkembang bila disirami dan dipupuk dengan terus menerus berlatih tanpa kenal lelah.

Nanti pada waktunya, kemampuan telah tumbuh sepadan dengan rejeki. Pada saat tersebut diri kita telah pantas untuk mengambil rejeki, tanpa harus bersusah payah seperti sebelumnya sehingga akan dapat dengan mudah mengambilnya.

Yang banyak terjadi, ingin segera meraih rejeki tersebut padahal kondisi diri masih belum pantas :))

Nah, kalau gagal biasanya akan menyalahkan orang lain dan kemudian berputus asa. Orang lain tidak pernah salah, yang salah adalah diri sendiri karena masih belum pantas.

Contoh lain yang lebih sederhana perihal kepantasan diri adalah menaksir seorang gadis yang disukai atau melamar pekerjaan yang diimpikan. Bila ditolak maka dapat diartikan bahwa diri kita tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkannya. Dengan kata lain, diri kita masih belum pantas.

Seharusnya yang kita lakukan adalah membentuk kepantasan tersebut agar diri kita akhirnya sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

Sama halnya dengan trading, bila masih belum pantas maka akan “dihajar” habis-habisan oleh market dengan diberi loss :))

 

Assalamu’alaykum….

gimana pa anton kabarnya, sy kangen sama web nya nih, oh iya pa anton memang jadi trader itu susah, TP terus Loss, saya minta tips trik nya yg jitu dong… ini saya main diakun real gratisan cuma dikasih modal $5 dollar http://www.myfxbook.com/members/msamuti/mochamad-samuti/253386 saya juga ga tahu apakah bisa konsisten atau tidak.. takut, minder dsb menjadi satu…

trims atas nasihatnya pa anton dan semoga pa anton selalu dapat karunia dari Alloh berupa kesehatan lahir dan batin

wassalam,

m samuti

 

Menjadi trader professional memang susah, baru nyadar ya Pak Samuti :))

Prinsip sederhana yang perlu dipahami, bidang apapun di dunia ini yang menghasilkan banyak uang sudah pasti sangat sulit.

Menjadi pemain bola dunia, pembalap dunia, artis Hollywood yang filmnya mendunia, pasti sangat sulit sehingga tidak sembarang orang dapat melakukannya. Jangan lupa, forex adalah bidang yang mendunia, jadi maklumin saja bila sangat sulit :)

Meskipun sulit, tetapi bukanlah berarti tidak mungkin untuk dipelajari dan dilakukan.

Keyakinan suatu saat pasti bisa serta adanya kesabaran adalah modalnya agar tidak putus asa tersandung-sandung selama menapaki jalan menuju kepantasan.

Oleh karenanya, sangat sedikit yang mampu sampai ujung jalan kepantasan dikarenakan tidak semua orang yang memiliki keyakinan besar terhadap dirinya sendiri serta memiliki kesabaran yang cukup.

Seperti halnya live trading 2 ini, kalau sekarang masih gagal ya tidak apa-apa. Yang utama adalah tidak putus asa untuk mencoba kembali, siapa tahu pada yang berikutnya akhirnya dapat berhasil.

Silahkan dipantau saja situs ini agar tidak ketinggalan untuk mendaftarkan diri pada trading contest berikutnya.

One Comment

  1. esha indra says:

    kalo ada kontes lagi boleh dong ikut pak :)

  2. irfansyah says:

    Hehehe
    ditunggu Pak Anton trading contest slanjutnya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)