AyoTradeFX dengan EA

AyoTradeFX dengan EA

Posted by

Artikel lama ini sengaja saya tampilkan di Artikel Terbaru karena ada kaitannya dengan artikel yang benar-benar terbaru, yaitu pembahasan mengenai Neural Network.  :)

Pak Irfansyah memberikan link berikut http://www.myfxbook.com/members/FxFlashTeam/fx-flash-all-versions/481801%C2%A0saya

Link tersebut adalah promosi EA yang saya sendiri tidak mengetahui pasti bagaimana isi dan penjelasannya dikarenakan saya dan Pak Irfansyah tidak mengaksesnya. Saya tidak tahu apakah saat ini masih bisa diakses atau tidak apalagi Pak Irfansyah memberikannya sudah agak lama.

Mengapa kami tidak mengaksesnya? Pertanyaan singkat dan sederhana ini akan terjawab dengan penjelasan yang saya tulis berikut ini. Bagi yang ingin langsung mengetahui tentang promosi EA tersebut jangan sungkan-sungkan untuk langsung mengaksesnya.

Apakah Anda sudah pernah mencoba untuk membuat EA atau Custom Indicator menggunakan bahasa Metaquotes? Tentunya jika Anda sudah pernah mencoba membuatnya maka promosi EA atau indikator tersebut akan menjadi pilihan terakhir, mungkin Anda akan mengabaikannya.

Proses pembuatan EA (dan Custom Indicator) sangatlah tidak mudah dan rumit. Tidak hanya membutuhkan logika dan penalaran yang tinggi tapi juga strategi yang mampu ‘diterjemahkan’ ke dalam bahasa teknik.

Bila beberapa hal tersebut sudah terwujud masih harus ada proses yang ditempuh, yaitu bagaimana menyusun ‘Money Manager’ untuk mengatur Manajemen Keuangannya sendiri. Setelah itu barulah dilakukan Backtest dan Forward Test melalui Demo dan pada akhirnya bisa digunakan pada Real Account alias rekening dengan uang asli.

Saya akan mencoba menjelaskan secara singkat garis besar pembuatan EA ataupun Indikator rakitan (Custom Indicator). Secara singkat berarti saya akan berusaha sekali untuk sesingkat-singkatnya dalam menuliskan penjelasannya. [-O<

Awalnya yang Anda butuhkan adalah sebuah strategi non intuisi. Yang dimaksud adalah strategi dengan teknis dan hitungan yang jelas dan dapat dijelaskan secara sistematis. Strategi tersebut bukan berdasarkan ‘perasaan’ alias perkiraan apalagi tebak-tebakan, bahkan proses penulisan strategi Martingale pun membutuhkan teknis dan hitungan yang sistematis. Seperti kita ketahui Martingale adalah strategi ‘bertaruh’ yang seperti tebak-tebakan.

Ini sebabnya saya pasti selalu kena ‘marah’ Pak Anton tiap kali bertanya soal EA. Beliau pasti bertanya apakah saya sudah memiliki strategi yang paten dan valid? Jika belum, beliau menyarankan untuk segera ‘melupakan’ EA dulu dan fokus pada strategi.

Lantas, apakah strategi intuisi tidak dapat digunakan sama sekali pada EA? Strategi yang berdasarkan intuisi bisa juga digunakan atau diterjemahkan ke dalam bahasa komputer asalkan memiliki sistematis yang baik dan proses pembentukan algoritma yang jelas. Komputer tidak akan bisa memproses data yang tidak baku. Maksudnya bagaimana?

Sebagai contoh, Anda memiliki strategi Order Buy jika RSI sudah membentuk lembah kemudian berbalik arah ke atas. Tentunya bagi kita mudah memahami strategi tersebut karena langsung mendapat gambaran di kepala kita. Tapi komputer tidak bisa menggambarkan hal tersebut karena Anda harus menjelaskan bahwa kondisi lembah seperti apa. Anda juga harus menjabarkan bagaimana kondisi berbalik arah tersebut.

Strategi yang berdasarkan ‘kira-kira’ biasanya bagi programmer profesional dibentuk ke dalam Neural Network, yaitu dimana EA akan memiliki kemampuan untuk ‘berpikir’ seperti layaknya manusia. Jelas hal ini hanya bisa dilakukan oleh yang sudah sangat berpengalaman dalam dunia komputer khususnya bahasa pemrograman.

Versi komersial dari EA jenis ini yaitu Boogie-NN EA. Namun ada kabar miring yang menyatakan bahwa EA ini bekerja layaknya EA yang tidak menggunakan Neural Network. Wah, entah benar atau tidak, namun saya belum mengkonfirmasi berita tersebut.

Sebagai intermezzo kita agak sedikit berfantasi lah supaya gak mumet. Anda tentunya tahu film yang dibintangi oleh Will Smith yang berkisah tentang pemberontakan robot yang mampu berpikir sedemikian kompleksnya? Ya film “I Robot” memang menampilkan robot-robot yang mampu memberikan pelayanan kepada manusia dan bahkan ada satu robot bernama Sonny yang mampu memiliki ‘perasaan’ akibat logikanya berkembang dengan sempurna.

Kembali lagi ke topik jika sudah tidak puyeng. :-D

Setelah ‘mengantongi’ strategi yang baik maka langkah berikutnya adalah Money Management yang baik. EA harus dapat melihat dan ‘mempertimbangkan’ tentang penggunaan Balance dalam Account Anda. Ini pun termasuk mengontrol kestabilan order transaksi menggunakan Take Profit tertentu dan Stop Loss-nya.

Setelah itu barulah menjalankan proses penguraian data kualitas menjadi kuantitas alias proses penerjemahan ke dalam bahasa Metaquotes Language. Seluruh info tentang strategi, syarat open dan close order, money management, pair dan timeframe yang digunakan, waktu trading, dan lainnya kemudian diubah ke dalam perumusan algoritma yang sistematis.

Bagi Anda yang belum pernah dan ingin belajar bahasa MQL 4 (khusus untuk MetaTrader 4) silakan buka Meta Editor dan linknya dapat Anda temukan di kolom Help. Download file tersebut. Ditulis oleh seorang Rusia bernama Sergey Kovalyov dan diterjemahkan oleh Metaquotes, Inc. ke dalam bahasa Inggris. Anda diwajibkan untuk memiliki skill bahasa Inggris yang baik untuk memahami pelajaran tersebut.

Kolom Help tersebut memang memberikan informasi tentang contoh-contoh penggunaan fungsi dalam MQL, namun akan lebih baik jika Anda belajar langsung dari dokumen tersebut.

Apakah proses penerjemahan tersebut sudah selesai? Tentunya ‘perjalanan’ masih panjang hingga EA bisa digunakan pada ‘uang beneran’. Proses selanjutnya adalah menjalankan EA tersebut pada Demo Account. Perhatikan saja apakah sudah berjalan sesuai dengan keinginan atau belum. Istilahnya ‘test drive’. Kemungkinan besar bagi seorang pemula akan menghadapi kendala bahwa EA-nya tidak berjalan semestinya. Hal ini sangat dimaklumi sebab penalaran manusia sangat berbeda dengan penalaran mesin. Sangat tidak mudah untuk ‘memahami’ bahasa mesin, bukan? Memahami pasangan atau teman bahkan sodara sendiri saja sulit, ini malah disuruh mengerti bahasa ‘kalbu’nya komputer. :))

Pengalaman belajar pembuatan EA ataupun Indikator rakitan akan membawa Anda ke tingkatan dimana Anda akan mulai memahami penalaran yang diinginkan oleh komputer. Tentunya ini akan membuat proses pembuatan EA semakin sesuai dengan keinginan dan strategi Anda sehingga dapat ‘test drive’ dengan mulus dan lulus tes.

Apakah sudah selesai? Belum loh… masih ada lagi tahapan berikutnya jika EA Anda sudah lulus ‘test drive’ secara mulus. Ingatlah bahwa yang namanya ‘test drive’ hanyalah mencoba menjalankannya dalam beberapa saat saja. Kalau mobil ya paling tidak Anda mencoba mobil sampelnya di jalan di seputar show room yang Anda datangi. Sementara kalau EA Anda mencobanya selama beberapa saat pada pair, timeframe, serta waktu yang Anda inginkan dalam kurun waktu paling lama satu atau dua hari saja. Ini hanya untuk meyakinkan bahwa penalaran EA berjalan sesuai dengan penalaran Anda.

Jadi apa itu tahap berikutnya? Apakah berarti sudah bisa di uji coba pada Demo Account alias Forward Test? Sebelum Forward Test maka harus dilakukan Backtest dengan menggunakan Strategy Tester yang disediakan MetaTrader 4.

Proses pengujian ini pun tidak langsung dapat dijalankan sebelum alat pengujinya pun dilakukan pengujian. Nah loh… alat uji EA harus diuji juga? Makin ribet, bukan? Mengapa demikian?

Strategy Tester membutuhkan History Data yang sangat akurat. Jika tidak akurat maka EA yang diuji akan mengalami bias atau deviasi yang signifikan. EA yang seharusnya profitable justru saat diuji malah berbuntut Margin Call, dan sebaliknya EA yang seharusnya tidak profitable saat diuji malah memberikan hasil yang sangat menggiurkan.

History Data pada Strategy Tester wajib ‘dilengkapi’ dengan data-data harga yang lengkap pada Timeframe M1. Data lengkap yang dimaksudkan misalnya mulai dari 2 Januari 2001 hingga 2 Januari 2010 yang memiliki informasi OHLC (Open, High, Low, Close) tiap menit secara utuh. Jika sudah memiliki History Data M1 utuh untuk pair tertentu, maka proses Konversi dapat dilakukan ke Timeframe berikutnya yaitu M5 hingga D1. Kenapa W1 dan MN tidak diikutsertakan?

Terkadang data satu chart pada W1 hanya memuat 3 hingga 4 chart pada Daily sehingga data menjadi tidak valid. Loh kok bisa? Kita harus ingat bahwa pasar selalu libur pada saat Natal dan Tahun Baru. Dan kita tahu bahwa tanggal 25 Desember dan 1 Januari tidak selalu jatuh pada hari Sabtu dan Minggu, bukan? Begitu juga dengan data MN dimana dalam satu bulan terkadang diisi dengan lebih kurang 4 minggu.

Saat saya mencoba menanyakan apakah broker Vantage FX menyediakan History Data secara lengkap kepada pak, mas, bang David Billy, ‘tukang jualan’ alias Sales di broker tersebut, saya agak kecewa sebab ia mengatakan Vantage FX hanya menyediakan sebanyak 3 bulan penuh saja. Maka saya menggunakan History Data yang disediakan oleh FXDD dengan cara mengunduh melalui websitenya. Broker Alpari pun menyediakan jasa yang sama. Mereka menyediakan History Data tiap pair mulai dari tahun 2001 hingga 2010. Ada juga pair yang hanya dimulai dari tahun 2005. Masing-masing bervariasi.

Nah, sebelum download pada website FXDD atau Alpari perlu kita ketahui juga apakah broker tersebut memiliki jejak rekam yang baik dengan Price Feednya selama market berlangsung. Apakah pernah terjadi Spike? Apakah pernah terjadi Delayed? Ini pun akan mempengengaruhi kualitas History Data. Apakah harus menggunakan pilihan History Data yang disediakan oleh Vantage FX yang hanya 3 bulan penuh itu saja? Hanya 3 bulan tapi paling tidak kita sama-sama mengetahui kualitas data Price Feednya sangat berkualitas. Tentunya ini semua menjadi pertimbangan lagi untuk Anda.

Kembali lagi pada Strategy Tester, setelah Anda mendapatkan History Data saatnya melakukan proses update secara offline. Caranya pun tidak bisa sembarangan. Anda harus mematikan koneksi internet Anda terlebih dulu. Setelah itu Anda harus mengubah Max History Bar sebanyak-banyaknya. Ingatlah bahwa proses ini akan membuat komputer Anda lebih lambat dalam mengakses tiap Timeframe.

Setelah itu barulah Anda bisa melakukan Import History Data. Proses ini agak lama karena MetaTrader membutuhkan waktu yang panjang untuk membaca seluruh data mulai dari tahun 2001 hingga 2010. Kemudian tahap berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengkonversikan Timeframe M1 ke Timeframe M5 hingga D1.

Saya berharap paragraf berikutnya ini sudah tidak akan membuat Anda puyeng lagi dengan proses-proses pengujian alat uji. :)

Setelah Strategy Tester sudah layak digunakan untuk menguji EA, barulah proses pengujian EA dimulai secara biasa. Jika hasil yang diperoleh ternyata selalu Margin Call, maka Anda harus berbesar hati untuk merelakan EA tersebut untuk tidak digunakan kembali. Anda harus banyak melakukan riset terhadapnya untuk mencari letak masalahnya, apakah strategi yang digunakan tidak cocok ataukah masih terdapat penalaran yang keliru, atau lainnya.

Jika Anda selalu berhasil memperoleh hasil yang baik pada tiap periode yang Anda gunakan, maka jangan terburu-buru melakukan Forward Test. Agar hasilnya maksimal maka Anda harus mengujinya dengan metode Optimization untuk mencari ‘setelan’ optimal EA Anda. Hal ini dilakukan agar Anda tidak membuang waktu mencari setting terbaik saat Forward Test. Penghematan waktu saat Forward Test ini bukan tanpa konsekuensi yaitu dimana Anda harus sangat bersabar dalam proses Optimalisasi yang bisa menghabiskan waktu hingga berhari-hari.

Yang saya maksud, bukan Anda yang harus menghabiskan waktu berhari-hari di depan komputer, tapi komputer Anda yang membutuhkan waktu lama untuk ‘menemani’ Strategy Tester mencari kombinasi setting terbaik. Konsekuensinya ya sudah tentu komputer Anda tidak boleh dimatikan selama proses berlangsung. Resikonya adalah semakin banyak setting yang Anda gunakan pada EA, maka proses akan semakin lama. Sementara resiko terburuk adalah komputer Anda bisa saja kepanasan dan ‘bunuh diri’. :))

Tentunya jika Anda sudah mendapatkan hasil awal yang baik, konsekuensi pada uji Optimalisasi akan terbayar. Nah, setelah mendapatkan hasil optimalisasi yang baik selanjutnya dilakukan Forward Test. Loh? Kan setting terbaik sudah diperoleh kenapa masih harus Forward Test lagi? Langsung aja dipakai di Real Account dong…

Ehm, sebenarnya Strategy Tester hanyalah representatif dari market yang sudah ‘mati’, maksudnya data-data OHLC pada History Data tidak mencerminkan situasi dan kondisi market yang sesungguhnya karena hanya berupa angka yang sudah baku. Kita semua tahu bahwa pergerakan market sangat dinamis, sehingga dapat membuat Spread berubah (khusus STP), belum lagi indikator yang menyertai analisis akan dibuat bergerak tidak karuan hanya untuk ‘menerjemahkan’ sikap pelaku pasar selama chart masih bergerak.

Nah, pameo yang beredar bagi mereka yang suka dengan EA adalah: “Lolos di Backtest belum tentu mulus di Real Market, tidak lolos di Backtest sudah pasti tidak mulus di Real Market” menjadi peringatan penting supaya tidak langsung menggunakan EA dengan Real Account. Oleh sebab itu uji dulu EA yang telah dibuat selama beberapa bulan. Paling tidak 3 bulan sudah cukup walaupun jika bisa lebih lama akan lebih baik.

Dengan proses yang begitu ‘jelimet’ dan ruwet seperti dijelaskan di atas, apakah Anda mau menjual EA atau Indikator rakitan buatan Anda setelah melewati jerih payah yang amat sangat? Loh, itu banyak yang jualan EA loh. Ehm, mereka adalah orang-orang yang beruntung. Asumsi saya, mereka mendapatkan Source Code ‘profitable’ yang sudah pernah ada di Internet, kemudian memolesnya disana-sini hingga tampak ‘mak nyuss’ termasuk dengan menampilkan hasil Detailed Statement dan Backtest yang baik. Setelah dipoles ya dijual lagi.

Inga inga… Adik saya yang tidak bisa MetaTrader dan tidak terlalu jago programming saja sangat mungkin mengubah data pada Detailed Statement menggunakan Editor. Jangankan Detailed Statement, Anda pun bisa membuat History Data menggunakan Excel. Jika sudah begini Anda bisa membuat EA yang buruk menjadi ‘wah’ seolah-olah kerjanya sangat profitable.

“Kalau begitu saya lebih percaya dengan EA yang Real Accountnya ditampilkan di myfxbook.com”… nah ini masih jauh lebih bijak. Anda dapat melihat Track Record EA tersebut melalui data statistik yang ada pada situs tersebut. Apakah berarti ini bisa membuktikan bahwa EA tersebut bagus? Belum tentu juga. Aduh, kenapa bisa begitu? Perlu diketahui, myfxbook.com tidak bisa melihat apakah trading yang dilakukan oleh pelaku adalah murni berdasarkan EA ataukah sudah dilakukan Override. Myfxbook.com mampu mendeteksi apakah rekening yang digunakan Demo ataukah Real sehingga tidak mungkin berbohong, menggunakan Real padahal hanyalah Demo.

Sementara pemilihan Automated, Mixed, atau Manual pada kenyataannya tidak dapat dicari tahu apakah seperti yang dituliskan ataukah tidak, sehingga bisa saja saya menawarkan Automated padahal ternyata rekening itu kebanyakan saya Override alias manual tanpa bantuan EA atau sesekali dengan bantuan EA.

“Kalau begitu ya saya tetap akan jual EA hasil jerih payah tanpa berbuat curang”. Wah, saya adalah orang pertama yang akan membeli EA Anda jika memang hasilnya profitable sekali. Saya akan kembali memolesnya. Bagaimana bisa kan sudah di-compile menjadi file EX4 dan bukan dalam bentuk MQ4 lagi? Tentunya jika ada proses Compile maka ada temannya yang bernama De-Compile. Ada jasa yang menawarkan mulai dari US$3 untuk sekali proses De-Compile bahkan saya mendapatkan jasa yang gratis sebab ‘tukang de-compile’nya pun untung dari saya bisa mendapatkan EA Anda yang sangat profitable toh? ;;)

“Ah kalau begitu, saya akan menyewa programmer saja biar lebih mudah toh strategi yang saya punya sudah pasti profitable dan gak akan saya jual supaya Pak Aras gak bajak EA saya”. Oh, boleh juga seperti itu. Tapi apakah anda rela ‘memberikan’ strategi ‘emas’ Anda kepada sang programmer? Walaupun sang programmer meyakinkan Anda tidak akan mengambil strategi Anda dengan cara memprogramnya langsung dengan laptop atau komputer Anda sendiri di hadapan Anda hingga selesai, tapi otaknya terus akan merekam strategi ‘emas’ Anda toh? Ehm, saya tidak membajak EA Anda tapi si programmer lah yang ‘membajak’ EA Anda. :-?

Phew… akhirnya selesai juga seluruh penjelasannya. Jadi apakah Anda masih mau mengikuti promosi, membeli, menyewa, atau menggunakan EA? Ataukah Anda sudah tidak sabar ingin membuat EA segera? Keputusan ada di tangan Anda.

 

41 Comments

  1. Putra Hartadie says:

    Pak Aldy dan Pak Erwin, di situs ini tidak ada yang bisa trading, silahkan di cek di myfxbook yang ditampilkan di situs ini, bahkan banyak yang tidak berani menunjukkan myfxbook nya…

    • Betul sekali, banyak yang tidak mau lagi menampilkan hasilnya di myfxbook.com, tapi untuk alasan apa mereka tidak menggunakan lagi myfxbook.com pastinya saya tidak tahu, namun berdasarkan pengalaman pribadi saya saat ‘pamer’ hasil di myfxbook.com ternyata banyak sekali tawaran-tawaran yang mengalir pada private message myfxbook saya antara lain tawaran kerjasama untuk membangun portofolio bersama dengan sistem bagi hasil. Si penawar yang akan mencari investor sementara saya yang mengolah dana mereka. Tentu hal ini sudah pernah saya lakukan namun yang lebih sering terjadi adalah mereka justru tidak memberikan bagi hasil tersebut.

      Pernah juga teman akrab saya tertarik dengan forex lantaran melihat hasil pada myfxbook saya saat itu. Ia mengatakan ingin belajar, namun yang terjadi adalah memaksa agar saya mengelola uangnya dan setelah mendapatkan hasil ia cuek begitu saja tanpa memberikan beberapa persen hasil yang telah disepakati, padahal saya sudah mengeluarkan biaya vps dan lainnya. Terpaksa saya hentikan tradingnya setelah beberapa kali teguran.

      Jadi Pak Putra, itu alasan pribadi saya mengapa tidak lagi mau menggunakan myfxbook.com, dan mungkin Pak Anton serta trader lainnya juga memiliki kesamaan cerita.

      Maka dari itu, para pembaca jangan sekali-kali berharap situs ini bisa memberikan resep khusus yang sudah siap saji untuk menjadikan Anda sukses melalui trading forex. Jadi untuk Pak Aldy dan Pak Erwin, silahkan menjelajah situs ini sebagai panduan Anda dalam mencari keputusan untuk trading forex.

      • gak aktif lagi ya sekarang? kok sepi

      • Selamat malam, Pak Yudi

        Menjawab pertanyaan mengapa sekarang sudah tidak aktif lagi, ada benarnya bahwa situs ini terlihat sudah tidak lagi aktif mengingat Pak Yudi adalah orang pertama yang seingat saya baru menulis komentar di situs ini di tahun 2017 ini. :) Pada kolom komentar yang kami terima (sebagai admin) saat ini lebih banyak berupa scam dan spam. Karena menurut server tulisan komentar Pak Yudi dianggap valid, maka saya langsung menerima notifikasi komentar yang berasal dari Pak Yudi. Demikian akhirnya saya bisa membalas komentar Bapak saat ini. Saya belum memeriksa lagi apakah mungkin ada teman-teman atau pembaca lainnya yang sebetulnya berusaha mengirimkan pertanyaan, komentar, ataupun lainnya dan kemudian dianggap tidak valid oleh server sehingga saya tidak mendapatkan notifikasi lalu pada akhirnya situs terlihat tidak aktif. Untuk ini saya mohon maaf.

        Sementara perihal aktif atau tidaknya soal trading, hingga saat ini saya masih aktif trading walaupun tidak pernah menulis artikel lagi. Adapun artikel yang biasa saya dan Pak Anton tulis adalah kebanyakan berasal dari pertanyaan pembaca mengenai trading dan hal-hal sejenisnya. Untuk tulisan-tulisan yang kami susun berdasarkan pemikiran dan ide kami sendiri biasanya tergantung suasana ‘hati’. :)

        Seluruh artikel yang ada di situs ini menurut saya mampu memberikan informasi untuk pembaca sebagai bahan referensi ataupun pembelajaran trading walaupun sudah tampak tidak aktif lagi. Dan perlu Pak Yudi ketahui juga bahwa situs ini sempat ramai juga karena diakibatkan beberapa komentator yang ‘kepedasan’ akibat beberapa artikel yang saya dan Pak Anton tulis. :-D Nah, jadi hemat saya mengapa situs ini sudah tidak ramai lagi atau tidak aktif lagi ya mungkin karena pembaca setia disini sudah mulai mampu mengaplikasikan trading dengan baik dan juga karena sudah tidak ada lagi kritik ‘pedas’ yang nongol. Itu asumsi saya.

        Jika hingga detik ini Pak Yudi masih mampu membuka situs ini, hanya berarti bahwa Pak Anton masih mau meluangkan ‘sumber daya’ yang dimiliki beliau untuk tetap membuat situs ini tetap accessible mengingat dot com membutuhkan biaya tiap periode supaya bisa terus nyala. Pak Yudi bisa membantu situs ini menjadi kembali aktif dengan mengirimkan pertanyaan, komentar, atau apapun lainnya. Kami tunggu respon Pak Yudi selanjutnya. Terima kasih banyak.

  2. Orang indo yg jago trading ada ga?

  3. Ada ga sih org jakarta yg bener2 jago trading forex?

    • Pak Erwin,

      Jawaban yang bisa saya sampaikan tentang pertanyaan singkat tersebut adalah: tentu ada. Jawaban ini bukan sekedar asumsi, namun fakta yang sangat tersembunyi. Maksud saya, mereka yang dulu sempat dikenal sebagai jagonya trading saat ini nyaris tidak pernah ketahuan lagi rimbanya. Tentunya mereka yang sudah berhasil trading forex akan sulit untuk ‘terlihat’. Kita tidak akan mungkin menemukan mereka pada forum-forum, media online, maupun lainnya. Hal ini dikarenakan mereka berusaha menjaga asset mereka. Tentu keberhasilan trading bisa diibaratkan seperti: ada gula ada semut. Coba saja Pak Erwin lihat pada percakapan di forum-forum forex. Begitu ada thread yang muncul dengan judul “profit 100% dalam satu jam”, apa yang terjadi?

      Bagi mereka yang sudah ‘jagoan’, bisa dikatakan akan ‘menghilang’ dengan sendirinya karena tidak ingin ‘harta’nya menjadi materi publik. Coba seandainya Pak Erwin yang sudah menjadi ‘jagoan’, mungkin masih tetap akan sharing mengenai forex trading lainnya tapi tidak untuk strategi yang sudah sangat menguntungkan Pak Erwin, bukan? Atau mungkin saja Pak Erwin jika nantinya sudah memiliki strategi trading yang sangat profit dan konsisten justru memilih untuk ‘tenang’ dan berdiam diri sehingga teman-teman Pak Erwin bingung bagaimana bisa kok Pak Erwin sangat berhasil dalam finansial? :)

      Jika Pak Erwin masih penasaran, bisa dicari melalui google siapa saja yang pernah menjadi legenda dalam dunia forex Indonesia walaupun kemungkinan besar Pak Erwin tidak akan mendapatkan fakta tapi paling tidak masih bisa menemukan cerita-cerita sang legenda tersebut. Saya bisa menyebutkan beberapa legenda, diantaranya: Kang Gun (alias), Indra (terkenal dengan trading Scalping-nya), Raja Forex (juga alias), dan salah satunya adalah pendiri situs ini, yaitu Anton Wibowo yang berhasil menciptakan EA impiannya sejak situs ini bermula dari Blog saja.

      • ryan eka nur rakhman says:

        Apa Pak Anton, Pak Aras ini sudah menghilang juga ya?ayotradefx sekarang sepi…saya masih perlu menimba ilmu. Saya mengikuti situs ini dari tahun 2012. Adakah kontak yang bisa dihubungi?

      • Salam Pak Ryan,

        Terima kasih sudah setia menjadi pembaca situs ini sejak tahun 2012. Memang benar bahwa situs ini sudah tidak lagi seperti dulu dimana banyak sekali diskusi yang terjadi. Banyak hal yang mempengaruhi aktivitas situs ini menjadi tidak ramai. Namun beberapa hal yang bisa saya sampaikan adalah banyaknya ‘komentar’ spam yang masuk ke situs ini yang jumlahnya belasan bahkan hingga puluhan dan membuat kami (saya dan Pak Anton) kewalahan untuk menyusuri siapa saja yang berhak mendapatkan jawaban atau balasan. Puncaknya adalah saat situs ini ramai dengan diskusi, dimana saat itu pun traffic yang tinggi dimanfaatkan segelintir orang untuk melakukan tindakan tersebut. Kebetulan sekali saat serangan spam tersebut sudah berkurang, Pak Ryan adalah orang pertama yang mampu kami sortir karena pada bulan ini belum ada lagi spam yang masuk. Mudah-mudahan situs ini sudah tidak lagi menjadi target yah, Pak. :)

        Masalah lainnya adalah postingan dibanjiri dengan iklan atau promosi yang menurut kami tidak perlu disajikan, sehingga ini membuat kami pun kewalahan untuk memeriksa komentar-komentar ataupun pertanyaan mengenai diskusi suatu topik yang masuk. Adapun juga pihak-pihak yang rupanya tidak senang dengan apa yang kami sajikan disini, membuat kami harus melakukan beberapa tindakan karena sudah melewati batas-batas toleransi yang menurut kami sudah tidak sesuai dengan etika komunikasi online.

        Untuk artikel yang biasanya ditulis oleh saya ataupun Pak Anton, rasanya Pak Ryan harus menunggu sampai kami mendapat ilham lagi. :) Lagipula Pak Anton sudah banyak sekali menulis artikel tentang Forex pada umumnya. Mudah-mudahan Pak Ryan memakluminya. Pak Ryan tentu masih bisa langsung bertanya di situs ini perihal apapun sehubungan dengan Forex. Kami tunggu pertanyaan Pak Ryan selanjutnya.

  4. irfansyah says:

    Terima kasih banyak Pak atas penjelasannya.
    Pantesan tadi saya baca review vantage, byk yg ngeluh di blokir, hahaha!
    Tapi ya namanya usaha, jadi tidak bisa disalahkanlah.
    Toh trading memang dunia bebas berkreasi.

    • Saya mengapresiasi Pak Irfansyah karena Anda adalah seseorang yang sangat update dalam hal perkembangan ‘politik’ forex apalagi Pak Irfansyah mengusung topik EA Arbitrage yang sekarang ini sedang menjadi ‘tren’.

      Tren EA gadungan ini lah yang menyebabkan banyak broker pada akhirnya berlomba untuk mengeluarkan restriction baru. Tentu kita ingat tentang ForexAutoPilot yang diklaim sebagai penyebab pair EURUSD hingga saat ini memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, bukan? Begitu juga dengan teknik Scalping, Martingale, dan lainnya. EA dan strategi semacam ini menjadi momok bagi banyak broker sekalipun broker kelas atas.

      Berkreasi secara bebas memang sangat diperbolehkan, namun didalamnya terdapat sebuah etika dan estetika yang harus dipertanggungjawabkan. Sebagai contoh sehari-hari, berkreasi dalam seni lukis tentu sangat wajar, yaitu dengan menggambar apapun sesuai dengan selera si pelukis, tapi etika dan estetika karya lukis dengan tokoh seorang nabi tentu akan sangat mempengaruhi sosial budaya suatu kelompok atau banyak orang. Tapi ingat, ini contoh diluar forex loh. :)

      Nah, mengenai usaha dapat dijelaskan pula lewat lanjutan diatas. Usaha si pelukis dalam menghasilkan pendapatan dari lukisannya tersebut tentu tidak bisa disalahkan, bahkan itu sangat wajar mengingat ia memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan lukisan. Namun usaha yang dilakukan si pelukis mampu menjadi hal yang sangat keliru saat usaha yang dilakukan tersebut berbenturan dengan aturan dan norma yang berlaku. Kira-kira seperti itu lah gambarannya. :)

      • irfansyah says:

        Terima kasih Pak atas penjelasannya,
        mungkin ini pelajaran untuk metaquotes agar semakin meningkatkan SDM dan sistem mt4nya.

        kalau menurut saya mungkin lebih tepat disebut bugs dari mt4, krena trader tsb melakukannya melalui fasilitas yang diberikan oleh mt4 (EA).

        Nah, mungkin karena vantagefx price feednya dinilai paling fair, jadilah pilihan trader untuk tester tsb, dan akhirnya berhasil.

        Perihal udate, kebetulan aja Pak, ndilalah lagi buka fpa :mrgreen:

  5. irfansyah says:

    bisa dijelaskan maksud kalimat dibawah, thanks.

    that certain types of EA’s (Btn
    Lightning etc) are being used by some to try and
    block or slow down the servers with high
    frequency attacks at critical times like major news
    releases. People using these EA’s then try to take
    advantage of these artificially induced lags. It is
    the people using these techniques,

    • Pak Irfansyah,

      EA yang berjenis Arbitrage (seperti BTN Lightning) ini sempat menjadi populer di kalangan netter dan trader. Tentu hal ini menjadikan beberapa broker kebakaran jenggot dan tidak sedikit yang pada akhirnya mendapatkan cemoohan karena melarang penggunaan EA Arbitrage ini. Contoh broker yang sudah mengalami cemoohan di situs ForexPeaceArmy.com adalah VantageFX. Broker ini ditenggarai terkena dampak ‘serangan’ trader-trader yang mengambil keuntungan dari penggunaan EA tersebut sehingga pihak VantageFX serta merta membekukan rekening para trader yang dicurigai menggunakan EA Arbitrage selama 90 hari untuk dilakukan penyelidikan.

      Tentunya sebelum saya lanjutkan alangkah baiknya untuk tidak langsung mempercayai apa yang ditulis di situs ForexPeaceArmy.com tersebut terutama pada bagian-bagian komentar miring yang ditulis seputar broker VantageFX karena sudah tidak fair.

      Untuk operasional atau cara kerja EA ini saya kurang tau detilnya sebab belum pernah dan tidak akan menggunakannya (daripada account di-freeze terus dituntut orang asing kan repot.. :-P ), namun dari apa yang saya ketahui EA ini bekerja dengan memanfaatkan celah atau delayed pada tick di MetaTrader. Entah bagaimana caranya, developer EA tersebut berhasil meng-hacking gerakan tick tersebut supaya dapat gerak dan posisi tick dipermainkan. Inilah yang disebut dengan ‘people using these EA’s then try to take advantage of these artificially induced lags’.

      Nah, tentang bagaimana EA tersebut dapat memblok atau membuat server down, saya tidak paham teknisnya seperti apa. Namun untuk mudahnya saya mengasumsikan bahwa order-order yang dilakukan oleh EA tersebut mirip dengan EA yang berjenis pending order yang mengharuskan server untuk me-register setiap order yang masuk. Tentu tidak jadi masalah jika order yang kita lakukan jumlahnya kurang dari 10, tapi bayangkan jika ratusan trader yang menggunakan broker yang sama melakukan order sebanyak ratusan dalam sekali trading. Server akan freeze.

      Demikian dulu penjelasannya. Mudah-mudahan cukup membantu Pak Irfansyah. :)

    • suryadharma says:

      Bagi saya pribadi sih ide penggunaan arbitrage sah-sah saja dalam konteks “sebuah usaha”,
      tapi yang patut di garis bawahi variasi arbitrage itu sendiri selain merubah paket data “tick”
      bisa juga dilakukan dengan merequest pending order berjumlah banyak.
      Kalau merubah paket itu biasanya dilakukan dengan menggunakan price feed dari broker lain yang lebih uptodate dibandingkan dengan target broker yang di gunakan.
      Tetapi di pikir2 itu juga mubazir, toh juga broker bisa melakukan requote, atau merubah spread.
      Selain itu dengan mengirim pending order berjibun sama saja kita melakukan tindakan DDOS (EA merequest pending order 0.01 lot sebanyak 100 kali dibandingkan dengan 1 lot sekali, 100 request tersebut saya rasa membenani kerja server, kenapa tidak 1 lot saja sekalian).
      Ditambah lagi EA tersebut mendapatkan price feed dari broker lain, lantas EA melakukan send order dan menghasilkan “invalid price” dan itu berulang ulang,
      itulah yang terkadang di permasalahkan oleh broker.
      Contoh lain pada kamis tanggal 27 jam 3.30 WIB spread GBP tembus 90 point, kalau sudah begini saya rasa arbitrage sangat susah, apalagi di tambah dengan requote :-P :-P :-P

  6. Purwodani says:

    Kenapa dengan strategi yang sama, pair sama, lot sama, MM sama, dsb, tapi cuma beda time frame hasilnya bisa beda jauh ya ?

    • Tiap timeframe memiliki bentuk candlestick yang berbeda, oleh karena itu perhitungan indikator pun akan mengalami perbedaan nilai (value) pula. Jika Anda menggunakan Candlestick sebagai acuan untuk open dan close order, jelas sekali tiap candle akan memiliki pola atau bentuk yang berbeda. Jika menggunakan indikator, maka rumus yang terdapat dalam indikator pun akan mengikuti nilai OHLC candlestick yang menjadi referensinya.

      Misalnya, ada sebuah perintah dalam EA yang memerintahkan EA untuk Open Buy jika indikator RSI mulai naik setelah melewati level 30. Tentunya, indikator RSI di tiap timeframe akan berbeda. Di timeframe rendah, akan lebih cepat diperoleh kondisi tersebut ketimbang di timeframe yang besar, maka akan lebih sering melakukan Open Buy. Ini hanya salah satu contoh yang dapat menyebabkan hasil EA yang bebeda jauh menurut pengamatan Pak Purwodani.

      Menggunakan Strategy Tester dapat membantu mencari Timeframe yang optimal untuk EA yang tidak menggunakan multi timeframe sebagai filternya. Mudah-mudahan cukup menjelaskan apa yang ditanyakan oleh Pak Purwodani.

      • Purwodani says:

        Terimakasih banyak pak Aras atas penjelasannya, namun kini masalah baru yang timbul adalah ternyata Risk : Reward Rationya ternyata masih tekor apalagi kalau ditambah kena fee komisi

      • Pak Purwodani, rasio tekor dapat disebabkan beberapa faktor sekaligus, misalnya strateginya yang memang kurang baik saat dikomputerisasi, penyusunan logika yang mungkin tidak pas sehingga saat close terjadi missclosed, dan hal lainnya. Untuk itu perlu dilakukan trial error kembali. Hal ini untuk mengecek keberadaan kesalahan dalam program.

  7. Sampai saat ini saya masih kesulitan membuat parameter yang pas untuk EA saya, masih banyak bug di sana sini sehingga belum bisa untuk trading live, saya salut dengan orang-orang yang mau me share EA buatannya gratis dan memperbaikinya apabila ada complain dari penggunanya. untuk EA saya saja complain saya masih belum bisa terpenuhi :)) . semoga temen-temen disini masih termotivasi untuk patuh terhadap strategi tradingnya sehingga bisa dibuatkan EA nantinya
    salam sukses

    • Kesulitan membuat paramater, terjadinya bug, dan mis-trade adalah hal yang biasa terjadi kok, Pak Iwan. Tentunya Pak Iwan bisa share kesulitan yang ditemui disini, siapa tau saya atau pak Anton mungkin teman-teman lain bisa membantu. Tapi sekedar mengingatkan kembali bahwa strategi yang Pak Iwan gunakan dalam EA adalah asset yang harus dijaga. Sebisa mungkin, asset tersebut tidak dipublikasikan. Itulah mengapa banyak orang-orang yang ‘suka’ memperbaiki EA milik orang lain dengan tujuan untuk ‘mengadopsi’ strategi yang mungkin bisa digunakan juga olehnya. Bahkan hingga saat ini ada yang membuka lapak decompile EA dengan gratis. Tentunya tujuannya ya ‘mencaplok’ strategi dalam EA tersebut.

      Cukup share kesulitan algoritma atau sistematika EA yang Pak Iwan temui saja, atau jika harus menjelaskan strateginya gunakan strategi shadow alias strategi aspal (asli tapi palsu) lain yang mirip dengan strategi originalnya Pak Iwan. Mudah-mudahan proyek EAnya bisa lancar terus yah, Pak. :)

      • terima kasih pak aras atas supportnya, kesulitanya sih sampai saat ini masih bisa teratasi karena masih berjalan di metatreder untuk di Forward Test,
        Betul pak aras sampaikan bahwa di forum-forum trading banyak menawarkan decompile gratis memang tujuannya ingin mencaplok strategi trading si empunya EA, karena si tukang service itu menanyakan cara kerjanya dan bagaimana sejauh ini EA itu menghasilkan.

  8. irfansyah says:

    Wah,,
    tambah ribet aja yak!

    • ribet dimananya, Pak? Jangan mikir ribet-ribet :) … dulu saya juga awalnya ribet harus mulai darimana, tapi seiring waktu ya terus belajar saja..

      • irfansyah says:

        Ribetnya karna manualnya masih amburadul Pak, hahaha.
        Jadi mau ngurus yg lain pun g kpikiran, hehehe!

      • Ya memang begitu.. EA itu adalah langkah terakhir, jika strategi manual sudah dijamin profitable barulah dibuat EAnya. Kalau strategi manual saja masih lose terus ya jangan mikirin soal EA dulu.. apalagi menggunakan intuisi.. ya bener jadi kepikiran nantinya.. :)

      • irfansyah says:

        Benar sekali Pak,
        bagusnya menurut saya EA itu sendiri kan adalah pihak eksternal, alias tidak bisa diganggu gugat ketika kita telah memberikan perintah, jadi kebal dengan penyakit halusinasi, delusi, dan fatamorgana seperti yg pernah Pak Anton jelaskan sebelumnya. Namun seperti yg kita tahu, hasil ribuan jam menatap layar tidak bisa secara lengkap kita tuangkan kedalam EA itu sendiri, karena memang hal tsb terbentuk dalam suatu feeling, dan kita harus membentuk penganalogiannya dalam bentuk baku, misal sebelumnya kita menilai harga telah overbought / oversold melalui reaksi candle thd S/R atau level fibo terkait, mungkin jika kita ingin merumuskan kedalam EA tsb, kita harus menganalogikan sudut pandang sebelumnya kedalam bahasa indikator yg memiliki arti yg sama. Dan itu saya rasa adalah level terakhir opsional seorang trader Pak alias jika trader tsb sudah menuai profit konsisten melalui manual dan mengalami kejenuhan ingin sesuatu yg baru, mungkin membuat EA ini dapat dijadikan pilihan Pak untuk mengisi hasrat keingintahuan selanjutnya.
        Demikian Pak, pandangan saya. Thanks

      • Pandangan yang sangat cermat dan pandai, Pak Irfansyah.. Pernyataan yang sangat bijak. Entah mungkin cuma kebetulan atau memang sudah menjadi teori, tapi apa yang disebutkan Pak Anton hampir semua trader mengalami penyakit halusinasi, delusi, dan fatamorgana tersebut. Contohnya ya saya sendiri mengalami penyakit tersebut dari tahun 2007. Parah-parahnya itu saya alami pada tahun 2008 dimana seorang teman justru ikut-ikutan ‘ngos-ngosan’ membuat EA. Akhirnya tidak ada seorang pun yang berhasil dikarenakan tidak mempunyai dasar yang kuat seperti yang sudah saya jelaskan di artikel.

        Saat ‘bertemu’ dengan Pak Anton barulah saya mulai disadarkan dan ‘disembuhkan’ dari penyakit tersebut. Hingga hari ini terkadang virus-virus itu masih menyerang saya tapi selalu kembali tersadar karena ‘jimat’ Pak Anton. :-P Faktor terpenting dalam pembuatan EA adalah strategi profitable yang sudah dilakukan secara manual paling tidak 3 bulan berturut-turut.

        Masalah menganalogikan strategi ke dalam sebuah ‘indikator’ tersebut sudah saya sebutkan di artikel. Bukan hal yang mudah, namun bisa dilaksanakan langkah demi langkah. Tapi sekali lagi, apakah strateginya sudah baik dan benar? :) Tanyakan itu saja seterusnya jika mulai tergiur dengan penyakit EA.. :))

      • irfansyah says:

        Benar Pak, semua mesti mengalami.
        Hal yg membuat EA menarik itu karena sifatnya yg bisa diwariskan, mungkin buat anak cucu sehingga mereka tidak perlu lagi mengalami derita puluhan ribu jam dari sang ayah / kakek.
        Tentunya ini adalah impian semua trader, namun realitanya harus membenahi manual dulu dah baru terpikir kesana.

      • Wah, impian yang sangat mendalam sekali yah, Pak? :) Tentunya jika EA bisa konsisten seterusnya hingga kiamatnya Forex ya bisa memberikan kehidupan untuk anak cucu. :) Kalau begitu teruslah membenahi tradingnya, Pak..

      • reinaldy says:

        Jika yang Pak Irfansyah maksud manual amburadul itu mengarah ke hasilnya, Bagaimana kalau Pak Irfansyah berpikir begini :
        Manual yang amburadul bisa jadi bukan karena strateginya, bisa jadi karena kita nya yang tidak disiplin menjalankan strateginya, karena memang seperti yang kita tau trading manual itu melibatkan emosi kita sebagai manusia, ada takut, marah, dendam, dan sombong yang membuat kita menjadi tidak disiplin menjalankan aturan2 SL, TP, entry, dan exit point nya, walaupun memang terkadang disiplin juga tidak akan selalu menghasilkan profit dan sebaliknya.
        Seperti yang pernah Pak Anton katakan “yang tersulit bukanlah menemukan sistem yang baik, tetapi mampu selalu disiplin mengikuti aturan yang telah ditentukan oleh sistem tersebut”.

        karena sulitnya disiplin lah yang membuat saya tertarik untuk belajar buat EA, walaupun manual saya juga masih amburadul (hasilnya), karena memang setelah saya tinjau semua OP saya, saya menemukan fakta bahwa sebenarnya saya tidak disiplin dengan aturan2 yang sudah saya buat sendiri, dan anehnya mengetahui fakta bahwa kita tidak disiplin saja tidak menjamin bahwa kita akan bisa menjadi disiplin kedepan nya, setidaknya itu yang saya alami yang membuat saya semakin yakin dengan perkataan Pak Anton bahwa disiplin itu yang tersulit

        Tapi jika yang Pak Irfansyah maksud manual amburadul itu ialah strateginya, ya menurut saya tunggu tidak amburadul saja baru buat EA nya.. :)

      • Sepertinya yang seperti itu yang dimaksud Pak Irfansyah dan juga saya, Pak Reinaldy.. :) Jika ada strategi yang digunakan banyak trader dan profitable, jelas kita yang amburadul kalau tidak bisa menggunakannya secara optimal. Kalau yang diceritakan seperti Pak Reinaldy bahwa kurangnya disiplin menjadi alasan untuk mengkonversi strateginya kedalam EA tentunya sangat baik. Sedangkan untuk saya sendiri, EA bertujuan membantu saya dalam trading. Bagaimanapun jangan sampai menyerahkan segalanya kepada EA. Namanya juga Expert Advisors.. tugasnya ya sebagai ‘Advisor-advisor’ yang sangat ‘Expert’.. kira-kira begitu pengertian harafiahnya..

      • irfansyah says:

        Tentunya membutuhkan waktu lama ya Pak untuk mengetahui titik2 lemah dari suatu strategi.
        Dan 1 lagi klemahan yg saya rasa sendiri, dampak psikologinya sangat brbeda berbeda antara trading pada saat baru mulai, menang beruntun, dan kalah beruntun.

      • Ya betul sekali.. sebab semua kembali ke trader itu sendiri bagaimana me-manage strateginya. Ayo Pak Irfansyah, Anda pasti mampu membenahi strateginya.. baik strategi teknis maupun psikologisnya :)

      • irfansyah says:

        Thanks Pak, sama2
        namun saat ini lebih realistis aja.
        Untuk strategi tidak akan lagi dirubah, hanya sudut pandangnya aja perlu diperdalam dan detail, terkait banyaknya bugs didalamnya, karena analisanya hanya menggunakan teknikal 100%, jadi kudu teliti & sabar yg terkadang lengah.

  9. reinaldy says:

    kok bisa saya memberikan info ke Pak Aras? :-/

    pengen ni pak bisa buat EA, kira-kira ada tutorial bahasa indonesia nya gak Pak?
    saya sudah coba buat EA tapi lewat layanan expert advisor builder di situs http://sufx.core.t3-ism.net/ExpertAdvisorBuilder/index.html..
    buat EA jadi lebih mudah, tapi sayang nya kita tidak bisa atur MM nya..
    sudah lumayan banyak EA yang saya coba2 buat, cuma satu EA yang bisa profit 100% lebih di backtest sisanya MC semua,
    EA nya tidak saya lanjutin ke forward test, karena sepertinya juga akan MC..
    tapi setidaknya dengan percobaan2 itu waktu untuk mengetahui suatu sistem bagus atau tidak jadi lebih singkat..

    • Secara gak langsung Pak Reinaldy memberikan info melalui e-mail. :) Pada e-mail dijelaskan ada sebuah komentar masuk ke artikel “Berdikari” sehingga saya menjadi tahu kalau situs sudah bisa digunakan kembali.

      Dulu saya pernah mencoba membuat menggunakan EA Builder namun karena keterbatasan logika yang hanya menggunakan kapasitas fungsi IF dan turunannya sehingga sekarang ini tidak pernah menggunakan EA Builder. Apakah sekarang masih seperti itu, Pak Reinaldy? Sebenarnya EA yang sudah dihasilkan oleh EA Builder bisa dipasang MM dan lainnya secara manual, artinya dapat dilakukan editing melalui Meta Editor.

      Seperti yang sudah saya jelaskan, pengujian EA membutuhkan Strategy Tester yang History Data-nya sudah lengkap. Pastikan Modelling quality mencapai kira-kira 90% atau lebih karena dianggap data sudah valid. EA yang diuji dengan Modelling quality yang valid sudah bisa dipastikan ikut uji optimalisasi. Jika EA yang Anda uji masih saja profitable, tidak ada alasan untuk tidak menjalankannya pada Forward Test. Tentunya akan memberikan hasil yang baik jika digunakan. Sudah capek-capek bikin kok gak dipakai? :)

      Untuk tutorial ke dalam bahasa Indonesia agak sulit ditemukan, dan jika ada pasti tidaklah selengkap link yang saya berikan. Saya sendiri pernah mencoba menerjemahkan e-book tersebut ke bahasa Indonesia namun jadi malas juga karena gak ada yang bantu. :-P Untuk saat ini mungkin belum ada solusi lain kecuali belajar dari e-book buatan Sergey Kovalyov tersebut. Silakan untuk mendiskusikan permasalahan yang Anda temui tentang MQL di situs ini. Tentunya tidak perlu membahas semua strateginya supaya tidak dicaplok disini. :)

      • reinaldy says:

        EA nya tidak saya lanjutkan karena memang bukan berdasarkan strategi yang saya pakai Pak, hanya iseng2 aja belajar buat EA lewat EABuilder, lagipula anehnya mau lama atau mau sebentar pengujiannya tetap saja cuma bisa Profit kurang dikit atau lebih dikit dari100%, kira2 apakah karena EA nya gak bisa gandain lot ya pak?

        sementara untuk strategi yang saya pakai dan ingin saya buatkan EA nya, saya mengalami kesulitan untuk melogikakan nya di EA builder, makanya saya nanya Bapak tutorialnya supaya bisa belajar.
        :)

      • Belum tersedia tutorialnya dalam bahasa Indonesia secara gratis dan lengkap, pak.. Saya sempat mencari-cari juga tutorialnya, tapi selalu tidak lengkap.

        Nah kemudian ada sebuah link di forexindo.com yang salah satu threadnya membahas tentang MQL4. Paling tidak Pak Reinaldy bisa mendapat informasi yang lumayan berguna dari situs tersebut sebab dijelaskan secara gamblang tentang EA. Silakan masuk saja ke situsnya dan temukan Tutuorial MQL4 disana. Hanya saja yang perlu Pak Reinaldy ketahui bahwa penjelasan yang ada disana sesuai dengan gaya teknis si penulis. Maksudnya struktur EA yang dijelaskan disana disusun sesuai selera si penulis. Seperti yang sudah saya sampaikan, informasi yang lumayan berguna maksudnya apa yang akan Pak Reinaldy temukan di forum tersebut tentang Tutorial MQL4 bersifat basic – intermediate.

  10. Akhirnya situs ini bisa kembali diakses. Thanks untuk Pak Reinaldy yang memberikan saya info tersebut sehingga saya bisa posting artikel baru. Mudah-mudahan bisa berguna. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

insert image dalam comment (JPEG only)